SWARA – Biaya servis mobil sebenarnya cukup bervariasi, mulai dari Rp300.000 hingga Rp1.200.000 untuk servis ringan. Biaya tergantung jenis perawatan/servis, kondisi mobil, dan bengkel yang kamu pilih.Â
Secara umum, servis ringan seperti ganti oli atau tune up masih tergolong terjangkau, sedangkan servis besar seperti penggantian komponen utama bisa memakan biaya jauh lebih tinggi. Simak penjelasan rincian biaya servis mobil dan tips menghematnya berikut ini.Â
Estimasi Biaya Servis Mobil Sesuai Jenis Servisnya
Agar kamu lebih paham, berikut beberapa jenis servis mobil yang umum dilakukan beserta kisaran biayanya.
1. Servis Mesin dan Ganti Oli
Servis ini termasuk yang paling dasar dan wajib dilakukan secara rutin. Oli mesin berfungsi untuk melumasi dan menjaga suhu mesin tetap stabil. Estimasi biaya untuk ganti oli dan filter adalah:
- LCGC: Rp300 ribu – Rp700 ribu
- MPV atau SUV: Rp600 ribu – Rp1,2 juta
Selain itu, servis mesin juga bisa mencakup:
- Servis ringan: Rp500 ribu – Rp1,5 juta
- Servis besar: Rp2 juta – Rp5 juta
2. Tune Up Mobil
Tune up bertujuan mengembalikan performa mobil agar tetap optimal. Biasanya meliputi pembersihan throttle body, pengecekan busi, filter udara, hingga sistem pengapian. Estimasi biaya:
- Bengkel umum: Rp300 ribu – Rp600 ribu
- Bengkel resmi: Rp700 ribu – Rp1,5 juta
Tune up akan sangat terasa manfaatnya, terutama kalau mobil kamu mulai terasa berat atau boros BBM.
3. Servis Kaki-Kaki dan Ban
Bagian kaki-kaki berpengaruh langsung pada kenyamanan dan keamanan saat berkendara.Â
Jika ada bunyi atau setir tidak stabil, biasanya masalah ada di sini. Berikut adalah estimasi biayanya:
- Spooring dan balancing: Rp150 ribu – Rp300 ribu
- Ganti shockbreaker: Rp500 ribu – Rp1,5 juta per buah
- Ball joint atau tie rod: Rp300 ribu – Rp800 ribu
- Bearing roda: Rp400 ribu – Rp900 ribu
- Ban baru: Rp500 ribu – Rp3 juta tergantung jenis mobil
Biaya servis kaki-kaki dan biaya ganti ban baru memang cukup mahal, tetapi biaya servis ini biasanya tidak rutin.Â
Baca juga: Estimasi Biaya Servis Radiator Mobil yang Perlu Disiapkan
4. Servis Rem Mobil
Rem adalah komponen vital yang wajib selalu dalam kondisi prima. Jangan tunggu rem bermasalah baru diservis. Berikut estimasi biayanya:
- Kampas rem depan: Rp300 ribu – Rp700 ribu
- Kampas rem belakang: Rp250 ribu – Rp600 ribu
- Bubut cakram: Rp200 ribu – Rp400 ribu
- Ganti cakram: Rp1 juta – Rp3 juta
- Minyak rem: Rp150 ribu – Rp300 ribu
Untuk mobil premium, biaya di atas bisa 2–3 kali lebih mahal. Jadi, pastikan kamu sudah persiapkan budget sebelum melakukan servis ini.
5. Servis AC Mobil
AC yang tidak dirawat bisa membuat kabin tidak nyaman dan berujung biaya servis AC mobil makin besar. Estimasi biaya untuk servis ini adalah:
- Cuci AC: Rp250 ribu – Rp500 ribu
- Isi freon: Rp200 ribu – Rp400 ribu
- Ganti filter kabin: Rp100 ribu – Rp300 ribu
- Overhaul AC: Rp800 ribu – Rp1,5 juta
- Ganti kompresor: Rp2,5 juta – Rp10 juta+
6. Servis Aki dan Kelistrikan
Aki dan sistem kelistrikan sangat penting untuk menghidupkan mobil dan menjalankan berbagai fitur. Estimasi biayanya:
- Cek aki: Rp50 ribu – Rp150 ribu
- Ganti aki: Rp600 ribu – Rp1,5 juta
- Aki hybrid atau premium: Rp2 juta – Rp6 juta
- Perbaikan kelistrikan: Rp300 ribu – Rp1 juta
- Ganti alternator: Rp1,5 juta – Rp10 juta
Kalau mobil kamu sudah mulai sulit distarter, biasanya masalah ada di bagian ini sehingga perlu diservis.
Jadwal Servis Berkala Mobil yang Perlu Kamu Perhatikan
Supaya biaya servis mobil tetap terkendali, kamu perlu mengikuti jadwal servis mobil secara berkala.
1. Servis 5.000 – 10.000 Km
Ini adalah servis paling rutin dan penting. Servis yang dilakukan adalah:
- Ganti oli dan filter
- Cek busi, rem, dan sistem pendingin
- Pemeriksaan dasar mesin
2. Servis 20.000 Km
Setelah mobil mencapai Km ini, servis yang sebaiknya dilakukan adalah:
- Tune up
- Ganti filter udara dan bensin
- Spooring dan balancing
- Cek sistem rem dan kemudi
Baca juga: Ini Waktu yang Tepat Servis Kendaraan Sebelum Mudik atau Bepergian Jauh
3. Servis 40.000 Km (Servis Besar)
Berikut perawatan yang dilakukan saat servis besar:
- Ganti oli transmisi
- Ganti oli gardan
- Ganti filter udara
- Pemeriksaan menyeluruh
- Ganti ban baru
4. Servis di Atas 50.000 Km
Setelah mobil sudah lebih dari 50.000 Km, pastikan untuk melakukan servis ini:
- Ganti minyak rem (60.000 km)
- Ganti busi (100.000 km)
- Ganti coolant (200.000 km)
Tips Menghemat Biaya Servis Mobil
Agar pengeluaran tidak membengkak, kamu bisa lakukan beberapa tips berikut terkait dengan servis mobil:
- Rutin servis sesuai jadwal
- Gunakan sparepart yang sesuai spesifikasi
- Pilih bengkel tepercaya
- Jangan menunda perbaikan kecil
- Gunakan oli berkualitas
Dengan cara ini, biaya servis mobil bisa lebih terkontrol dan tidak mengejutkan.
Kesimpulan: Siapkan Biaya Servis Mobil dan Ikuti Jadwalnya!
Biaya servis mobil sangat bergantung pada jenis perawatan dan kondisi kendaraan. Servis ringan seperti ganti oli hanya membutuhkan Rp300.000–Rp3.000.000, sedangkan servis besar bisa lebih mahal lagi.Â
Namun, dengan perawatan rutin dan tepat waktu, kamu bisa menghindari kerusakan besar dengan biaya yang jauh lebih mahal.Â
Intinya, jangan tunggu mobil rusak dulu baru diservis. Lebih baik keluar biaya kecil secara rutin daripada harus bayar mahal di kemudian hari.
Baca juga: Asuransi Mobil Bekas: Ketahui Pentingnya, Jenis, dan Biaya
Tunaiku Bantu Dana untuk Perawatan Mobil
Kalau suatu saat kamu butuh dana untuk biaya servis mobil yang mendadak, kamu bisa mempertimbangkan Tunaiku by Amar Bank sebagai solusi praktis. Proses pengajuannya cepat dan bisa dilakukan kapan saja secara online tanpa ribet.
Tunaiku juga menawarkan pinjaman tanpa agunan dengan limit mulai dari Rp2 juta hingga Rp30 juta. Tenornya fleksibel hingga 30 bulan, jadi kamu bisa menyesuaikan cicilan dengan kondisi keuanganmu.
Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa menghubungi CS Tunaiku:
- WhatsApp: 081132266859
- Call center: (021) 40005859
- Email: tanya@amarbank.co.id
Dengan kemudahan ini, kamu tidak perlu khawatir lagi saat menghadapi biaya servis mobil yang tidak terduga.