SWARA – Ada yang bilang, skripsi adalah bagian tersulit pada masa kuliah. Gimana nggak, skripsi memang menentukan lulus enggaknya seorang mahasiswa tingkat akhir. Alasan ini pula yang menjadikan skripsi terdengar menyeramkan. Skripsi menjadi semacam mimpi buruk bagi mahasiswa yang ingin cepat-cepat lulus kuliah. 

 

Nggak jarang skripsi memakan waktu yang lama, bahkan nggak kelar-kelar. Menulis skripsi memang nggak mudah. Proses yang dilewati pun kerap diiringi stres dan airmata. Kira-kira apa ya yang menyebabkan skripsi lama selesainya? Untuk mahasiswa tingkat akhir, ternyata 10 hal ini bisa bikin skripsimu lama kelarnya.

 

1. Topiknya terlalu berat 

Topik skripsi yang terlalu berat bisa jadi tantangan ketika menyelesaikannya. Pasalnya, materinya susah dicari dan jumlah dosen yang paham pun sedikit. Bisa jadi kamu pun sulit mencerna topik yang kamu pilih.

 

Cara mengatasinya: pilihlah topik yang punya banyak referensi dan diskusikan dengan dosen tema apa yang sebaiknya kamu tulis agar tidak mengulang skripsi sebelumnya. 

 

2. Terlanjur mengenal cuan

Mahasiswa akhir memang punya jadwal kuliah yang senggang. Kerap hal ini dijadikan kesempatan untuk mencari kerja. Masalahnya, banyak yang asyik kerja sehingga lupa mengerjakan skripsi.

 

Cara mengatasinya: kamu harus membagi waktu dan disiplin mengikuti jadwal. Bisa jadi kamu perlu berhenti sejenak dari pekerjaan dan fokus ngerjain skripsi yang tertunda. 

 

3. Terlalu sering nongkrong

Yang namanya anak muda banyak yang doyan nongkrong. Tapi, menghabiskan waktu berlama-lama dengan teman dan gebetan bisa bikin kamu lupa waktu. Kamu bisa jadi terlalu santai dan terlalu sering menunda skripsi. Cara mengatasinya gampang, yaitu belajar fokus dan mengurangi waktu nongkrong!

 

Artikel Terkait: Mencari sekolah terbaik untuk buah hati. 

  1. Ini Dia Rekomendasi Preschool Terbaik di Surabaya
  2. 7 Hal Penting yang Dipertimbangkan Saat Pilih Preschool untuk Anak
  3. Yuk,Ikuti Tahapan yang Tepat Siapkan Anak Masuk Prasekolah

4. Salah memilih jurusan

Salah memilih jurusan bisa bikin motivasi menyelesaikan kuliah rendah banget. Apalagi kalau pas kuliah kamu malas-malasan. Nggak sedikit pula yang berhenti kuliah karena nggak punya minat.

 

Cara mengatasinya: ingat orangtua di rumah yang sudah banting tulang membiayai kamu hingga semester akhir. Walau kamu nggak suka, anggap saja menyelesaikan skripsi ini sebagai bakti bagi orangtua. 

 

5. Dosen pembimbing sulit

Dosen pembimbing yang ribet adalah cobaan berat. Apalagi kalau dosen itu terlalu perfeksionis dan punya kecenderungan memaksakan pemikiran dan pendapatnya ke mahasiswa yang dibimbing.

 

Cara mengatasinya: jangan ragu ungkapkan pendapatmu kepada dosen pembimbing. Kalau bisa minta bantuan kepada pembimbing kedua kalau dosen pembimbing pertama yang ribet. Pastikan juga kamu memiliki referensi yang cukup kuat untuk mendukung argumenmu.

6. Susah bertemu dosen pembimbing

Dosen pembimbing yang susah ditemui saking sibuknya memang bikin kamu mengelus dada. Apalagi kalau dosen pembimbing ini suka ke luar kota. Walaupun kamu sudah berusaha ingin skripsi cepat selesai, jadi keteteran karena susah ketemu dosen.

 

Cara mengatasinya: sering-seringlah berkomunikasi secara online. Manfaatkan surel dan aplikasi percakapan untuk membahas skripsi. Kalau bisa, pakai Skype sekalian. 

 

7. Ikut organisasi

Mengikuti organisasi saat kuliah itu penting untuk pengembangan diri. Tapi kalau kamu terlalu lama mencurahkan tenaga dan pikiran, bisa menghambat selesainya skripsi.

 

Cara mengatasinya: mulailah membagi waktu antara organisasi dan skripsi. Kalau bisa, untuk sementara, kurangi waktu di sekretariat dan mulailah mengetik skripsi di kamar. 

 

8. Pacaran terus

Pacaran, apalagi baru jadian, bisa menghambat proses penulisan skripsi. Asmara yang menggebu bikin kamu ingin berduaan terus bersama si pacar. Skripsi pun terlupakan, deh.

 

Cara mengatasinya: Kurangi waktu pacaran. Kalau bisa, jadikan pacar sebagai motivasi untuk beres kuliah. Ajak pacar menulis bareng, kalau sama-sama sedang skripsian, atau minta dia menemanimu menulis skripsi sehingga kamu jadi lebih bersemangat.

 

9. Patah hati

Ketika putus cinta, dunia menjadi muram. Jangankan menulis skripsi, makan pun susah. Hasilnya, skripsi jadi diabaikan.

 

Cara mengatasinya: curhat dengan sahabat atau keluarga terdekat. Mereka dapat menyemangatimu sehingga kamu pun sembuh dari patah hatimu. Cukup cinta yang putus, skripsi jangan!

 

Artikel Terkait: Serba-serbi kuliah.

  1. Begini Pilih Jurusan Kuliah yang Menguntungkan di Masa Depan
  2. Hal yang Dirasakan Para Perempuan Saat Jadi Minoritas di Jurusan Kuliah
  3. Jurusan Kuliah Langka yang Ada di Indonesia

10. Masalah birokrasi 

Birokrasi kampus nggak selalu mulus. Bisa jadi ada faktor yang menghalangi kamu untuk menyelesaikan skripsi.

 

Cara mengatasinya: usahakan untuk selalu menaati peraturan atau persyaratan yang ditetapkan dalam menyelesaikan skripsi. 

 

Sekali lagi, skripsi memang nggak mudah. Tapi ingat, ini adalah langkah terakhir buat kamu untuk lulus kuliah. Masalah-masalah di atas bisa diatasi, karena itu jangan jadikan penghalang utama. Tantangan terbesarnya justru datang dari kamu, apalagi ketika malas. Karena itu, paksa dirimu untuk menulis, jangan rebahan mulu!