Mungkin ada potensi kamu akan memiliki keluarga yang besar, tidak ada salahnya bila sejak awal kamu merencanakan membangun rumah 2 lantai. Persoalannya, seberapa besar biaya bangun rumah 2 lantai?
Untuk mengetahui biaya yang diperlukan secara rinci, mari kita membedah setiap aspek yang diperlukan untuk membangun rumah 2 lantai.
Hal-hal yang perlu dihitung untuk membangun rumah 2 lantai
Ada sejumlah hal yang perlu kamu hitung sebelum membangun rumah 2 lantai. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu kamu perhitungkan untuk membangun rumah 2 lantai.
Luas bangunannya
Biaya untuk membangun rumah 2 lantai bisa diperkirakan berdasarkan luas bangunannya. Berdasarkan luas bangunan di wilayah Jabodetabek, rentang estimasinya sebagai berikut:
- Luas bangunan 100 meter persegi sekitar Rp350 juta hingga Rp450 juta
- Luas bangunan 101 – 300 meter persegi sekitar Rp350 juta hingga Rp1,2 miliar
- Luas bangunan 301 meter persegi sekitar Rp1 miliar ke atas.
Jadi, semakin luas bangunan sebuah rumah, maka biayanya pun akan makin naik.
Rincian tiap-tiap material yang perlu digunakan
Agar estimasi biaya membangun rumah dua lantai lebih terperinci, maka cukup banyak elemen yang diperlukan untuk dapat membangun sebuah rumah, apalagi hunian 2 tingkat.
Dari material-material tersebut, kamu juga bisa menghitung berapa besar biaya bangun rumah 2 tingkat. Sebelum itu lakukan dulu langkah-langkah di bawah ini:
- Carilah daftar harga material bangunan dan upah tukang terkini.
- Membuat denah rumah 2 lantai minimalis yang kamu inginkan.
- Berdasarkan luas bangunannya, buatlah rincian material yang diperlukan.
- Membuat alur kerja pembangunan rumah 2 lantai.
- Membuat jumlah harga secara keseluruhan.
Setelah mengetahui harga satuan material, kamu tinggal mengalikan jumlah material yang dibutuhkan. Biaya membangun rumah 2 lantai pun bisa kamu dapatkan dan dijadikan acuan.
Mencari tahu besaran jasa bangun per meter persegi
Dengan mulai mencari tahu terlebih dahulu berapa besar biaya di daerah tempat kamu membangun rumah, maka kamu bisa memperkirakan biaya per meter persegi untuk membangun rumah.
Misalnya, dana yang kamu punya untuk membangun rumah di area tersebut adalah Rp 5 juta per meter persegi.
Adapun rumah yang akan kamu bangun berukuran ukuran 60 meter persegi untuk lantai 1 dan 40 meter persegi di lantai 2, sehingga total luas bangunannya adalah 100 meter persegi.
Kalikan luas bangunan dengan dana yang kamu miliki. Alhasil, luas bangunan x dana yang dimiliki = 100 meter x Rp 5 juta = Rp500 juta.
Mencari jasa borongan terpercaya
Sementara itu, jika kamu memilih jasa tukang borongan, maka kamu perlu mengetahui bahwa upah pekerja akan dihitung per meter persegi.
Jika memilih sistem jasa tukang bangunan borongan di wilayah Jabodetabek, harganya berkisar antara Rp750.000 – Rp1 juta per meter persegi.
Cara menghitung biaya bangun rumah 2 lantai
Menghitung terlebih dahulu berapa biaya untuk membangun rumah 2 lantai adalah hal pertama yang perlu kamu lakukan setelah memantapkan hati untuk membangun rumah tingkat.
Biaya yang dikeluarkan untuk membangun rumah 2 lantai tidak sama seperti membangun rumah 1 lantai sebanyak dua kali.
Ada beberapa panduan umum dalam menghitung biaya membangun rumah 2 lantai yang bisa dijadikan pedoman:
Biaya tanah jangan digabung dengan biaya membangun
Bila kamu menghitung tanah sebagai salah satu bagian dari bangunan, maka biaya yang dikeluarkan terlihat sangat besar. Apa lagi, jika lokasi tanah berada di pusat kota.Â
Sebagai contoh, untuk membeli tanah seluas 36 meter persegi Anda membutuhkan uang Rp100 juta dan untuk membangun rumah kamu membutuhkan dana Rp170 juta.
Jika digabungkan, total biaya yang dibutuhkan adalah Rp270 juta. Angka ini terlihat besar untuk sebuah rumah.Â
Akan tetapi, jika tahu biaya untuk membangun rumah 2 lantai hanya sekitar Rp170 juta, maka angka ini tidak akan terasa besar.
Biaya tukang umumnya lebih mahal daripada biaya bahan bangunan
Jika menghitung biaya bangun rumah 2 lantai secara terperinci, maka bisa jadi biaya untuk tukang mencapai 50 persen dari total pengeluaran.
Maka dari itu, pastikan untuk memilih tukang yang terpercaya supaya uang yang sudah dikeluarkan tidak akan terbuang secara percuma.
Memilih bahan sesuai dengan tren saat ini
Jangan pernah takut untuk belajar mengenai tren bangunan terbaru saat ini. Hal ini karena dengan mengetahui tren terbaru saat ini bisa membantu kamu dalam membuat RAB bangunan.
Sebagai contoh, penggunaan rangka aluminium bisa tidak berbeda jauh dengan rangka kayu. Akan tetapi, rangka aluminium bisa digunakan lebih dari 10 tahun.
Dengan kata lain, biaya bangun rumah 2 lantai sebenarnya lebih murah menggunakan rangka aluminium daripada rangka kayu.
Bagi yang masih bingung bagaimana cara menghitung biaya keseluruhan saat membangun rumah dua lantai, tidak ada salahnya melihat tabel di bawah ini.
Tabel biaya rumah 2 lantai di bawah ini mungkin bisa jadi bahan pertimbangan untuk membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) rumah 2 lantai yang sederhana:
Keuntungan membangun rumah 2 lantai
Ada banyak sekali keuntungan yang bisa didapatkan dari rumah 2 lantai yang dibangun dengan baik. Berikut akan saya uraikan satu per satu.
1. Area yang lebih luas
Hal pertama yang menjadi keuntungan dari membangun rumah 2 lantai adalah area yang lebih luas. Semisal, luas lahan kamu hanya 36 meter persegi. Dengan adanya tambahan lantai, maka luas area bisa menjadi 50 meter persegi.
2. Lebih banyak privasi
Banyak yang tidak sadar bahwa rumah adalah satu tempat dimana seseorang bisa memiliki privasi sepenuhnya. Sayangnya, banyak sekali orang yang melupakan hal ini karena keterbatasan lahan yang mereka miliki.
Maka dari itu, membangun rumah 2 lantai menjadi solusi terbaik untuk setiap orang yang membutuhkan privasi.Â
Dengan sedikit tambahan pada biaya bangun rumah 2 lantai, setiap anggota keluarga bisa mendapatkan ruang privasi.
3. Penampilan rumah yang lebih menarik
Rumah 2 lantai merupakan tipe rumah yang menarik dilihat. Tidak masalah seperti apa bentuk rumahnya, secara keseluruhan rumah 2 lantai biasanya menarik dilihat.
Bahkan, banyak tipe rumah 2 lantai yang terfokus pada penampilan luarnya sehingga sangat menarik untuk dilihat.
Bagi pemilik rumah, lantai dua bisa jadi salah satu tempat yang menyajikan pemandangan yang indah dari sudut pandang yang tinggi.
Semoga uraian di atas membuat kamu semakin mantap dan yakin untuk membangun rumah dua lantai.