Tahukah kamu bahwa biaya perawatan pasien yang terinfeksi Covid-19 bisa mencapai ratusan juta? Tapi kamu tidak perlu khawatir, karena biaya Covid-19 ditanggung pemerintah. 

 

Rata-rata dana yang dikeluarkan untuk mengobati satu pasien Covid-19 adalah Rp184 juta, dengan rata-rata lama perawatan 16 hari rawat inap. 

 

Pemerintah dengan sigap menyediakan program yang menanggung biaya perawatan untuk pasien Covid-19, baik yang dirawat di rumah sakit rujukan pemerintah maupun yang isolasi mandiri di rumah.  

 

Apa Saja Cakupan Biaya Covid-19 yang Ditanggung Pemerintah?

 

Bagi kamu yang terinfeksi Covd-19, ketahuilah cakupan biaya pengobatan yang ditanggung oleh pemerintah:

 

1. Biaya tes

 

Tes swab PCR yang terbilang cukup akurat untuk mendeteksi infeksi Covid-19. Biaya melakukan tes bisa merogoh kocek hingga Rp900 ribu. 

 

Namun, masyarakat sebenarnya bisa mendapatkan tes PCR gratis dari fasilitas kesehatan tingkat satu, yakni Puskesmas.

 

Tetapi, layanan tes swab gratis ini hanya diberikan kepada warga yang memiliki kemungkinan besar melakukan kontak fisik dengan orang yang terinfeksi Covid-19.

 

2. Biaya isolasi mandiri di rumah

 

Pemerintah juga menyediakan pelayanan obat gratis bagi masyarakat yang melakukan isolasi mandiri di rumah. 

 

Pengiriman obat gratis ini bisa dilakukan melalui layanan telemedicine untuk pasien yang terdaftar di sistem Kemkes dan mendapatkan whatsapp dari Kementerian Kesehatan.

 

Paket obat-obatan yang ditanggung oleh pemerintah adalah:

 

  • Paket Obat A: Multivitamin (C, D, E, Zinc) 1×1 jumlah 10
  • Paket Obat B: Multivitamin (C,D,E,Zinc) 1×1 jumlah 10 Azitromisin 500mg 1×1 jumlah 5 Oseltamivir 75mg 2×1 jumlah 14 Parasetamol 500mg 3×1 jumlah 10

 

3. Biaya isolasi mandiri di fasilitas rujukan

 

Bukan hanya isolasi mandiri di rumah, isolasi di fasilitas rujukan juga termasuk ke dalam kategori cakupan biaya Covid-19 yang ditanggung pemerintah.

 

Jika merasa belum sanggup untuk menjalani isolasi mandiri di rumah, maka pasien Covid-19 bisa melakukan isolasi di Wisma Atlet atau di hotel. 

 

Pemerintah akan menanggung biaya makan, akomodasi, serta obat-obatan selama isolasi. Tapi, untuk melakukan isolasi, kamu harus memiliki gejala ringan yang dikonfirmasi oleh hasil rapid test positif.

 

Pinjaman Uang Online Mudah Cicilan Ringan 20 Bulan

 

4. Biaya perawatan rumah sakit

 

Pasien COVID-19 berhak mendapatkan perawatan rumah sakit dan juga rawat jalan bebas biaya. Rincian komponen layanan kesehatan yang dibiayai oleh pemerintah, mencakup:

 

  1. Administrasi Pelayanan
  2. Akomodasi di ruang rawat inap
  3. Jasa dokter
  4. Pelayanan rawat jalan dan rawat inap, di ruang gawat darurat, ruang isolasi biasa, ruang isolasi ICU dengan ventilator, ruang isolasi tekanan negatif non ventilator
  5. Pemeriksaan penunjang diagnostik (laboratorium dan radiologi sesuai indikasi medis)
  6. Obat, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai
  7. Alat Pelindung Diri (APD)
  8. Ambulans Rujukan
  9. Pemulasaran jenazah

 

Adapun rincian biaya perawatan pasien ODP (Orang dalam Pantauan) atau PDP (Pasien dalam Pemantauan) atau konfirmasi tanpa komorbid atau komplikasi adalah:

 

  1. Ruang ICU dengan ventilator: Rp15,5 juta per hari
  2. Ruang isolasi tanpa ventilator: Rp12 juta per hari
  3. Ruang isolasi tekanan negatif dengan ventilator: Rp10,5 juta per hari
  4. Ruang isolasi tekanan negatif tanpa ventilator: Rp7,5 juta per hari
  5. Ruang isolasi non tekanan negatif dengan ventilator: Rp10,5 juta per hari
  6. Ruang isolasi non tekanan negatif tanpa ventilator: Rp7,5 juta per hari

 

Contoh skema tanggungan biaya Covid-19 yang ditanggung pemerintah

 

Jika seorang pasien dirawat setidaknya 10 hari di rumah sakit, maka biaya yang dikeluarkan pemerintah minimal adalah Rp75 juta.

 

Sementara itu, biaya pasien COVID-19 yang memiliki komplikasi atau penyakit lain seperti jantung, diabetes, paru-paru, dan ginjal misalnya, sekitar:

 

  1. Ruang ICU dengan ventilator: Rp16,5 juta per hari
  2. Ruang ICU tanpa ventilator: Rp12,5 juta per hari
  3. Ruang isolasi tekanan negatif dengan ventilator: Rp14,5 juta per hari
  4. Ruang isolasi tekanan negatif tanpa ventilator: Rp9,5 juta per hari
  5. Ruang isolasi non tekanan negatif dengan ventilator: Rp14,5 juta per hari
  6. Ruang isolasi non tekanan negatif tanpa ventilator: Rp9,5 juta per hari

 

Contoh lainnya, apabila seorang pasien Covid-19 memiliki penyakit diabetes dan dirawat setidak 10 hari, maka pemerintah menanggung biaya minimal Rp95 juta.

 

Pemerintah juga akan menanggung biaya pemulasaran dan pemakanan pasien Covid-19 yang meninggal dunia dengan total sebesar Rp3,36 juta per jenazah. 

 

Rinciannya adalah sebagai berikut ini:

 

  1. Pemulasaran Jenazah: Rp550.000
  2. Kantong Jenazah: Rp100.000
  3. Peti Jenazah: Rp1.750.000
  4. Plastik Erat: Rp260.000
  5. Disinfektan Jenazah: Rp100.000
  6. Transport Mobil Jenazah: Rp500.000
  7. Disinfektan Mobil Jenazah: Rp100.000

 

Artikel Terkait: Serba-serbi Biaya Pengobatan

  1. Pengertian dan Manfaat Asuransi Kesehatan
  2. Dana Darurat untuk Pengobatan Orang Tua

 

Biaya Covid-19 yang Tidak Ditanggung Pemerintah

 

Meskipun kelihatannya biaya Covid-19 ditanggung seluruhnya oleh negara, namun tidak dipungkiri bahwa terdapat obat Covid-19 yang juga tidak ditanggung pemerintah.

 

Sebagai contoh, obat seperti Actemra dan Kevzara yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia. 

 

Obat ini pada dasarnya adalah pengobatan radang sendi tetapi juga dapat membantu memperlambat laju penurunan fungsi paru-paru.

 

Menurut harga eceran tertinggi (HE) oleh Kemenkes, Actemra dijual dengan nama Tocilizumab. Tocilizumab 400 mg/20 ml infus dijual seharga Rp 5.710.600, dan Tocilizumab 80 mg/4 ml infus sipatok Rp1.162.200.

 

Sementara itu untuk Kevzara, mengutip Drugs.com, obat ini sendiri dipatok dengan harga US$3.827 atau setara Rp55 juta untuk dosis 150 mg/1.14 mL.

 

Meski biaya Covid-19 ditanggung pemerintah, pada dasarnya mencegah tetap jauh lebih baik daripada mengobati. 

 

Karenanya, jangan lupa untuk tetap menetapkan protokol kesehatan dan usahakan untuk tetap di rumah saja, ya.