SWARA – Saat ini, penggunaan masker sudah menjadi suatu kewajiban bagi semua orang, tak terkecuali anak-anak. Namun, mengajak anak memakai masker bukanlah hal yang mudah. Sebagian besar anak-anak merasa tidak betah menggunakan masker terlalu lama.

 

Sebenarnya, hal ini cukup wajar, mengingat anak-anak cenderung lebih aktif dan banyak bergerak. Mengenakan masker akan terasa seperti membatasi ruang gerak mereka untuk berekspresi.

 

Meski wajar, bukan berarti kamu boleh membiarkan anak memilih untuk tidak memakai masker. Walaupun anak memiliki risiko lebih rendah terhadap paparan virus corona, anak tetap bisa membawa virus tersebut dan menularkannya ke orang lain.

 

Demi mencegah penyebaran, kamu harus melatih dan membiasakan anak agar mau mengenakan masker dengan benar. 

 

Tips Mengajak Anak Memakai Masker

 

Sebagian besar anak-anak, khususnya yang masih sangat kecil, tidak mengerti betapa seriusnya kondisi pandemi sekarang ini. Mereka tidak memahami apa esensi masker dan alasan penting untuk menggunakannya. Di sinilah peran kamu sebagai orangtua untuk mengajarkan mereka. Lakukan tips berikut ini agar anak mau memakai masker: 

 

  • Memberikan penjelasan

 

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah mengedukasi anak dengan penjelasan pentingnya menggunakan masker. Kamu tidak harus memberikan informasi yang terlalu detail, cukup menjelaskan inti penting yang kira-kira mudah dipahami oleh anak.

 

Sesuaikan penjelasanmu dengan usia anak. Sebagai contoh, untuk anak-anak yang masih balita, kamu cukup memberi tahu mereka kalau rajin menggunakan masker bisa menjaga keamanan diri dan orang-orang sekitar. Atau, kamu bisa juga menekankan bahwa masker mencegah anak dari kotoran.

 

Sementara, untuk anak dengan usia yang lebih besar, berikan sedikit informasi tentang virus corona. Kamu bisa mencari ilustrasi atau video animasi di internet yang berisi informasi seputar Covid-19 untuk anak. 

 

  • Memilih masker bergambar dan warna-warni

 

Biasanya, anak-anak senang dengan benda-benda yang kaya akan warna dan penuh ilustrasi. Kamu bisa memanfaatkan hal ini dengan menyediakan beragam pilihan masker dengan gambar karakter sesuai minat anak.

 

Apabila anak senang dengan karakter pahlawan seperti Avengers, kamu bisa membeli masker kain dengan custom gambar Avengers. Dengan begitu, desain masker akan memicu semangat anak memakai masker.

 

Bahkan, kamu bisa mengajak anak untuk memilih desain yang mereka inginkan untuk masker mereka. Ketika akan membeli masker di toko online, ajak anak untuk ikut melihat pilihan masker yang tersedia dan beri mereka kesempatan untuk memilih di antara sejumlah desain.

 

  • Bermain dengan masker

 

Salah satu cara paling efektif untuk mengedukasi anak adalah melalui permainan. Ketika bermain, cobalah untuk melibatkan masker dalam kegiatan permainan agar anak-anak lebih terbiasa dalam melihat masker.

 

Sebagai contoh, buatlah masker mini untuk dipakaikan pada boneka anak. Kemudian, kamu bisa berpura-pura mengisi suara sang boneka dan mengajak anak berkomunikasi dengan boneka yang mengenakan masker tersebut. 

 

Nantinya, anak akan lebih terbiasa melihat masker tidak hanya pada orang dewasa, tapi juga pada boneka yang mereka anggap sebagai teman. Bermain dengan masker bisa memicu perasaan anak, sehingga akan lebih mudah untuk membujuk anak memakai masker.

 

  • Menjadi contoh bagi anak

 

Dalam dunia anak-anak, perilaku orangtua sangat berpengaruh untuk menentukan sikap sang anak. Kalau kamu ingin anak memakai masker dengan baik, kamu harus melakukan hal yang sama dan menjadi contoh bagi mereka.

 

Saat akan berpergian, selalu kenakan masker. Jangan pernah lepaskan masker di tempat umum, hal ini akan membuat anak merasa tidak masalah jika mereka tidak mengenakan masker saat berinteraksi dengan orang lain.

 

Beberapa anak mungkin merasa asing melihat wajah orangtua yang tampak berbeda ketika tidak menggunakan masker. Untuk mengatasi hal tersebut, ajak anak berdiri di depan cermin bersama-sama dan perlihatkan wajahmu sebelum serta sesudah memakai masker. Hal ini bisa membantu anak agar lebih mudah mengenali wajahmu meski sedang menggunakan masker.

 

  • Beri penghargaan jika anak rutin memakai masker

 

Seringkali, orangtua menggunakan sistem reward atau penghargaan bagi anak yang telah menunjukkan perilaku baik. Hal yang sama bisa kamu terapkan dalam hal memakai masker.

 

Berikan penghargaan bagi anak jika mereka patuh mengenakan masker selama beraktivitas di tempat umum. Penghargaan tidak harus berbentuk hadiah. Kamu bisa sekadar memberikan pujian pada anak atau memberikan stiker sebagai ‘nilai’ atas perilaku mereka.

 

Ketika bertemu dengan orang lain yang tidak memakai masker, tekankan pada anak bahwa hal itu adalah perilaku yang tidak baik. Maka, jika anak mengikuti perilaku tersebut, mereka tidak berhak menerima pujian.

 

Pujian yang sederhana, meski disampaikan dalam waktu singkat, bisa menstimulasi perasaan anak untuk merasa dihargai. Anak akan bersedia memakai masker demi mendengar pujian lagi atas perilaku baik mereka. 

 

  • Memastikan masker nyaman bagi anak

 

Terkadang, salah satu hambatan yang membuat anak tidak mau memakai masker adalah bahan masker yang tidak nyaman. Beberapa tali masker mungkin membuat bagian belakang telinga terasa sakit.

 

Pastikan masker yang dikenakan anak sudah cukup nyaman. Jika anak menggunakan masker kain, belilah masker dengan bahan yang memang cocok untuk anak. Pastikan juga tali pada masker tidak terlalu longgar, tapijuga tidak terlalu ketat.

 

Itulah beberapa tips yang bisa kamu coba untuk mengajak anak memakai masker. Dengan latihan dan edukasi yang tepat, kamu tidak akan berhadapan dengan anak yang merengek karena tidak mau mengenakan masker.