SWARA – Dana mudik adalah salah satu hal wajib yang dilakukan menjelang Lebaran. Namun, persiapan lainnya pun harus tetap kamu perhatikan, termasuk berburu tiket. Tiket bisa kamu cicil ataupun bisa kamu beli dengan harga hemat, dengan langsung membelinya saat pengumuman penjualan tiket Lebaran sudah dibuka.

 

 

Membeli tiket menjelang mudik memang krusial. Pasalnya, belasan juta orang berlomba-lomba untuk dapat tiket murah demi pulang ke kampung halaman. Telat sedikit, kesempatan kamu bisa hilang. Sehingga menyisakan harga nan mahal. Skenario terburuknya, kamu bisa gagal pulang. Amit-amit, deh.

 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah mengumumkan mulai menjual tiket reguler periode Angkutan Lebaran 1441 H pada H-90 sebelum keberangkatan. Untuk keberangkatan H-10 mulai dijual 14 Februari 2020 pukul 00.00 WIB atau 14 Mei 2020, dan seterusnya.

 

Artikel Terkait: Liburan ke Bali, Yuk!

  1. Budget di Bawah Rp2 Juta, 6 Tips Hemat Paket Liburan ke Bali untuk 3 Hari dan 2 Malam
  2. 10 Hotel Ramah di Kantong Bikin Liburan di Bali Makin Hemat dan Menyenangkan
  3. Ini Dia Rekomendasi Olahraga Air Buat yang Mau Liburan ke Bali

 

Nah, supaya nggak kelimpungan, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan agar berhasil mendapatkan tiket.

 

1. Menentukan tanggal keberangkatan dan stasiun tujuan dengan teliti

Saat hendak membeli tiket, kamu harus super teliti. Tanggal keberangkatan dan stasiun tujuan harus kamu pastikan. Jangan sampai kamu asal pesan dan salah beli. Hal ini justru bisa bentrok dengan jadwal libur atau cuti kamu. Mengatur jadwal keberangkatan juga dapat memudahkan kamu menyusun biaya perjalanan dan menyediakan harga tiket. Stasiun tujuan juga penting. Soalnya, ada beberapa kota yang punya lebih dari satu stasiun. Pastikan tujuanmu supaya nanti nggak turun di lokasi yang jauh dari tempat tinggalmu.

 

2. Memastikan data penumpang

Data penumpang itu sangat krusial. Saat memesan tiket, data yang harus kamu masukkan haruslah benar dan sesuai dengan dokumen. Pasalnya, saat ini PT KAI menggunakan sistem boarding pass. Artinya hanya pemilik data itulah yang diperkenankan memakai tiket. Tiket nggak boleh diubah atau dipakai orang lain. Petugas biasanya mengecek data utama seperti nama lengkap dan nomor identitas penumpang, nama kereta, jadwal keberangkatan, serta stasiun asal dan stasiun tujuan. Jangan sampai salah, ya.

 

3. Memperhatikan waktu pemesanan tiket

Waktu pemesanan tiket juga penting. Sebab, saat PT KAI membuka sistem ticket booking, maka akan ada ribuan orang yang mengakses aplikasi atau situs PT KAI. Hal ini dapat berujung pada sistem yang down atau melebihi kapasitas. Untuk menghindari hal ini tentunya kamu harus mengatur strategi. Belilah tiket saat dini hari atau sekitar pukul 03.00 WIB. Pada jam tersebut, hanya sedikit orang yang berburu tiket mudah.

 

4. Melunasi pembayaran tiket sesegera mungkin

Bila kamu berhasil memesan tiket, jangan langsung leyeh-leyeh. Lunasi pembayaran sesegera mungkin agar kamu dapat mengamankan tiket tersebut. Biasanya ada batas waktu transfer setelah pemesanan. Bila lewat, maka tiket yang dipesan akan hangus dan akan dijual lagi oleh PT KAI.

 

Artikel Terkait: Tips dan Trik agar Liburan Lancar dan Menyenangkan

  1. Liburan Bareng Anak Balita, 10 Taman Bermain di Indonesia Ini Bisa Kamu Kunjungi
  2. Gunakan Kartu Kredit untuk Liburan, ini Plus Minus yang Perlu Kamu Ketahui
  3. Ingin Liburan Hemat ke Luar Negeri? Menginap di Hostel Saja!

 

5. Memesan tiket lewat online travel agent

Bila kesulitan berburu tiket di situs atau aplikasi, kamu juga bisa menggunakan jasa online travel agent atau OTA. Ada beberapa OTA yang menawarkan fitur pemesanan tiket dengan cepat. Metode pembayarannya pun beragam mulai dari transfer bank, via minimarket, ataupun menggunakan dompet digital.

 

Itulah beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk berburu tiket mudik. Mudah-mudahan kamu dapat membeli tiket yang murah, ya. Pastikan juga koneksi internet stabil saat hendak memulai pemesanan tiket. Semoga berhasil!