Beranda > Finansial > Saatnya Berhenti dari 10 Hal yang Dianggap Penting Tapi Bikin Boros

Saatnya Berhenti dari 10 Hal yang Dianggap Penting Tapi Bikin Boros

HENDRATANU WIJAYAHendratanu Wijaya
Saatnya Berhenti dari 10 Hal yang Dianggap Penting Tapi Bikin Boroswatermark

TUNAIKU.COM – Tanpa disadari, banyak hal-hal yang menurut kamu rasanya penting namun justru membuat pengeluaranmu semakin membengkak kalau nggak bijak menyiasatinya.

 

Hal-hal tersebut mungkin beberapa memang ada untuk menyiasati keuangan, atau kebutuhan untuk menekan tingkat stres. Tapi, faktanya justru membuat pengeluaranmu bengkak karena kamu salah pada intensitas dan kurang tepat memaksimalkan fitur yang diberikan.

 

Lalu, hal-hal apa sajakah itu? Berikut uraiannya.

 

Artikel terkait: Yuk berhemat

  1. 5 Tips Hemat Kelola Uang a la Selebrita Dunia Ini Patut Kamu Tiru!
  2. Supaya Hemat, 4 Perlengkapan Bayi Ini Bisa Sewa, kok!
  3. Tips Berhemat di Akhir Pekan

 

1. Ojek online

Keberadaan ojek online memang sangat membantu mobilitas masyarakat perkotaan. Kondisi lalu lintas yang sarat akan kemacetan dan keberadaan transportasi umum yang memadai membuat moda transportasi ini menjadi primadona baru di kalangan masyarakat urban.

 

Tapi tahukah kamu? Dalam memanfaatkan fasilitas ini juga diperlukan kecakapan dalam melihat kebutuhan. Misalnya, kebutuhan pada jarak. Nggak dipungkiri tarif yang dikenakan oleh setiap penyedia transportasi online justru akan sangat membengkak saat kamu menyewanya untuk menempuh jarak yang jauh, sebab mekanisme penghitungan tarif yang dikenakan bersifat kumulatif. Kalau hanya pada jarak-jarak dekat, transportasi online bisa lebih hemat, apalagi jika menggunakan sistem pembayaran berpotongan.

 

Jadi, penggunaan transportasi online juga harus memerhatikan perbandingan uang yang harus kamu keluarkan untuk mencapai tempat yang kamu tuju. Kalau masih bisa dijangkau dengan moda transportasi lain yang lebih hemat, atau dengan cara mengkombinasikan pilihan moda transportasi yang tersedia, sebaiknya nggak hanya bergantung pada transportasi online saja.

 

2. Terbiasa pada kopi premium

Tak dipungkiri, kopi sudah menjadi teman bagi kalangan masyarakat urban. Nggak hanya pekerja kantoran, bahkan pelajar dan mahasiswa pun gemar menggelontorkan uang senilai puluhan ribu untuk satu gelas kopi. Memang saya akui, terkadang ambience yang ditawarkan oleh kedai-kedai kopi premium mampu meningkatkan produktivitasmu dalam bekerja.

 

Satu atau dua kali mungkin sah-sah saja, namun kalau sampai membiasakan diri untuk mengawali rutinitas harian dengan secangkir kopi premium, justru akan membuat arus keuanganmu nggak terkontrol. Jadi, sebaiknya kebiasaan ini diganti dengan kopi bikinan sendiri, yang tentunya akan jauh lebih murah ketimbang membelinya di kedai kopi premium.

 

3. Terbiasa makan di luar

Tinggal di kota besar yang lengkap dengan semua hiruk pikuk aktivitas dan rutinitas yang padat membuat waktu adalah uang. Coba perhatikan sekelilingmu, kerumunan yang mengantre di lampu merah, kemacetan yang mengular, antrean di stasiun kereta komuter, semuanya tampak nggak sabar, semua orang nampak tergesa-gesa. Orang-orang itu seperti nggak punya waktu. Waktu jauh lebih berharga daripada uang.

 

Nggak heran kalau kita cenderung lebih pelit pada waktu, ketimbang uang. Bahkan untuk dirinya sendiri. Akan lebih baik kalau mengeluarkan uang berlebih daripada menggunakan waktu yang sempit untuk hal-hal di luar rutinitasnya.

 

Soal urusan “perut”, makan di luar jadi pilihan terbaik ketimbang masak sendiri. Alasannya nggak ada waktu, membeli lebih praktis dan nggak buang-buang waktu. Tapi, justru inilah yang menjebak keuangan kaum urban, pengeluaran menggembung tanpa disadari.

 

https://tunaiku.com/?refcode=BLOGPAGE&utm_source=SoftCTA3&utm_medium=Image3&utm_campaign=CTAImage3

4. Update pada gadget

Gawai atau yang lebih populer dengan sebutan gadget adalah sesuatu yang paling menggoda untuk terus diikuti perkembangannya. Inovasi yang dihadirkan setiap tahunnya menuntut seseorang untuk terus menghamba padanya.

 

“Nggak ingin ketinggalan” atau “perlu, untuk mendukung aktivitas” menjadi dalil bagi mereka yang menghamba pada gadget. Belasan hingga puluhan juta adalah harga yang kecil demi mendapatkan semua kemudahan inovasi teknologi.

 

Coba kamu bayangkan, uang sebanyak itu bisa kamu manfaatkan menjadi apa saja kalau nggak digunakan untuk membeli gadget terbaru?

 

5. Upgrade layanan TV berlangganan ke premium

Dengan layanan premium pada TV berlangganan, kamu akan mendapatkan akses tayangan terlengkap pada channel TV lokal maupun internasional. Tapi kalau untuk kebutuhan pribadi, apakah hal tersebut perlu? Kalau yang kamu perlukan adalah hiburan, tanpa meng-update ke layanan premium bukankah sebenarnya sudah cukup?

 

6. Perawatan kecantikan berlebih

Kulit seseorang memang berbeda-beda satu dengan yang lainnya. Ada yang butuh perawatan secara intensif untuk menjaga kualitas dan kesehatan pada kulitnya, ada pula yang membutuhkan perawatan berlebih.

 

Tapi, perawatan secara intensif yang boleh dikatakan berlebihan hanya untuk lebih cantik rasanya kurang tepat juga. Menjadi cantik nggak perlu sampai jutaan hingga puluhan juta, kamu cantik just the way you are.

 

7. BBM premium

Di kota saya, di Jakarta, “bendera” gerai pengisian BBM sangat bervariasi. Mulai dari yang lokal hingga dari luar negeri. Harganya pun jelas beragam. Produk lokal jelas lebih murah ketimbang produk asing.

 

Tapi nyatanya gerai pengisian BBM asing nggak jarang sampai mengantre. Katanya, kandungan oktan dari BBM asing lebih baik untuk mesin ketimbang yang lokal. Tapi bukankah sehat enggaknya kendaraanmu tergantung seberapa baik kamu merawat nya? BBM memang bisa memberi pengaruh, tapi servis berkala yang akan paling memengaruhi kondisi mesin kendaraanmu.

 

Jadi daripada terus-terusan mengisi dengan BBM asing, BBM lokal akan jauh lebih baik. Toh kualitas juga nggak kalah ketimbang yang asing. Dan, jangan lupa untuk rajin menservis kendaraan sesuai ketentuan dan kebutuhan.

 

8. Mulai beralih ke obat generik

Saat sakit, mulailah untuk lebih memilih obat-obatan generik saat akan menukarkan resep dari dokter. Obat dengan label generik akan jauh lebih menyelamatkan pengeluaranmu, karena harga yang lebih murah tapi kualitas sama dengan obat-obat yang nggak berlabel generik.

 

9. Stop mengambil kelas yoga di gym

Rutinitas dan aktivitas yang padat berpotensi menghadirkan stres pada seseorang. Olahraga bisa jadi aktivitas terbaik untuk menangkal hal tersebut. Salah satu aktivitas olahraga yang kini paling digandrungi kaum urban adalah Yoga.

 

Tapi, tahukah? Yoga nggak melulu harus kamu lakukan di gym, lho. Kamu bisa melakukannya sendiri di rumah atau bahkan kamar kos kamu. Lebih murah pastinya, selain itu sekarang juga sudah banyak tutorial Yoga yang bisa kamu dapatkan di YouTube.

 

10. Stop merokok

Katakanlah, satu bungkus rokok harganya Rp20.000 dan kamu membutuhkan satu bungkus minimal untuk aktivitas merokok satu hari. Lalu katakanlah satu bulan ada 30 hari. Apabila 20.000 kamu kalikan 30, berarti kamu menghabiskan Rp600.000 untuk aktivitas merokokmu. Itu kalau satu hari satu bungkus, nggak jarang lebih bukan?

 

Rp600.000!! Minimal…

 

Alokasikan ke hal lain, apa saja yang bisa kamu dapatkan dari dana rokok satu bulanmu, belum lagi jika bicara risiko penyakit.

 

Artikel terkait: Tips berhemat

  1. 10 Cara Menghemat BBM Kendaraan
  2. Ini 7 Tips Berhemat Bagi Orang Tua yang Baru Saja Memiliki Bayi
  3. 8 Cara Menghemat Uang buat Kamu yang Sudah Kecanduan Minum Kopi

 

10 hal di atas memang sudah dianggap lazim, bahkan beberapa di antaranya sudah menjadi salah satu kebutuhan yang selalu kamu penuhi. Tapi, masih ada banyak opsi lain yang bisa dimanfaatkan untuk menggantikan hal-hal di atas, yang bisa menjaga arus keuanganmu lebih aman.

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga!

Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp20 juta, lho. Tertarik? Ajukan pinjamanmu di sini!


Populer

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett