SWARA – Pernahkah kamu mendengar istilah rekening koran dalam dunia perbankan? Rekening koran adalah catatan atau laporan transaksi keuangan dari suatu rekening secara menyeluruh. Transaksi rekening yang diringkas ke dalam rekening koran bisa merupakan rekening pribadi maupun rekening bisnis.

 

Biasanya, sebagai nasabah, kamu memiliki hak untuk meminta laporan rekening koran pada pihak bank. Akan tetapi, setiap bank memiliki kebijakan masing-masing terkait hal ini.

 

Ada beberapa bank yang melakukan pengiriman laporan ini secara rutin, bahkan tanpa diminta oleh nasabah. Namun, ada juga bank yang baru memberikan laporan apabila nasabah melakukan pengajuan. 

 

Rekening Koran Tidak Sama dengan Buku Tabungan

 

Dari definisinya, rekening koran mungkin tampak serupa dengan buku tabungan. Memang, kedua benda ini sama-sama memuat catatan keuangan dari rekening yang kamu miliki.

 

Akan tetapi, dikutip dari CNN Indonesia, sebenarnya ada perbedaan antara rekening koran dengan buku tabungan. Tidak seperti rekening koran, buku tabungan hanya memuat catatan tentang jumlah uang yang ditabung di bank. Jadi, buku tabungan lebih berfungsi sebagai bukti kepemilikan rekening.

 

Sementara itu, rekening koran juga memuat informasi tentang arus masuk, arus keluar, dan transfer. Data nasabah serta riwayat transfer akan tercatat secara detail di laporan tersebut. 

 

Rekening koran berfungsi sebagai dokumen pelengkap ketika kamu hendak mengurus berbagai hal, mulai dari pembuatan visa, permohonan kredit, mencicil rumah, serta audit keuangan perusahaan. 

 

Oleh karena itu, rekening koran adalah dokumen penting yang harus kamu miliki ketika membuka rekening tabungan di bank. Pihak bank memiliki kewajiban untuk memberikan rekening koran kepada nasabah yang memintanya. 

 

Pentingnya Memiliki Rekening Koran

 

Sebelumnya, telah disebutkan bahwa rekening koran adalah salah satu dokumen yang diperlukan untuk mengurus berbagai keperluan. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan manfaat rekening koran berikut ini:

 

  • Pengajuan visa

 

Visa dibutuhkan ketika kamu akan melakukan perjalanan ke luar negeri, baik sekadar berlibur, bekerja, ataupun untuk keperluan pendidikan. Visa akan menjadi dokumen yang membuktikan kalau kamu memiliki izin untuk masuk ke suatu negara.

 

Dalam membuat visa, kamu diharuskan untuk memberikan dokumen transaksi keuangan selama beberapa bulan terakhir. Di sinilah pentingnya memiliki rekening koran. Nantinya, rekening koran ini akan diberikan bersamaan dengan surat keterangan kerja, slip gaji, dan lain sebagianya. 

 

  • Audit perusahaan

 

Rekening koran tidak hanya penting bagi nasabah perorangan, tetapi juga bagi perusahaan yang memiliki rekening di bank. Perusahaan memerlukan rekening koran sebagai bukti daftar transaksi sebagai pendukung dokumen untuk proses audit.

 

Dari laporan di rekening koran, auditor bisa mencocokkan arus keuangan perusahaan dengan laporan keuangan yang ada. Hal ini penting agar keuangan perusahaan menjadi lebih transparan. 

 

  • Mengajukan KPR

 

Ketika akan mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), kamu perlu menyertakan rekening koran selama tiga bulan terakhir sebagai dokumen persyaratan. Laporan ini diajukan bersamaan dengan dokumen lainnya, seperti KTP, Kartu Keluarga, NPWP, dan lain-lain.

 

Program KPR biasanya diikuti oleh para pasangan muda yang baru menikah, atau bagi generasi muda yang belum memiliki dana besar untuk membeli rumah tanpa menyicil. 

 

Cara Mendapatkan Rekening Koran

 

Sekarang, kamu sudah mengerti bahwa rekening koran adalah laporan yang kegunaannya sangat penting. Lalu, bagaimana cara untuk mendapatkannya?

 

Sebenarnya, setiap bank menentukan syarat serta prosedur mendapatkan rekening koran dengan cara yang berbeda-beda. Namun, secara garis besar, untuk mendapatkan rekening koran, kamu harus memiliki:

 

  • Buku tabungan

 

Seperti yang telah dijelaskan di awal, buku tabungan adalah tanda kepemilikan terhadap rekeningmu. Oleh karena itu, ketika ingin meminta rekening koran, kamu pun harus menunjukkan buku tabungan sebagai bukti kalau rekening itu memang milikmu.

 

Nantinya, ketika mengajukan pencetakan rekening koran, buku tabungan akan diserahkan ke ke petugas untuk memproses pengajuanmu. 

 

  • Kartu identitas

 

Sebagian besar aktivitas perbankan pasti melibatkan dokumen identitas. Salah satu jenis kartu identitas yang bisa diserahkan ketika meminta rekening koran adalah KTP. 

 

Jadi, ketika akan mendatangi bank untuk mendapatkan rekening koran, jangan lupa untuk membawa KTP-mu. Kalau bukan KTP, terkadang pihak bank juga bersedia menerima SIM sebagai identitas. 

 

  • Biaya mencetak

 

Akan ada biaya yang dikenakan bagi kamu ketika ingin mendapatkan rekening koran. Biaya ini adalah biaya cetak laporan.

 

Setiap bank menetapkan biaya cetak yang berbeda-beda. Tapi, tenang saja, rata-rata biaya cetak untuk rekening koran tidak terlalu mahal, tidak akan mencapai Rp 20 ribu. Bahkan, bila bank yang kamu gunakan adalah bank nasional biaya cetaknya tidak akan lebih dari Rp10 ribu.

 

Dengan mempersiapkan hal-hal di atas, kamu bisa mendapatkan rekening koran di bank yang kamu gunakan. Jangan lupa, rekening koran adalah laporan yang lebih detail dan mendalam dibanding buku tabungan. Jadi, simpan laporan rekening koran sebaik mungkin setelah dicetak, ya.