SWARA-Berapapun besarnya, sebuah membangun sebuah bisnis seyogyanya membutuhkan sebuah business plan agar bisnis yang dibangun bisa sukses dan langgeng. Karena meski usaha yang akan kamu bangun itu terbilang kecil tetapi dengan membuat rencana bisnis, usahamu akan dibawah ke arah yang lebih pasti. Rencana bisnis akan membantumu untuk menguraikan bisnis seperti apa yang akan kamu bangun, rencana keuangan, dan bagaimana caranya agar kamu bisa mencapai target penjualan yang diinginkan.

 

Saya berencana untuk membuat bisnis laundry. Masih kecil-kecilan, sih. Namun, setelah berkonsultasi ke teman yang paham dengan dunia bisnis, saya pun membuat sebuah business plan yang menurutnya penting untuk saya lakukan. Sulit? Enggak juga. Ini dia langkah-langkah nya.

 

1. Menentukan rencana bisnis

Semua rencana bisnis memiliki tujuan yang umum, yaitu harus bisa mendeskripsikan tujuan bisnis, struktur, analisa pasar, dan proyeksi keuangan serta pendapatan. Dalam membuat rencana bisnis kamu harus membagi rencana bisnis mu ke dalam tiga bagian, yaitu rencana bisnis jangka pendek, rencana bisnis jangka menengah, dan rencana bisnis jangka panjang. Hal ini agar kamu mudah mengukur keberhasilan target yang kamu buat.

 

2. Memahami struktur rencana bisnis yang dipilih

Saat sudah menentukan bagaimana rencana bisnis usahamu, pastikan kamu memahami betul konsep dan struktur rencana bisnismu tersebut. Kamu bisa memfokuskan diri pada deskripsi usahamu, pasar potensial, produk yang dijual, dan bagaimana struktur manajemen dalam bisnismu. Setelah itu kamu bisa melakukan analisa pasar dan iklim persaingan usaha di sekitar tempatmu membuka usaha.

 

Artikel terkait: Kisah Sukses Membuka Usaha

  1. 5 Kisah Sukses Ibu Rumah Tangga dengan Usaha Sampingan
  2. Ini Dia 4 Jenis Usaha yang Dapat Menambah Penghasilanmu
  3. 5 Kisah Sukses Pengusaha Muda yang Memulai Karir Lewat Hobi

 

3. Konsultasi dengan ahlinya

Kalau kamu memang belum mengerti dan memahami ilmu berbisnis maka jangan sungkan untuk meminta bantuan pada mereka yang sudah dahulu berkecimpung di dunia bisnis atau memahami seluk beluk ilmu berbisnis. Seperti saya hehehe. Kamu juga bisa meminta bantuan akuntan atau analisis keuangan untuk belajar membuat perencanaan keuangan bisnismu.

 

4. Menyusun rencana bisnis

Setelah melakukan beberapa hal di atas, kini saatnya kamu benar-benar menuliskan apa yang sudah kamu rencanakan dalam konsep rencana bisnis yang nyata. Kamu bisa menuliskan rencana bisnismu dengan rapi sesuai format. Beberapa hal yang perlu kamu tulis di rencana bisnismu di antaranya, yaitu:

 

  • Executive Summary

Bagian ini berisi tentang ringkasan atau gambaran singkat bisnismu.

 

  • Deskripsi Usaha

Bagian ini berisi tentang identifikasi bisnis atau usaha yang sedang kamu bangun. Kalau kamu membuka usaha kopi maka kamu bisa memulainya dengan kalimat “Kopi Joss adalah sebuah kafe berlokasi di sudut kota yang menawarkan berbagai varian kopi dan jajanan lezat lainnya, dan seterusnya”. Usahakan deskripsinya singkat, padat, dan jelas serta bisa menggambarkan hal-hal positif yang bisa membedakan usahamu dari kompetitor lainnya.

 

  • Analisa Pasar

Bagian ini berisi analisa pasar yang sudah kamu lakukan sebelumnya. Di bagian ini kamu bisa mengeksplorasi dan mendemonstrasikan pengetahuanmu tentang pasar yang kamu tuju dari usaha yang akan kamu bangun. Pada bagian ini kamu juga harus memberi penjelasan mendalam mengenai siapa target market-mu. Mulai dari usia, pekerjaan, tempat tinggal, jumlah pengeluaran, dan lain-lain. Kamu juga perlu menyertakan analisa tentang kompetitor seperti kelemahan dan kekuatan pesaing utama dari bisnismu.

 

  • Penjelasan Struktur Usaha

Bagian ini menjelaskan tim manajemen yang ada di balik bisnis mu. Kamu juga bisa jelaskan background dari orang-orang yang terlibat pada bisnis yang kamu rencanakan tersebut.

 

  • Menjelaskan Produk dan Jasa yang Kamu Tawarkan

Bagian ini sangat penting karena kamu harus bisa memberikan penjelasan mendetail tentang produk atau jasa apa saja yang akan kamu tawarkan, bagaimana produk tersebut bermanfaat untuk para pelangganmu, dan hal yang membuat produk yang kamu tawarkan lebih baik dari produk para kompetitor.

 

Artikel terkait: Langkah Membangun Bisnis yang Sukses1.

  1. Langkah-langkah untuk Memulai Usaha Kue Basah
  2. Butuh Tempat Usaha di Makassar? Ini Rekomendasi Lokasi yang Strategis!
  3. 11 Cara Bikin Brand Usaha Meningkat dan Mampu Bersaing di Pasar Global

 

  • Strategi Pemasaran dan Penjualan Produk

Bagian ini menjelaskan rencana pola promosi, penjualan, dan bagaimana caramu berkomunikasi dengan pelanggan.

 

  • Proposal Pendanaan

Apabila kamu membutuhkan investor, pada bagian ini kamu bisa menjelaskan berapa banyak dana yang kamu butuhkan, modal, bentuk pengelolaan keuangan, dan tawaran yang bisa membuat bisnismu menarik untuk dilirik investor.

 

Di bagian terakhir kamu bisa menuliskan kembali Executive Summary atau ditambahkan lampiran-lampiran yang dirasa perlu seperti peta konsep, gambaran lokasi, foto produk, dan lain sebagainya. Nah, itu dia langkah-langkah membuat Business Plan untuk usaha kecilmu. Mudah bukan?

 

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya.

Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp2-20 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-20 bulan. Yuk, ajukan pinjamanmu sekarang!


NESA WILDA MUSFIANESA WILDA MUSFIA