Dalam membangun bisnis, karyawan adalah aset penting yang harus di-manage oleh pemilik bisnis. Sebagai pebisnis, kamu pun harus memahami cara menentukan gaji karyawan dengan tepat.

 

Gaji tentu merupakan elemen penting dalam manajemen sumber daya manusia. Tidak ada orang yang mau bekerja bila bayarannya tidak sepadan. 

 

Penerapan gaji tentu saja harus secara win-win antara perusahaan dan karyawannya. Lalu apa saja yang perlu diperhatikan dalam menentukan gaji karyawan?

 

Bagaimana Cara Menentukan Gaji Karyawan?

 

Besaran gaji pasti menjadi hal utama yang dipikirkan oleh seorang manajer sumber daya manusia dalam mencari karyawan. Untuk menentukan gaji karyawan, coba perhatikan hal berikut: 

 

1. Analisa gaji di pasaran

 

Cara paling mudah menentukan seberapa besar gaji yang tepat adalah melihat gaji tenaga kerja di pasaran. 

 

Kamu dapat mengamati berapa gaji yang ditawarkan perusahaan lain untuk bidang pekerjaan yang sama. 

 

Misalnya, coba lihat berapa rata-rata gaji admin online shop untuk toko online di bidang yang sama dengan bisnismu. 

 

2. Pertimbangkan keahlian dan pengalaman karyawan

 

Tentu jika bidang dan keahlian yang kamu cari spesifik dan bukan bidang pekerjaan umum, kamu harus bisa menawarkan gaji yang lebih tinggi. 

 

Belum lagi jika yang dicari adalah pekerja yang sudah punya pengalaman yang cukup. Tentunya, semakin banyak keahlian dan pengalamannya, semakin tinggi juga gajinya. 

 

3. Mengacu pada UMR

 

Nah ini juga salah satu cara menentukan gaji karyawan yang paling simpel. Pemerintah telah memberikan panduan pemberian upah minimum bagi tenaga kerja.

 

Kamu dapat tinggal mengecek saja acuan pemberian upah di daerah kalian. Ingat, setiap daerah mempunyai UMR yang berbeda2. Jadi, sesuaikan dengan UMR wilayah bisnismu.

 

Ada beberapa pekerjaan yang jelas tidak dapat dibayar dengan upah UMR, terutama pekerjaan2 yang membutuhkan skill, pengalaman, pendidikan dan keahlian khusus. Jadi, UMR ini bisa dijadikan acuan sebagai batas gaji terendah saja.

 

Skema Penetapan Gaji Berdasarkan Cakupan Pekerjaan

 

Ada banyak skema cara menentukan gaji karyawan yang dapat diterapkan. Hal ini tentu juga termasuk pemberian bonus, tunjangan dan komisi. 

 

Kamu bisa membedakan penetapan gaji untuk para karyawan berdasarkan cakupan pekerjaan mereka. Berikut beberapa contohnya: 

 

1. Gaji untuk pekerjaan yang menuntut performa tinggi

 

Contohnya, untuk pekerjaan yang menuntut performa dan target yang tinggi seperti sales, telemarketing, dan agen penjualan, maka biasanya gaji yang diberikan relatif rendah. 

 

Akan tetapi perusahaan, memberikan komisi dan bonus yang tinggi. Hal ini sebagai motivasi mereka dalam mengejar target yang diberikan perusahaan. 

 

2. Gaji untuk pekerjaan tanpa target spesifik

 

Untuk tenaga kerja lainnya yang tidak memiliki target spesifik, perusahaan dapat menerapkan skema gaji bulanan dan uang makan.

 

Skema ini diberikan dengan porsi uang makan dibuat lebih besar sebagai motivasi mereka untuk terus masuk setiap hari demi menunjang produktivitas perusahaan.

 

3. Gaji untuk level manajemen

 

Untuk level manajemen dan pimpinan, skema kompensasi yang diberikan dapat berupa gaji pokok, tunjangan, beserta bonus jika hasil perusahaan mencapai target. 

 

Hal ini dikarenakan level pimpinan mempunyai tanggung jawab lebih serta kemampuan untuk membuat strategi yang dapat memajukan perusahaan. 

 

Tentu jika sudah berada di level top management, tunjangan diperlukan karena seorang manajer biasanya perlu mengadakan banyak meeting, lobbying, entertaining, dan sebagainya. 

 

Pinjaman Uang Online Bisnis Hingga 20 Juta

 

Contoh Kasus Cara Menentukan Gaji Karyawan

 

Amir seorang pencari kerja melamar di perusahaan Megah Jaya untuk posisi sales. Setelah diterima, Amir mendapat gaji pokok standar UMR sebesar Rp3.500.000.

 

Selain itu, Amir juga mendapat komisi sebesar 5 persen dari omzet penjualan. Target penjualan perusahaan sendiri adalah minimum Rp150.000.000 per bulan.

 

Mari kita hitung:

 

  1. Setiap bulan amir pasti mendapat Rp3.500.000 
  2. Ditambah setiap tahun mendapat THR 1x gaji
  3. Amir setiap bulan rata-rata mendulang performa melebihi target sebesar Rp300.000.000 per bulan

 

Nah, dari komisi saja, Amir sudah mendapatkan Rp15.000.000 setiap bulan, ditambah gaji pokoknya Rp3.500.000 per bulan. 

 

Perusahaan mendapatkan pemasukan yang bagus dan terjadilah win-win solution antara Amir dengan perusahaan. 

 

Artikel Terkait: Cara Menggaji Karyawan

  1. 5 Pertimbangan Memberikan Gaji untuk Usaha Kecil
  2. Pertimbangan Sebelum Memecat Karyawan

 

Perlakukan Karyawan sebagai Partner Kerja

 

Sebenarnya, ada lebih banyak lagi cara menentukan gaji karyawan yang telah digunakan perusahaan-perusahaan besar, tetapi lebih dari itu, sebenarnya kenyamanan bekerjalah yang utama.

 

Ada banyak perusahaan yang menawarkan gaji minimum, tetapi dengan kenyaman bekerja ekstra. Intinya bagaimana membuat karyawan feels like home.

 

Ada juga perusahaan yang memberikan gaji besar tetapi setiap hari karyawan bekerja penuh dengan tekanan berat. Ini tentu juga tidak sehat bagi karyawan dan perusahaan.

 

Karyawan adalah partner perusahaan. Buatlah mereka nyaman dan berikan aturan kerja yang fair. Ketika karyawan merasa nyaman dengan perusahaan, mereka akan dapat lebih mudah berkembang dan memajukan perusahaan. 

 

Sebenarnya formula sederhana cara menentukan gaji karyawan adalah penggabungan antara gaji yang layak serta faktor nonmaterial lain. Dijamin karyawan akan bekerja dengan optimal dan awet.