Beranda > Finansial > 6 Alasan Penting Perempuan Wajib Mandiri Secara Finansial

6 Alasan Penting Perempuan Wajib Mandiri Secara Finansial

Tunaiku
6 Alasan Penting Perempuan Wajib Mandiri Secara Finansialwatermark

TUNAIKU.COMFinancial Independent atau yang lebih umum dikenal dengan sebutan mandiri dalam hal keuangan perlu dimiliki oleh semua orang, nggak terkecuali kamu sebagai perempuan muda. Mandiri secara finansial nggak hanya soal bagaimana mencukupi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga bagaimana kamu bisa mempersiapkan diri sebaik mungkin secara finansial pada semua kemungkinan yang nggak terbatas.

 

Enggak ada yang “pasti” dalam hidup, kamu mungkin bisa merencanakan masa depan sedetail mungkin, menyesuaikan semua kemungkinan yang ada. Kendati demikian, tetap saja masa depan merupakan sebuah misteri yang nggak satu orang pun bisa membacanya dengan pasti! Bahkan di lima menit ke depan. Nggak ada yang tahu.

Semua harapan di masa depan memang akan memotivasi, tapi ketidak-pastian juga bisa sangat menakutkan. Mempersiapkan diri pada semua kemungkinan yang nggak terbatas harus kamu lakukan sebaik mungkin. Jadikan hal ini sebagai “a lifetime jobs”.

Meski usia masih tergolong muda, belajar untuk menjadi lebih mandiri dalam hal keuangan perlu kamu lakukan sedini mungkin. Memang nggak semua orang bisa menerapkan hal ini, apalagi mengaplikasikannya ke dalam kesehariannya. Namun, fakta tersebut nggak bisa jadi dalil untuk enggak menerapkannya.

 

Sebagai perempuan muda, financial independent wajib kamu latih, wajib kamu aplikasikan. Percaya atau tidak, banyak manfaat yang bisa kamu ambil saat kamu bisa mandiri dalam hal finansial. Nggak percaya? Ini tujuh bukti kalau financial independent memberikan banyak manfaat dalam hidupmu.

 

Artikel terkait: Inspiratif, kamu harus baca!

  1. 8 Goals yang Harus Dimiliki oleh Setiap Perempuan untuk Bisa Sukses
  2. 4 Film Dokumenter Inspiratif yang Cocok untuk Perempuan
  3. Hobi Para Perempuan Inspiratif Dunia. Adakah yang Sama dengan Hobi Kamu?

 

1. Memiliki ‘sekoci cadangan’

Jika kelak kamu berkeluarga, kamu harus paham kalau saat membina keluarga bersama suami nggak bisa hanya mengandalkan suami saja, kamu pun juga punya kewajiban untuk bisa mendukung suamimu kelak. Baik secara moral, maupun finansial. Kamu bisa bicarakan seberapa jauh kamu perlu mendukung ia sebagai penanggung jawab keluarga secara finansial.

Misalnya, bersiap pada kemungkinan terburuk, suami kehilangan pekerjaan karena suatu hal. Siapa pun tentu enggak ingin mengalami hal ini, kendati demikian kemungkinan tetap ada. Sampai suami menemukan pekerjaan pengganti, jika kamu sudah cukup mandiri secara finansial, nasib kurang mujur seperti itu nggak akan terlalu menyebabkan stres.

 

2. Persiapan kebutuhan hidup meroket

Inflasi… Momok nggak hanya bagi presiden atau jajaran pemerintahan lainnya, melainkan semua orang empunya negeri, rakyat. Termasuk saya, dan kamu juga perlu mengkhawatirkan hal ini.

Saat inflasi terjadi, semua kebutuhan hidup melambung setinggi-tingginya, bak roket yang melesat pesat meninggalkan bumi. Semua rencana masa depan seolah sirna, saat hal ini terjadi, memikirkan hari ini saja sudah sangat membebani.Namun, akan lebih meringankan jika saat ini kamu sudah lebih efektif soal keuangan dan bisa lebih mandiri mencukupi semua kebutuhan sambil tetap cermat menabung.

 

3. Meningkatkan moral diri

Orang yang mandiri secara finansial mampu mengambil keputusan sendiri dan nggak harus bergantung pada siapa pun. Hal ini juga akan meningkatkan harga dirimu dan membuat kamu lebih percaya diri untuk menghadapi segala macam situasi dalam kehidupan.

Selain itu, sebagai individu, banyak perempuan mungkin memiliki beberapa aspirasi dan impian, tetapi untuk pemenuhan yang mereka harus bergantung pada orang tua atau pasangan mereka.

Menjadi mandiri secara finansial, akan memungkinkan mereka untuk memenuhi kebutuhan mereka seperti melakukan kursus untuk meningkatkan keahlian mereka, pergi untuk perjalanan dengan teman, membeli barang-barang yang mereka inginkan dan sebagainya.

CTABARU3

Mobile Site CTA

4. Punya posisi tawar yang baik

Sudah berlangsung begitu lama, hak perempuan diperjuangkan begitu hebat. Hal ini berangkat dari fakta menyedihkan, bahwa banyak perempuan yang masih menjadi korban dari kekerasan dan penindasan atau pembatasan hak oleh masyarakat, bahkan nggak jarang hal tersebut datang dari anggota keluarganya sendiri.

Dengan menjadi lebih mandiri secara finansial, hal tersebut bisa lebih ditekan. Pun jika lingkungan tetap menjunjung stigma patriarkis, perempuan yang sudah lebih mandiri secara finansial lebih membantu untuk setidaknya enggak berpikir bahwa dirinya ‘helpless’. Ia mampu mencukupi semua kebutuhannya, dan ia nggak perlu takut pada semua batasan sosial atas kaumnya.

 

5. Membantu negara lebih maju

Dari zaman ke zaman, hak perempuan terus mendapat pengakuan, apa yang saat ini sudah dicapai bukanlah garis akhir, dan kesetaraan kelak pasti akan terealisasi.

 

Angkatan pekerja perempuan memang belum sebanyak laki-laki, tetapi terus bertambah, nggak hanya itu, saat ini sudah banyak kaum perempuan yang membuktikan dirinya lewat prestasi yang ia capai, dan hal tersebut bukan tanpa pengaruh. Angkatan pekerja perempuan turut pula memberi sumbangsih pada kestabilan negara, khususnya sektor ekonomi dan industri.

 

Perempuan yang berpenghasilan lalu mandiri secara finansial juga meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) negara. Selain itu, pajak yang kamu bayarkan akan meningkatkan pendapatan Pemerintah dan dapat digunakan untuk kesejahteraan rakyat. Lebih jauh lagi, peningkatan populasi pekerja juga akan menyebabkan peningkatan arus uang yang disumbangkan ke badan amal, sehingga menghasilkan kesejahteraan pada tingkatan yang lebih jauh lagi.

 

6. Menjadi aspirasi

Mandiri secara finansial dan memiliki prestasi segudang nggak hanya menyelamatkan dirinya sendiri di tengah semua batasan dan ketidak-pastian masa depan, hal tersebut juga akan menginspirasi lingkungannya.

Kamu memotivasi orang lain untuk berdiri tegak dengan martabat untuk mendobrak semua batasan. Termasuk menginspirasi generasi setelahmu. Anak-anakmu belajar dari apa yang mereka lihat. Jika anak-anak melihat bahwa ibu mereka secara finansial mandiri, mereka juga akan memahami nilai uang dan terinspirasi untuk menjadi mandiri dalam hidup ketika mereka tumbuh dewasa.

 

Artikel terkait: Imbauan, kamu harus lebih cermat!

  1. Perempuan Cerdas Harus Mengantisipasi 5 Masalah Keuangan Ini!
  2. Hati-Hati, Ini 6 Dosa Finansial yang Sering Dilakukan Perempuan!
  3. 7 Kesalahan Finansial yang Sering Dilakukan Perempuan

 

Secara etimologi, “perempuan” diambil dari kata “empu” yang berarti Tuan atau orang yang mahir dan memiliki kuasa. Makna yang sangat dalam, dan harus kamu tanamkan dalam-dalam.

Kamu mempunyai kemerdekaan untuk menentukan masa depanmu, termasuk mandiri secara finansial. Dengan lebih mandiri secara finansial kamu bisa menolong sekelilingmu, menginspirasi generasi setelahmu, dan yang terpenting membawa dirimu, dan orang-orang yang kamu sayangi untuk menyambut semua ketidak-pastian di masa depan dengan lebih siap.

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya.

Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp2-20 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-20 bulan. Yuk, ajukan pinjamanmu sekarang!


Populer

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett