Beranda > Finansial > 3 Kesalahan ini Dapat Membuatmu Gagal dalam Berinvestasi

3 Kesalahan ini Dapat Membuatmu Gagal dalam Berinvestasi

TRI PUSPITASARITri Puspitasari
3 Kesalahan ini Dapat Membuatmu Gagal dalam Berinvestasiwatermark

TUNAIKU.COM – Memulai investasi memang menjadi langkah yang sangat baik. Apalagi kalau dilakukan sejak usia belia. Wah, pasti orang-orang menilaimu sudah ahli dalam hal mengelola keuanganmu, hehe. Nggak heran kalau orang sekeliling jadi minta pendapat dan nasihat ketika mereka ingin mulai investasi.

 

Artikel terkait: Agar investasimu untung

  1. Koleksi Mobil Klasik Ini Ternyata Bisa Jadi Investasi Menguntungkan Loh
  2. 5 Panduan Pilih Lokasi Investasi Properti Tanpa Bingung dan Bikin Untung
  3. Investasi Uang dalam Jumlah Kecil Tapi Mau Untung Besar, Lakukan Langkah Ini

 

Sayangnya, dalam berinvestasi risiko gagal juga ada. Tentu penyebab gagal investasi ini bermacam-macam kesalahan. Belum lama ini saya membaca sebuah artikel di forexstarmoon.com. Dari sana saya jadi tahu, seenggaknya ada tiga kesalahan yang bisa jadi penyebab gagalnya berinvestasi. Apa saja? Simak informasinya berikut ini.

 

1. Pengin mengembangkan, bukan mengamankan

Kebanyakan orang bersemangat investasi karena keinginannya mendapat untung banyak. Sayangnya, mindset ini yang harus diubah. Berinvestasilah untuk mengamankan aset, bukan untuk mengembangkan.

 

Nantinya, aset memang berkembang. Namun, itu adalah bonus dari asetmu yang aman. Tanamkan tujuan utama berinvestasi adalah mengamankan aset. Jadi kalau meningkat, ya bonus.

 

Tunaiku

Tunaiku

 

2. Berdasarkan skema permintaan dan penawaran pasar

Kembali ke poin pertama. Berinvestasi memang bisa menaikkan nilai asetmu. Namun, penambahan nilainya bukan dengan waktu singkat dan sekaligus, ya. Nggak mesti juga berinvestasi selalu untung. Kalau nggak beruntung, kamu bahkan bisa merugi.

 

Berinvestasi itu sama dengan jual beli di pasar. Harga barang yang ada di pasar sangat tergantung dengan besaran permintaan dan penawaran. Begitu pula dengan investasimu. Kalau investasimu berupa saham, tentu harganya sangat dipengaruhi oleh penawaran di pasar. Kalau saat perusahaan B yang kamu miliki, di pasar saham sedang diincar investor dan jumlah yang dijual hanya sedikit, tentu nilai saham akan naik. Otomatis nilai aset investasi yang kamu miliki pun mengembang.

 

Artikel terkait: Hal-hal seputar investasi saham

  1. Ingin Investasi Saham? Ini Modal Minimal yang Kamu Butuhkan
  2. 7 Kiat Jitu Mengurangi Kerugian dalam Investasi Saham
  3. 4 Tips Bagi Milenial yang Ingin Berinvestasi Saham

 

3. Langsung percaya pada berita padahal hoax

Kalau sudah memiliki investasi berupa saham, kamu pastinya akan berlangganan surat kabar yang memuat berita seputar investasi. Nah, mulai sekarang kamu harus lebih cermat lagi dalam membaca berita, ya. Terutama kalau berita tadi memuat investasi saham. Jangan langsung tergiur kalau kamu menemui headline news tentang harga saham yang naik.

 

Sebaiknya kamu cermati dulu isi beritanya. Setelah itu, carilah kebenarannya dengan membaca berita dari koran lain, seniormu dalam berinvestasi, atau pakar investasi. Jadi jangan gegabah membeli saham karena membaca headline news di media yang menerangkan suatu perusahaan sedang naik. Kalau kamu nggak meneliti kebenarannya, bisa saja berita itu hoax, apalagi kalau kamu mendapatkannya dari grup WhatsApp dan internet. Alamat bisa rugi, kamu.

 

Itu dia tiga kesalahan yang bisa jadi pemicu gagalnya investasi. Jangan sampai kamu mengalaminya, ya!

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga!

Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp20 juta, lho. Tertarik? Ajukan pinjamanmu di sini!


Populer

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett