Saturday, 2 May 2026

Thailand Tak Hanya tentang Pantai dan Budaya, Inilah 5 Street Food-nya yang Layak Kamu Coba!

SWARA – Thailand merupakan salah satu destinasi favorit para traveler dari berbagai belahan dunia. Siapa yang nggak tertarik menyambangi keindahan pantai di Pattaya maupun Koh Phi Phi? Selain itu, Negeri Seribu Pagoda ini juga memiliki beragam warisan budaya yang sayang untuk dilewatkan.

Namun, daya tarik Thailand tak berhenti sampai di situ, lho. Salah satu hal ikonik di sana adalah street food alias jajanan kaki limanya yang melegenda dan murah tentunya! Yuk jelajahi pesona Thailand lewat lidah dengan mencicipi 10 Thai street food ini.

 

1. Kamu penggemar nasi goreng? Cobalah khao pad, nasi goreng khas Thai

Salah satu menu makanan yang umum ditemukan di kaki lima Bangkok adalah khao pad alias nasi goreng ala Thailand. Isinya beragam, mulai dari ayam, udang, kepiting, sampai daging babi. Harganya berkisar antara 80-100 Baht atau setara Rp 30 ribuan.

 

2. Ada pula pad Thai, kuliner ikonik mirip kwetiaw yang diolah dari tepung beras

Bentuk pad Thai sangat mirip dengan kwetiaw yang sering kita jumpai di kaki lima negeri sendiri. Bahan pelengkapnya pun mirip, seperti tauge dan kucai lengkap dengan daging ayam, sapi, atau udang. Kamu bisa menikmati kuliner khas yang populer ini dengan merogoh antara 80-100 Baht.

 

3. Jangan terlewat menjajal som tam alias salad pepaya muda yang tak kalah khasnya

Kalau kamu gemar makanan yang segar-segar, jangan ragu untuk menjajal Som Tam. Ini adalah makanan tradisional yang terbuat dari irisan pepaya muda dengan bumbu yang agak pedas dan asam. Som Tam sering dicampur dengan kepiting, udang, atau disajikan dengan teman ayam panggang. Harganya sekitar 90 Baht.

 

4. Buat sarapan dan makan siang, paling cocok ya makan khao gang!

Sarapan adalah waktu yang pas untuk melahap Khao Gang, yaitu nasi kari yang dibuat dari kari pilihan serta kombinasi aneka bahan yang dimasak dengan cara ditumis. Selain rasanya enak, makanan ini juga bergizi lengkap! Harganya berkisar antara 70-90 Baht.

 

5. Aneka dessert dan jajanan juga dijajakan di kaki lima. Jelas nggak kalah menggodanya!

Selain makanan berat, kamu juga bisa menemukan beragam dessert dan jajanan yang tentu menggoda. Beberapa yang populer di antaranya adalah mango sticky rice dan durian sticky rice. Ini semacam ketan yang dimakan bersama mangga atau durian segar.

Cicipi pula khanom krok, makanan mirip serabi yang terbuat dari kelapa. Di sini juga banyak penjual makanan mirip cilok, tapi yang dijual berupa olahan gurita, cumi, bakso ikan, sampai kepiting. Yang unik, kamu akan menemukan aneka serangga dan ulat goreng yang dijual di Ā gerobak di sini. Hiii, jangan sampai salah beli kecuali kamu memang tertarik berkuliner ekstrem.

 

Jadi, pastikan kamu gak alpa menjamahi kekayaan kuliner Thailand saat traveling ke sana. Memiliki makanan favorit khas Thailand yang belum disebutkan di sini? Bagiin, dong di kolom komentar!

Biar Kamu Lebih Mahir Membuat Rencana Perjalanan, 4 Buku Traveling Ini Layak Jadi Pegangan!

SWARA – Kamu mungkin pernah mendengar prinsip ekonomi yang kira-kira berbunyi, ā€œmemperoleh hasil sebesar-besarnya dengan pengorbanan tertentu.ā€ Hal ini juga berlaku saat melakukan perjalanan, lho. Ada rasa puas tersendiri ketika kita mampu memaksimalkan pengalaman traveling kita, meski dananya terbatas.

Untuk itu, kamu jelas perlu mempelajari tips dan trik dalam merencanakan perjalanan, termasuk budgeting alias mengatur anggaran. Bingung mau mulai dari mana? Nah, buku-buku traveling ini layak banget untuk dijadikan peganganmu!

 

1. Soal melakukan perjalanan ke luar negeri dengan budget terbatas, buku-buku karya Claudia Kaunang jelas wajib dilirik!

Nama Claudia Kaunang nggak asing lagi di dunia traveling. Ia telah menerbitkan sejumlah buku travel planning ke beberapa negara, seperti Rp 500 Ribu Keliling Singapura, Rp 2 Jutaan Keliling Jepang, serta Rp 3 Juta Keliling Korea dalam 9 Hari. Sejumlah destinasi, pilihan akomodasi, transportasi, dan tempat makan di negara tujuan dijabarkan secara lengkap di sini.

 

2. Dengan jenaka, Adis menjabarkan pengalaman backpacking-nya lewat buku Koar-Koar Backpacker Gembel

Mochammad Takdis atau yang akrab disapa Adis ini adalah seorang penulis buku yang berangkat dari travel blogger. Lewat buku ini, Adis menceritakan pengalamannya selama backpacking nggembel dengan budget yang minim ke sejumlah tempat di Asia Tenggara lewat gaya tutur yang kocak. Kalau berencana keliling Asia Tenggara, kamu bisa belajar planning-nya dari buku ini, lho.

 

3. Tertarik jalan-jalan ke Negeri Kanguru? Buku Backpacking Hemat ke Australia karya Elok Dyah Messwati siap memandumu

Buku Backpacking Hemat ke Australia yang diterbitkan secara indie ini adalah rangkuman pengalaman Elok Dyah Messwati selama berkelana ke Negeri Kanguru. Jalan-jalan ke Aussie memang gak murah, tapi Elok mampu membuktikan bahwa kita tetap bisa backpacking hemat selama di sana.

Lewat buku ini, kamu juga akan disuguhkan sejumlah foto dan cerita yang menggambarkan kondisi tempat-tempat yang ia singgahi. Tak ketinggalan, ia juga memberikan berbagai alternatif destinasi menarik serta sejumlah tips untuk melakukan perjalanan yang irit.

 

4. Bagaimana dengan perjalanan keliling Eropa? Marina S. Kusumawardhani menyuguhkannya secara apik lewat buku Back ā€œEuropeā€ Pack, Keliling Eropa 6 Bulan Hanya dengan 1.000 Dolar!

Siapa yang gak ingin keliling Eropa hanya dengan 1000 Dolar saja? Kalau keliling Eropa adalah salah satu impianmu seumur hidup, maka kamu wajib membaca buku Back Europe Pack, Keliling Eropa 6 Bulan Hanya dengan 1.000 Dolar karya Marina S. Kusumawardhani ini.

Asal kamu tahu, hanya dengan berbekal kurang dari 15 juta Rupiah, Marina telah menjelajah 45 kota di 13 negara selama kurang lebih 6 bulan. Memang rasanya sukar dipercaya, tapi Marina membuktikan hal ini Ā mungkin dilakukan. Simak saja sejumlah kiat yang dijabarkan penulis secara lengkap lewat buku ini!

 

Setelah membaca buku-buku di atas, dijamin deh kamu makin terinspirasi untuk merancang budget traveling ke berbagai tempat di dunia! Pernah membaca buku-buku serupa yang nggak kalah menariknya? Bagiin di kolom komentar, yuk!

Selagi kamu di sini…

Kami punya informasi singkat yang sayang sekali dilewatkan. Sudahkah kamu tahu tentang Tunaiku? Tunaiku merupakan pinjaman cepat, mudah, tanpa agunan, tanpa kartu kredit. Tunaiku bisa jadi solusi finansial bagi kebutuhan-kebutuhanmu. Kebutuhan dadakan? Atau, butuh tambahan dana untuk kebutuhan tertentu? Kamu bisa ajukan Tunaiku!

Nggak mau ribet dan nggak pakai lama ajukan pinjaman? Klik di sini.

Pingin Makan Enak di Tanggal Tua? Tenang, Ada 8 Resep Murah yang Bisa Dicoba!

SWARA – Kedatangan tanggal tua bisa jadi momok tersendiri bagi sebagian orang. Pasalnya, tanggal ini sering dianggap keramat karena kondisi keuangan yang sudah mulai sekarat. Kamu pun harus pandai-pandai mengatur pemasukan jika ingin bisa bertahan hingga menerima gaji yang selanjutnya.

Tenang, kamu tak perlu diet ketat atau mengurangi makan hanya karena uang mepet, kok. Ada delapan menu enak sekaligus murah yang bisa kamu coba tiap tanggal tua!

  1. Nasi orak-arik

Bahan yang kamu butuhkan hanya wortel, buncis, dan telur, bahkan semua bahan bisa dibeli di pasar dengan harga murah. Membuatnya pun tak susah, tumis bawang merah dan bawang putih lalu masukkan telur dan garam lalu masak orak-arik. Kemudian masukkan sayuran yang sudah dipotong tipis memanjang. Biaya yang kamu keluarkan untuk makanan enak ini hanya Rp 5 ribu-10 ribu saja dan bisa untuk beberapa kali makan. Murah, ā€˜kan?

  1. Nasi goreng

Nasi goreng bisa kamu buat hanya berbekal nasi putih dan bumbu dapur. Untuk membuatnya bahkan sangat sederhana karena bahan yang kamu butuhkan hanya bawang, terasi, garam, kecap, cabai, dan nasi putih. Jika sudah punya garam dan kecap, maka estimasi biaya yang dikeluarkan hanya 3.000 rupiah untuk membeli bawang dan cabai di pasar tradisional.

  1. Oatmeal abon

Oatmeal bisa kamu beli dengan harga Rp 10 ribu, sementara abon Rp 10 ribu. Jangan khawatir karena makanan ini bisa kamu santap berkali-kali. Bahkan, oatmeal yang ditaburi abon akan sangat mengenyangkan dan bisa berfungsi sebagai pengganjal perut di kala lapar. Kamu bisa mengonsumsinya untuk sarapan, sore hari saat ingin ngemil, bahkan di tengah malam.

  1. Nasi sarden

Makanan kaleng memang nggak dianjurkan untuk dikonsumsi terlalu sering. Namun, hal ini bisa jadi pengecualian di akhir bulan. Toh, lebih bergizi ikan sarden daripada mie instan, ā€˜kan? Kamu bisa merogoh kocek sekitar Rp 8.000 yang cukup untuk lauk seharian.

  1. Roti bakar isi sarden

Bosan dengan roti bakar isi selai atau meses cokelat? Kamu bisa memodifikasinya dengan ikan sarden. Uang yang kamu gelontorkan untuk makanan enak ini hanya Rp 18 ribu. Percaya deh, roti bakar spesial isi ikan ini akan sangat istimewa di tanggal tua.

  1. Sandwich sayur telur

Sandwich memang biasanya diisi dengan daging dan sayuran. Berhubung tanggal tua, kamu bisa menggantinya dengan telur mata sapi. Tambahkan juga saos mayonaise sachet, daun selada, dan irisan tomat segar. Jika di cafe sandwich dibanderol mahal, maka kamu hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp 15.000 untuk beberapa kali makan sandwich bikinan sendiri. Hemat, kan?

  1. Nasi jamur goreng tepung

Tekstur jamur yang hampir mirip dengan ayam bisa digunakan sebagai menu enak di tanggal tua. Kamu hanya perlu membalurinya dengan tepung siap saji dan menggorengnya ke dalam minyak panas. Percaya deh, rasanya gak beda jauh dengan ayam goreng. Dana yang kamu anggarkan hanya sekitar Rp 10.000 dan bisa untuk beberapa kali makan.

  1. Nasi ikan pindang dan sambal bawang

Untuk menu kali ini kamu hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp 10.000 saja. Kamu bisa memadukan ikan pindang dengan nasi hangat dan sambal bawang yang mudah dibuat. Makanan ini akan membuatmu merasa masih berada di awal bulan.

Jadi, menu mana yang akan kamu coba duluan? Atau barangkali kamu punya menu andalan murah lainnya? Share yuk di kolom komentar.

Ini Dia Tips Berkeliling Asia Tenggara Dengan Bujet 5 Juta Rupiah Saja!

SWARA – Siapa bilang traveling itu mahal? Kalau mau, sebenarnya kamu bisa jalan-jalan ala backpacker mengelilingi Asia Tenggara dengan dana 5 juta rupiah saja, lho. Makanya, nggak ada salahnya mempersiapkan tabungan dari sekarang sembari menanti long weekend untuk mengambil cuti beberapa hari.

Nah, gimana caranya biar kamu bisa traveling keliling Asia Tenggara dengan bujet 5 jutaan? Dihimpun dari berbagai sumber, inilah beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk mewujudkannya.

 

1. Berapa lama masa liburanmu? Hal ini penting dalam membuat travel planning & budgeting

Kalau kamu bekerja kantoran dan berencana memanfaatkan jatah cuti untuk jalan-jalan, masa liburan kamu jelas bakal terbatas. Untuk menjelajahi semua negara-negara di Semenanjung Malaya seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Kamboja, dan Vietnam, kamu setidaknya membutuhkan waktu 20-30 hari. Sementara, bila kamu cuma punya waktu satu atau dua minggu, kamu bisa memanfaatkannya untuk mengunjungi dua sampai empat negara.

Jelas, semakin lama liburanmu dan makin banyak negara yang akan kamu kunjungi, danamu bakalan semakin besar. Berdasarkan pengalaman kawan-kawan dari Backpacker Dunia, perkiraan dana yang akan kamu habiskan untuk trip selama 4 minggu adalah 3-4 juta untuk transportasi, akomodasi, dan tiket masuk tempat wisata. Ini belum termasuk tiket pesawat PP ya.

 

2. Buatlah itinerary yang efisien untuk mengunjungi negara-negara di Semenanjung Malaya

Untuk memaksimalkan dana trip-mu, sebaiknya kamu melakukan one-way trip supaya terhindar melewati satu negara untuk kedua kalinya. Rute yang efisien misalnya Singapura-Malaysia-Thailand-Laos/Kamboja-Vietnam atau sebaliknya, tergantung di mana kamu ingin melakukan start dan finish.

Dari situ, kamu bisa menentukan rute yang lebih spesifik ke objek-objek wisata yang ingin kamu datangi. Sebisa mungkin kunjungilah destinasi-destinasi tersebut secara linear.

 

 

3. Manfaatkan transportasi darat untuk bepergian dari satu tempat ke tempat lain

Karena berada di satu daratan, hampir semua tempat di negara-negara ini bisa kamu tempuh melalui jalur darat. Kereta dan bus adalah opsi yang masuk akal dengan tarif berkisar antara Rp 10 ribu sampai 350 ribu sekali jalan.

Kamu juga bisa memanfaatkan sistem pembayaran terpadu transportasi dalam kota untuk berkeliling kota, seperti misalnya Rapid KL di Kuala Lumpur yang bisa kamu dapatkan dengan harga sekitar Rp 30 ribu.

 

4. Untuk keperluan menginap, hostel adalah pilihan yang tepat

Soal akomodasi selama trip, kamu nggak perlu kawatir, sebab ada beragam pilihan hostel dengan tarif terjangkau, berkisar antara 100-250 ribu per malamnya (saat low-season mungkin bisa lebih murah). Kalau kamu mengajak seorang teman, tarifnya jelas bakal lebih murah, dong.

Bila kamu traveling sendirian, nggak ada salahnya mencoba membaur dengan warga lokal lewat komunitas seperti Counchsurfing. Selain menghemat akomodasi, kamu juga bisa belajar lebih banyak tentang nilai-nilai lokal dari destinasi yang kamu sambangi.

 

5. Rajin-rajin hunting promo tiket pesawat murah

Backpacking ngirit keliling Asia Tenggara kuncinya satu: adanya tiket pesawat yang murah! Tak bisa disangkal bila transportasi udara ini memang memakan dana cukup besar. Untunglah, beberapa maskapai sering mengadakan promo tiket murah. Bila kamu cukup beruntung, kadang tiket PP nggak sampai Rp 1 juta.

 

Nah, mudah-mudahan lewat tips di atas, kamu bisa mewujudkan perjalanan keliling Asia Tenggara. Punya tips lainnya? Bagikan ke pembaca di kolom komentar, yuk.

 

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya.

Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp 2-15 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-15 bulan.Ā Yuk, Ajukan pinjamanmu di sini sekarang!

Waisak Tiba Sebentar Lagi, Siapkan Diri Untuk Menikmati Semaraknya di 3 Event Seru Ini!

SWARA – Sebentar lagi umat Buddha di seluruh Indonesia akan memperingati hari raya Tri Suci Waisak 2560 yang jatuh pada 22 Mei. Waisak sendiri memperingati tiga peristiwa penting yang dialami Pangeran Siddharta Gautama, yaitu kelahiran, pencerahan menjadi Sang Buddha, serta moksanya Sang Buddha.

Meski kamu bukan pemeluk agama Buddha, kamu bisa ikut menikmati semaraknya perayaan Waisak lewat sejumlah event menarik yang digelar di berbagai tempat di Indonesia. Penasaran apa saja event-nya?

 

1. Pandanglah indahnya kerlip lampion yang terbawa angin dalam Festival 1000 Lampion di Candi Borobudur

Sebagai candi Buddha terbesar di Indonesia, Candi Borobudur nggak pernah absen menjadi pusat perayaan Waisak nasional di Indonesia. Tak cuma umat Buddha, wisatawan juga berbondong-bondong setiap tahun untuk menikmati semarak perayaan Waisak di candi yang terletak di Magelang, Jawa Tengah ini.

Salah satu daya tarik perayaan Waisak di Candi Borobudur adalah pelepasan ribuan lampion pada puncak acara. Siapa, sih yang gak terlena menatap cahaya lampion yang membumbung ke angkasa? Tapi, tetap hargai umat yang khusyuk beribadat dan jangan sampai bikin rusuh, ya!

 

2. Di Ancol, membaurlah dalam keseruan ā€˜Festival Waisak untuk Indonesia’ yang diadakan sebulan penuh

Kamu yang tinggal di Jakarta nggak boleh melewatkan keseruan perayaan Waisak tahun ini. Sebab, kamu dapat menikmati ā€˜Festival Waisak untuk Indonesia’ yang diadakan di Ancol sejak 28 April hingga 29 Mei 2016.

Pada event Waisak terbesar di Indonesia ini, ada beragam daya tarik yang bisa kamu sambangi, antara lain Festival Kampung Seni Rupa Waisak, Festival Benda Bersejarah Buddhis, festival kesenian Buddhis dan daerah, serta bazaar dan ceramah. Saking hebohnya, festival ini meraih rekor dari MURI, lho!

 

3. Sembari melancong ke Kota Pahlawan, jangan lewatkan juga Vesak Festival yang diadakan di Surabaya

Kaum muda umat Buddha di Surabaya juga nggak ketinggalan untuk menggelar event tahunan menyambut Hari Raya Waisak. Event ini bertajuk Vesak Festival yang diadakan pada 18-22 Mei di Tunjungan Plaza 3, Surabaya. Beragam acara yang bisa kamu temukan di sini antara lain pameran relik Buddha, lomba fotografi, pertunjukan seni, serta kegiatan sosial seperti donor darah yang bekerja sama dengan PMI.

 

So, pas Waisak besok jangan cuma di rumah aja. Jangan ragu untuk melancong sekaligus menikmati semaraknya. Omong-omong, bagaimana dengan perayaan Waisak di daerahmu? Ceritakan di komentar, yuk!

Berencana ke Borobudur Saat Waisak? 6 Tempat Wisata di Magelang Ini Juga Tak Kalah Menarik, Lho!

SWARA – Candi Borobudur selalu mempesona traveler untuk melancong ke Magelang, Jawa Tengah. Terlebih, tempat ini menjadi pusat perayaan Waisak nasional. Siapa yang ingin melewatkan pemandangan spektakuler ribuan lampion yang diterbangkan ke angkasa?

Tapi, daya tarik Magelang ternyata bukan itu saja, lho. Jika kamu berencana menikmati festival lampion di Borobudur pada Waisak nanti, jangan ragu untuk menyambangi tempat-tempat menarik di kota ini!

1. Naiklah ke Punthuk Setumbu, di mana kamu bisa menyaksikan magisnya Borobudur yang berselimut kabut

Di Magelang, ada sebuah spot yang sangat kece untuk menikmati matahari terbit, namanya Punthuk Setumbu. Bukit setinggi 400 meter ini terletak di sebelah barat daya Candi Borobudur. Selain menyaksikan cahaya fajar mengintip dari atas bukit, kamu juga bisa menyaksikan magisnya siluet Borobudur yang tengah terselubung kabut.

2. Nikmati juga indahnya lereng Merapi berlatar langit biru dari gardu pandang Ketep Pass

Saat menyambangi Magelang, kamu tentu tak boleh kelewatan menikmati indahnya lereng Gunung Merapi dari kejauhan. Nah, pemandangan menawan ini bisa kamu dapatkan di Ketep Pass yang terletak di Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang.

Tak cuma Merapi, kamu juga bisa memandang lima gunung sekaligus dari pelataran Panca Arga. Ada pula Museum Vulkanologi untuk menambah wawasan kamu seputar Merapi dan aktivitas vulkaniknya.

3. Tak begitu jauh dari Ketep Pass, rasakan pula segarnya percikan air terjun di Grojogan Kedung Kayang

Dari Ketep Pass, kamu bisa meluncur ke desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan. Ikuti arah penunjuk jalan untuk menemukan Grojogan Kedung Kayang. Air terjun yang terletak di lereng Merapi ini tingginya 40 meter. Kamu bisa menuruni lembah sampai ke dasar air terjun dan menikmati kesegarannya, lho. Tapi, harap berhati-hati saat musim penghujan, sebab debit air bisa meningkat secara mendadak.

4. Gemar kegiatan yang memacu adrenalin? Susurilah jeram-jeram yang menantang di Sungai Elo

Rafting di Sungai Elo merupakan salah satu kegiatan yang cukup terkenal di Kabupaten Magelang. Terlebih, jaraknya nggak begitu jauh dari Candi Borobudur. Kamu akan menyusuri jeram-jeram dengan grade I-III yang cukup ramah buat pemula, dengan waktu tempuh kurang lebih 2-3 jam. Sepanjang perjalanan, kamu akan disuguhi pemandangan hijau di tepian sungai.

5. Punya tenaga lebih untuk mendaki? Puncak Gunung Andong sangat layak untuk kamu jamahi

Gunung Andong memiliki ketinggian ā€˜hanya’ 1.726 mdpl, sehingga kamu bisa ā€œtektokā€ ke puncaknya alias tanpa perlu berkemah untuk bermalam. Waktu yang diperlukan untuk sampai ke puncak cuma 1,5 jam, kok. Meski gunung ini nggak setinggi gunung-gunung di sekitarnya, tapi pemandangan yang akan kamu dapatkan di atas sana nggak kalah mempesona, lho!

6. Udah nonton film AADC 2? Kamu tentu tertarik untuk mengunjungi Gereja Ayam

Gereja Ayam yang terletak di atas bukit Menoreh, Desa Gombong ini memang tengah naik daun karena dijadikan lokasi syuting film Ada Apa Dengan Cinta 2. Disebut ā€œGereja Ayamā€ karena bangunan ini memiliki menara dan ekor berbentuk ayam. Padahal menurut pemiliknya, ini adalah bentuk merpati, lho.

Sebelumnya, bangunan yang tampak terbengkalai ini diselimuti kisah misteri. Tapi kini, traveler dari mancanegara pun berbondong-bondong menyambangi tempat ini karena tertarik dengan keunikannya.

Jangan cuma ke festival lampion di Borobudur ya, sempatkan lah mengunjungi tempat-tempat di atas saat mengunjungi Magelang. Kalau kamu punya rekomendasi tempat wisata menarik lainnya di kota ini, jangan ragu ninggalin jejak di komentar, ya!

Lebaran Sebentar Lagi, Yuk Mulai Persiapkan Empat Hal Ini!

SWARA – Rasanya, hampir sebagian besar dari kita sepakat: Idul Fitri adalah momentum yang paling ditunggu-tunggu, khususnya bagi kamu, umat Muslim. Nggak heran, kamu mungkin sudah memiliki serangkaian rencana bila untuk menyambutnya. Mulai dari memesan tiket mudik atau sekadar mempersiapkan sajian Lebaran, seluruhnya butuh budget yang nggak sedikit. Memang, sebagian bisa ditutupi dengan Tunjangan Hari Raya (THR) yang akan kamu dapatkan. Namun untuk mencegah kebangkrutan mendadak, nggak ada salahnya mempersiapkan budget hari raya sejak dini, ā€˜kan?

Di tengah risiko harga yang bisa melonjak tinggi, ada baiknya untuk mempersiapkan dana hari raya. Tujuannya, adalah untuk mengantisipasi, jika sewaktu-waktu pengeluaranmu jadi membengkak. Harus dipahami, pengeluaran ini biasanya nggak terasa. Nah, untuk mencegah keuanganmu ā€œtekorā€ sebelum waktunya, berikut adalah empat hal umum yang harus kamu persiapkan jelang Lebaran.

  1. Belanja Lebaran

Di Indonesia, silaturahmi menjadi inti sekaligus puncak hari raya Lebaran. Inilah masa-masa di mana kamu bisa berkumpul bersama keluarga dan sahabat, tanpa harus terhalang kesibukan kerja. Biasanya, silaturahmi ini cenderung memakan waktu lebih dari dua hari. Nah, bagi jenis keluarga besar, durasinya bahkan bisa mencapai satu minggu!

Tentu saja, untuk menunjang acara silaturahmi ini, kamu butuh budget khusus. Anggaran ini, dapat kamu belanjakan untuk banyak hal, meliputi biaya sajian Lebaran, memperbarui rumah (mengecat, mengganti perabot, dsb), hingga ā€œamplopā€ bagi anak-anak kecil.

  1. THR

ā€œTHRā€ di sini dapat menjelma menjadi beragam bentuk. Bisa dengan mengalokasikan uang untuk berzakat, atau memberikan THR bagi orang-orang yang sudah membantumu selama satu tahun terakhir (supir, asisten rumah tangga, satpam, tukang bersih-bersih, pengasuh anak, dsb).

Bukan hanya mempersiapkannya sedari dini, penting untuk menentukan berapa persen dari keuanganmu yang akan dialokasikan untuk pos ini. Disarankan, tidak menggunakan lebih dari 80% ā€œjatahā€ pengeluaran Lebaran hanya untuk anggaran THR.

  1. Biaya Mudik

Apalah arti Lebaran tanpa mudik ke kampung halaman…

Sebagian besar orang Indonesia, khususnya pendatang tentu beranggapan: mudik adalah salah satu ritual wajib Lebaran. Sayangnya, banyak orang sering kali mengabaikan faktor biaya mudik. Padahal, mudik membutuhkan banyak biaya. Mulai dari anggaran bensin, tiket kendaraan antarkota, supir, biaya hidup selama di kampung halaman, hingga oleh-oleh!

  1. Baju Baru

Rasanya, sudah jadi tradisi di masyarakat kita untuk membeli baju baru (atau perlengkapan baru), untuk menyambut Lebaran. Apalagi, pada masa-masa ini, banyak pusat perbelanjaan memberikan diskon yang menggiurkan.

Memang, tuntutan gaya hidup untuk ā€œmemperbaruiā€ diri kadang mengaburkanmu untuk memilih mana keinginan dan kebutuhan. Nah, ada baiknya untuk membatasi berapa budget yang harus kamu keluarkan untuk membeli baju baru. Jangan sampai, kekhilafanmu ā€œmemborongā€ baju yang menurutmu sangat terjangkau, justru memangkas bujet di pos lainnya.

Itulah empat hal umum yang harus kamu persiapkan jelang Lebaran. Merasa anggaran jadi terlalu besar? Nah, ada baiknya untuk mulai menyisihkan dana sejak hari ini, ya.

Bagaimana? Punya pengalaman atau opini tentang persiapan finansial jelang lebaran? Yuk share di kolom komentar.

Ketika Mengajak Anakmu Menjelajahi Dunia, Kamu Perlu Memperhatikan 4 Hal Ini

SWARA – Ketika kita sedang jomblo, traveling memang menyenangkan. Tapi, jalan-jalan bareng pasangan dan anak juga nggak kalah seru, lho. Bagi kamu orangtua muda yang menggemari traveling, kamu tentu tak sabar untuk segera mengajak anakmu melihat luasnya dunia.

Nah, sebelum kamu beneran mengajak si kecil bepergian bersama, simak dulu 4 hal berikut agar perjalanan kalian bisa terasa memorable tanpa mengesampingkan kenyamanan dan keamanan.

 

1. Libatkan si kecil menentukan tempat tujuan bersama-sama

Si Kecil akan merasa lebih terlibat jika mereka diajak untuk ikut merencanakan perjalanan kalian. Coba tanyakan apa yang mereka ingin lakukan dan beri mereka beberapa pilihan yang realistis. Jangan ragu untuk meriset spot-spot traveling yang ramah untuk anak agar mereka memiliki banyak opsi.

Bila buah hatimu sudah agak besar, kamu bisa memanfaatkan rencana perjalanan untuk mengajari mereka bagaimana melakukan penganggaran, menghitung waktu traveling, serta menjaga diri tetap sehat selama perjalanan.

 

2. Persiapkan perjalanan dengan sebaik-baiknya

Bepergian bersama anak kecil jelas lebih merepotkan dibanding traveling sendirian. Makanya, kamu perlu mempersiapkannya dengan baik dan memperhatikan hal-hal ini:

  • Kemas makanan kecil dan sejumlah hiburan (misalnya game, musik, atau mainan) untuk menjaga mereka tetap sibuk saat berada di atas kendaraan dan kala kamu perlu beristirahat.
  • Bila memungkinkan, lakukan perjalanan dari dan ke tempat tujuan pada jam-jam istirahat si Kecil, sehingga mereka lebih gampang tertidur dan tidak terlalu aktif.
  • Lakukan riset kecil-kecilan tentang budaya dan sejarah tempat yang akan kalian datangi. Hal ini memberi kesempatan bagi si Kecil untuk belajar memahami konteks destinasi yang dipilih.
  • Perjalanan bisa sangat panjang dan nggak nyaman. Jadi, bawalah perlengkapan untuk membuat kalian tetap fresh (misalnya tisu basah untuk menjaga kelembaban kulit) dan bersiaplah untuk membantu si Kecil menikmati perjalanan.

 

3. Buat si kecil tetap antusias dengan destinasi yang kalian datangi selama berada di sana

Agar perjalananmu bersama si Kecil menyenangkan dan memorable, kuncinya adalah menjaga mereka tetap tertarik terhadap sekelilingnya. Misalnya, kamu bisa mengajak mereka mencari perbedaan antara tempat tujuan dan tempat asal kalian. Ini bisa mengajak mereka berpikir kritis tentang keanekaragaman budaya.

Kamu juga bisa mengajak mereka mencatat pengalaman mereka dalam sebuah jurnal. Ajaklah mereka untuk merefleksikan apa yang mereka lihat, dengar, dan rasakan sepanjang perjalanan.

 

4. Rasakan manfaatnya bagi dirimu sendiri dan mereka

Meski traveling bersama anak itu melelahkan dan mahal, semua terbayar lewat pengalaman luar biasa yang kamu ajarkan kepada mereka. Sebuah perjalanan mampu memberikan mereka kesempatan untuk belajar mencintai alam dan budaya, Ā menghargai momen, dan menjaga dirinya sendiri.

Bagi dirimu, si Kecil juga memberikan pengalaman traveling yang istimewa. Mulai dari belajar melihat destinasi dari sudut pandang anak hingga makin rekatnya ikatan kalian.

 

Yuk, nikmati pengalaman traveling yang tak tergantikan bersama si Kecil sekarang juga! Kalau kamu pernah punya pengalaman serupa, ceritakan ke Tunaiku lewat kolom komentar ya.

Kalau ingin bertanya lebih jauh mengenai pinjaman tanpa agunan Tunaiku Amar Bank, kamu bisa bertanya di FB Page Tanya Tunaiku atau LINE @Tunaiku.