Bulan suci Ramadan 2026 tidak hanya dinantikan oleh umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa, tetapi juga oleh para pelaku usaha. Setiap tahunnya, Ramadan selalu menghadirkan perubahan pola konsumsi masyarakat yang cukup signifikan. Kebiasaan belanja, jenis kebutuhan, hingga waktu transaksi pun ikut berubah mengikuti ritme sahur, berbuka, dan persiapan Idulfitri.
Momentum ini sering disebut sebagai salah satu periode terbaik untuk memulai usaha musiman. Mulai dari sektor kuliner, fashion, hingga jasa, banyak peluang yang bisa dimaksimalkan. Apalagi, daya beli masyarakat cenderung meningkat pada kategori tertentu seperti makanan berbuka, kebutuhan ibadah, hingga perlengkapan Lebaran. Tidak heran jika promo, diskon, dan berbagai penawaran menarik ramai berseliweran di media sosial selama Ramadan.
Bagi yang sudah memiliki bisnis, Ramadan biasanya menjadi momen untuk meningkatkan penjualan. Sementara itu, buat kamu yang baru ingin mencoba peruntungan usaha di Ramadan 2026 tetapi masih bingung ingin berjualan apa, berikut beberapa ide yang bisa kamu pertimbangkan.
1. Takjil atau Makanan BerbukaÂ
Ide ini memang klasik, tetapi hampir selalu jadi yang paling aman. Permintaan takjil meningkat drastis menjelang waktu berbuka. Mulai dari kolak, es buah, gorengan, hingga aneka puding dan jajanan kekinian, semuanya punya pasar tersendiri.
Keunggulan bisnis takjil adalah fleksibilitasnya. Kamu bisa membuka lapak di depan rumah, menyewa booth kecil, atau menggunakan sistem pre-order melalui WhatsApp dan media sosial. Modalnya pun relatif terjangkau, apalagi jika memilih menu dengan bahan sederhana tetapi tetap menarik.
2. Kurma
Ramadan identik dengan kurma. Selain karena sunnah untuk berbuka dengan kurma, buah ini juga dianggap praktis dan bernutrisi. Permintaan kurma biasanya meningkat tajam sejak awal Ramadan hingga menjelang Lebaran.
Kamu bisa menjual berbagai jenis kurma, mulai dari kemasan ekonomis hingga premium. Supaya lebih menarik, buat paket bundling kurma dengan madu atau kacang-kacangan sebagai hampers Ramadan.
3. Frozen Food
Nugget homemade, risoles beku, dimsum, atau lauk siap masak bisa menjadi pilihan jualan yang menarik.
Target pasarnya cukup luas, mulai dari keluarga kecil hingga anak kos yang ingin sahur tanpa ribet. Sistem pre-order dan paket bundling bisa membantu meningkatkan penjualan.
4. Kue Kering
Menjelang Idulfitri, kue kering selalu jadi primadona. Varian seperti nastar, putri salju, kastengel, dan lidah kucing hampir tidak pernah sepi peminat. Selain dijual satuan, kamu juga bisa mengemasnya dalam bentuk hampers yang lebih premium.
Tren Ramadan 2026 kemungkinan masih didominasi kemasan estetik dan minimalis. Jadi, pastikan desain kemasanmu menarik agar memiliki nilai jual lebih tinggi.
5. Baju Muslim dan Alat Ibadah
Ramadan dan Lebaran identik dengan busana baru. Menjual baju muslim, mukena, sarung, peci, hingga sajadah bisa menjadi pilihan yang menjanjikan.
Kamu bisa memanfaatkan sistem reseller atau dropship untuk menekan modal awal. Selain itu, promosi melalui media sosial dengan konsep mix and match outfit Ramadan biasanya cukup efektif menarik pembeli.
6. Parsel dan Hampers Lebaran
Selain kue kering, parsel sembako atau paket kebutuhan Ramadan juga banyak dicari untuk dibagikan ke keluarga, rekan kerja, atau relasi bisnis. Isi parsel bisa disesuaikan dengan target pasar, mulai dari paket hemat hingga premium.
Nilai tambah usaha ini terletak pada kreativitas kemasan dan variasi isi paket. Kamu juga bisa menyediakan layanan custom sesuai permintaan pelanggan.
Butuh Modal? Pertimbangkan Tunaiku
Memulai usaha tentu membutuhkan modal, baik untuk bahan baku, kemasan, hingga promosi. Jika tabungan belum mencukupi, kamu bisa mempertimbangkan pinjaman tanpa agunan melalui Tunaiku by Amar Bank.
Tunaiku menawarkan pinjaman hanya dengan KTP, dapatkan kredit tanpa agunan hingga Rp30.000.000 dan tenor fleksibel sampai 30 bulan. Proses pengajuannya dilakukan secara online, transparan, serta telah berizin dan diawasi OJK. Dengan perencanaan yang matang, pinjaman ini bisa menjadi tambahan modal untuk memulai atau mengembangkan usaha Ramadan 2026.
Namun, pastikan kamu menghitung kebutuhan modal dengan cermat dan menyesuaikannya dengan kemampuan pembayaran agar keuangan tetap sehat setelah Ramadan berakhir.Â
Cari tahu selengkapnya di https://tunaiku.com/Â
Ramadan 2026 adalah momen yang penuh peluang, terutama bagi kamu yang ingin mencoba usaha musiman. Perubahan pola konsumsi masyarakat membuka banyak celah bisnis yang bisa dimanfaatkan.
Kunci suksesnya ada pada riset pasar, perhitungan modal yang matang, serta konsistensi menjaga kualitas produk dan layanan. Jadi, sudah siap memanfaatkan Ramadan tahun ini untuk menambah penghasilan? Yuk, mulai rencanakan dari sekarang dan jadikan Ramadan 2026 bukan hanya bulan penuh berkah, tetapi juga penuh peluang!