SWARA – Kini, semakin banyak lho perempuan Indonesia yang makin percaya diri untuk mengenakan kebaya di berbagai kesempatan. Kebaya yang menjadi pakaian nasional ini semakin diminati oleh banyak kalangan karena semakin banyak pula kalangan yang bangga mengenakan pakaian nasionalnya sendiri.

 

Selain itu, alasan lain dari banyak kalangan perempuan suka mengenakan kebaya adalah karena ingin melestarikan budaya nenek moyang kita. Karena, saat ini banyak sekali informasi yang memberitakan tentang budaya Indonesia yang kerap kali dicomot oleh negara lain. 

 

Oleh karena itu, semakin banyak kalangan yang tersadar untuk segera melestarikan budayanya sendiri, salah satunya dengan mengenakan kebaya di berbagai kesempatan.

 

Artikel terkait: Informasi Terbaru yang Mesti Kamu Baca Hari Ini!

  1. 4 Sosok yang Sukses Meraih Miliaran Rupiah dari Hasil Trading

  2. Mau Punya Saham Tambahan untuk Koleksi? Coba Cek Perusahaan Media Sosial Ini
  3. Rayakan Ulang Tahun Ke-22, Kylie Jenner Menyewa Superyacht Seharga 3,5 Triliun Rupiah

 

Bahkan, karena peminatnya semakin tinggi, banyak desainer lokal yang mulai membuat kebaya dengan gaya yang lebih modern dan kekinian. Mereka mentransformasi kebaya menjadi sebuah pakaian yang bisa digunakan kapanpun, dimanapun dan oleh siapapun.

 

Bisa untuk setelan formal, pakaian bekerja, seragam perusahaan, hingga seringkali digunakan para bridesmaid untuk mendampingi kerabatnya di hari pernikahan. Oleh karena itu semua, kebaya sudah menjadi hal yang lumrah untuk digunakan dalam berbagai kesempatan, asalkan bahan dan modelnya tetap disesuaikan dengan jenis kegiatannya.

 

Namun, seiring dengan berkembangnya peminat kebaya, apakah kalian tahu sejarah dari kebaya itu sendiri? Bagaimana asal-usulnya dan apa saja sih informasi unik terkait kebaya? Nah, kali ini kita coba bahas satu per satu yuk! Let’s go!

 

1. Awal kemunculan kebaya adalah dimulai pada tahun 1300 – 1600 masehi. Pada saat itu, banyak perempuan Tionghoa pada masa dinasti Ming menggunakan baju semacam tunik.

 

2. Lanjut, pada sekitar tahun 1500 masehi, para perempuan Imigran Tionghoa mulai muncul di daratan nusantara. Sejak saat itu pula berkembang menjadi kebaya encim atau disebut pula dengan kebaya Peranakan.

 

3. Sejak tahun 1500 masehi juga kebaya mulai dikenal sebagai pakaian khusus anggota keluarga kerajaan di Pulau Jawa.

 

4. Ada yang menyebutkan bahwa istilah Kebaya diserap dari Bahasa Arab yaitu Abaya yang artinya pakaian.

 

5. Istilah Kebaya juga ternyata muncul di dalam catatan Gubernur Hindia Belanda, Thomas Stamford Raffles, yang dibukukan pada Buku History of Java (1817).

 

Source: wikipedia

 

6. Saat Islam mulai masuk ke daratan Nusantara, para perempuan mulai menutupi bagian atas tubuhnya dengan kain tambahan sebagai luaran kemben yang biasa mereka gunakan di masa-masa sebelumnya.

 

Artikel terkait: Kabar Terbaru yang Mesti Kamu Baca Hari Ini!

  1. 4 Aplikasi Wajib Unduh, Rekomendasi untuk Travelling!
  2. Pilih Sofa Terbaik Untuk Dapatkan Suasana Terbaik
  3. Nikmati Liburan Musim Panas a la Keluarga Kerajaan Pasangan Prince William dan Kate Middleton

 

7. Luaran kemben tersebut itulah yang sekarang kita sebut sebagai Kebaya.

 

8. Kebaya memiliki berbagai jenis, seperti kebaya encim/Peranakan untuk perempuan betawi atau perempuan keturunan tionghoa, serta Kebaya Kutu Baru yang biasa digunakan oleh para perempuan Jawa.

 

Source: Wikipedia

 

9. Pada tahun 1940-an, Presiden Soekarno menjadikan Kebaya sebagai busana Nasional Indonesia.

 

10. Kebaya memiliki filosofi yang sangat unik, yaitu bentuknya sederhana dan mengikuti bentuk tubuh menyimbolkan kesederhanaan perempuan Indonesia dan keluwesan menyesuaikan diri dengan lingkungan.

 

Nah itulah tadi 10 fakta unik tentang Kebaya! Sangat menarik kan asal usul kebaya? Untuk itu, buat kamu para perempuan Indonesia sudah sepatutnya untuk selalu melestarikan budaya agar tetap dan selalu terjaga dengan baik.