Beranda > Gaya Hidup > Saat Ayah Alami Sindrom Baby Blues, Ini Tips Mengatasinya!

Saat Ayah Alami Sindrom Baby Blues, Ini Tips Mengatasinya!

PAULUS RISANGPaulus Risang
Saat Ayah Alami Sindrom Baby Blues, Ini Tips Mengatasinya!watermark

TUNAIKU.COM – Menanti kehadiran buah hati menjadi salah satu momen yang ditunggu setiap pasangan pasca menikah. Kelahiran anak pertama dapat melengkapi kebahagiaan suami-istri. Namun, ada beberapa pasangan yang justru merasa sedih, ketakutan, dan gelisah menunggu lahirnya sang permata hati.

Faktanya, nggak hanya ibu saja yang mengalami baby blues syndrome, para ayah baru juga berpotensi mengalaminya, lho. Ada beberapa faktor yang memicu baby blues syndrome pada ayah, seperti kondisi ekonomi yang belum mapan, belum siap mental, dan takut mengemban tanggung jawab lebih besar. Kenangan buruk di masa kecil juga bisa membuat ayah semakin terpuruk.

Perubahan gejolak batin ini membuat ayah berubah menjadi pendiam, cemburuan, mudah marah, dan menghindari tangisan bayi. Jika hal ini didiamkan begitu saja, ayah bisa lebih sensitif, bahkan timbul rasa benci terhadap anak.

Seorang ayah juga perlu diberikan pendampingan sebelum ibu melahirkan. Hal ini penting dilakukan agar suami siap menjadi ayah seutuhnya. Berikut tips untuk menghindari baby blues syndrome pada ayah.

 

Artikel terkait: Menjadi pasangan muda yang kompak dalam rumah tangga

  1. 7 Tips Pernikahan Awet dan Bahagia Bagi Para Pasangan Baru Menikah
  2. Apakah Kamu dan Pasangan Serasi dalam Mengelola Keuangan?
  3. Lakukan Cara Ini Agar Kamu Berhenti Bertengkar dengan Pasangan Karena Keuangan

 

1. Ayah dan ibu rajin mencari informasi

Ayah dan ibu sebaiknya rajin mencari informasi mengenai kehamilan, proses melahirkan, hingga cara merawat bayi. Ajak ayah turut serta dalam kegiatan ibu, misalnya ikut kelas senam hamil, belanja kebutuhan bayi, dan rutin memeriksakan kehamilan bersama. Dengan begini, ayah akan menikmati setiap proses tumbuh kembang janin.

Rasa cinta ayah terhadap anaknya akan terpupuk sejak dalam kandungan. Ayah pun bakal nggak sabar menanti kelahiran jagoan kecilnya. Lakukan berbagai kegiatan secara bersama-sama. Luangkan lebih banyak waktu untuk merawat si buah hati. Kekompakan kalian akan membuat keluarga baru ini menjadi lebih harmonis.

 

2. Mempersiapkan mental dan finansial jauh-jauh hari

Banyak orang yang merasa belum siap menjadi ayah. Beban semakin banyak, tanggung jawab semakin besar, dan akan kehilangan banyak waktu demi mengurus bayi. Ketika istri sudah positif hamil, hendaknya suami mulai menyiapkan mental. Belajar parenting dari teman atau sanak saudara akan memberi gambaran kelak kamu akan jadi ayah yang seperti apa.

Nggak hanya mempersiapkan mental, mempersiapkan finansial juga menjadi faktor penting kebahagiaan keluarga kecilmu. Mulailah menabung untuk mempersiapkan segala keperluan persalinan, serta mencari tabungan pendidikan terbaik bagi anak. Rajinlah bekerja agar karir semakin meningkat. Si kecil pasti bangga memiliki ayah pekerja keras.

CTABARU3

Mobile Site CTA

3. Istirahat yang cukup

Memiliki bayi membuat jam tidurmu kacau. Jagoan kecil menangis dini hari hingga membuat semua orang terbangun. Solusinya, kamu dan pasangan bisa gantian mengurus bayi. Misalnya, ayah bertugas di sore hingga malam hari. Kemudian ibu bertugas di malam hari hingga pagi.

Kamu bisa meminta bantuan saudara atau orang tua untuk ikut bergantian menjaga si kecil ketika pagi dan siang hari. Selagi anakmu dijaga orang lain, usahakan untuk istirahat meski hanya sebentar. Pintar-pintarlah membagi waktu untuk bekerja, mengurus anak, dan istirahat.

Kalau kamu sudah merasa kelelahan, nggak ada salahnya mampir ke tempat massage. Seminggu sekali ikutlah kelas yoga agar jiwamu selalu tenang.

 

Artikel terkait: Kiat merawat anak

  1. Kebiasaan Sepele pada Anak Berikut Ini Nggak Boleh Dianggap Enteng, Lho!
  2. Sering Bandingkan Anak? Yuk, Mulai Sadari Dampak Negatifnya!
  3. Sebelum Memberikan Gawai pada Anak, Perhatikan Hal Berikut, Ya!

 

4. Luangkan waktu bersama pasangan

Banyak suami yang merasa cemburu karena istri lebih perhatian kepada anak sampai melupakan suami. Suami yang biasanya dilayani kini merasa kesepian karena waktumu habis untuk merawat si kecil.

Meski sedang sibuk menjaga bayi, sebaiknya kamu tetap meluangkan waktu bersama pasangan. Siapkan teh hangat di pagi hari sembari memberi semangat untuk ayah. Upayakan makan malam bersama sambil bercerita tentang keseruan hari ini. Boleh lho, sesekali menitipkan bayi pada orang tua ketika kalian ingin nge-date bareng.

Itulah beberapa tips untuk menghindari baby blues syndrome pada ayah. Semoga kehadiran si kecil membuat keluargamu lebih harmonis.

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga!

Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp20 juta, lho. Tertarik? Ajukan pinjamanmu di sini!


Populer

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett