SWARA – Dalam kehidupan berumah tangga, cekcok dan pertengkaran akibat hal kecil adalah hal yang nggak bisa dihindari. Orang bilang, bertengkar adalah bumbu bagi rumah tangga. 

 

Namun, pertengkaran yang berlarut-larut akan membuat hati dan perasaan nggak tenang, sehingga hal ini perlu dicegah agar pasangan kembali luluh dan suasana rumah tangga menjadi tenteram kembali. Berikut ada lima kiat untuk menenangkan hati pasangan setelah bertengkar. 

 

1. Pahami kebenaran dari masalah yang dipertengkarkan

Pertengkaran bisa terjadi karena perbedaan pendapat dan masing-masing saling berusaha untuk memenangkan argumennya. Nah, agar nggak terjadi pertengkaran yang lebih sengit, kamu bisa pahami dengan pikiran dingin tentang fakta dan kebenaran dari masalah yang kamu dan pasangan hadapi. 

 

Dengan mengerti apa fakta dan kebenaran yang terjadi, masing-masing dari kalian nggak bisa mengelak dan memaksakan argumen lagi jika bertentangan dengan fakta. Meskipun kalian sudah tahu faktanya, tetap saling dengarkan unek-unek yang dilontarkan pasangan karena hal itu bisa membuat perasaan dan pikiran pasangan lebih lega.

 

Artikel Terkait: Menjaga Hubungan Suami-Istri

  1. Hati-hati! Ini 5 Kebiasaan di Media Sosial yang Bisa Bikin Hubungan Suami Istri Hancur
  2. Kepada Para Suami, Lakukan 7 Hal Ini agar Istri Selalu Bahagia!
  3. Bagaimana Cara Menghadapi Bila Suami Cemburu dengan Kesuksesan Istri?

 

2. Jangan mudah terpancing emosi pasangan

Terkadang hal yang memperkeruh keadaan bukan masalah yang dihadapi, tetapi emosi yang sudah telanjur meluap-luap. Buat kamu yang sudah paham akar masalahnya dan sudah memahami bagaimana kenyataannya, sebaiknya tetap fokus pada fakta yang kamu miliki daripada terbawa emosi pasangan yang bisa membuat terpancing. Jaga juga emosi pasangan agar nggak semakin menjadi dengan cara menyampaikan apa yang kamu rasa benar secara perlahan.

 

3. Berani menyangkal apa yang nggak kamu lakukan

Jika seseorang terbawa emosi, terkadang dia akan melakukan segala cara untuk membuat kita merasa bersalah. Meskipun kamu sudah mencoba untuk berbicara pelan-pelan, jangan sampai kamu menerima tuduhan yang mungkin disampaikannya karena emosi. Jika tuduhan itu dirasa nggak benar, kamu boleh saja menyangkalnya. Karena jika kamu menerima apa yang pasangan tuduhkan, di mata pasangan kamu akan benar-benar dianggap salah dan hal itu bisa diungkit lagi di masa depan jika kalian kembali bertengkar.

 

4. Berpikir sebelum berucap

Perkataan memang bisa menjadi sebuah senjata yang mematikan. Salah bicara bisa membuat hubungan rumah tangga menjadi retak. Pikirkan dalam-dalam setiap perkataan yang ingin kamu lontarkan kepada pasangan di saat bertengkar. Selalu gunakan logika saat akan berbicara dibanding emosi yang bisa menyalahkan pasangan. Jangan sampai kamu menyesal sudah mengatakan suatu hal yang seharusnya nggak kamu ucapkan dan membuat kalian berdua bersedih.

 

Artikel terkait: Mengatur Finansial Rumah Tangga

  1. Ingin Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga? Ini 7 Cara Atur Keuangan dengan Gaji Rp4 Juta!
  2. 5 Tips Hemat Mengatur Uang Bulanan Ala Ibu Rumah Tangga Jepang
  3. 3 Masalah Finansial Rumah Tangga yang Bisa Memicu Perselisihan

 

5. Jujur adalah kunci

Kejujuran merupakan modal awal kelanggengan kamu dan pasangan dalam hubungan pernikahan. Termasuk saat sedang bertengkar, kejujuran adalah hal yang perlu kamu jaga. Meskipun kamu salah dan berkata jujur mungkin akan membuat dia kecewa, pasangan akan lebih menghargai kejujuranmu. Ini jauh lebih baik ketimbang berbohong untuk menutupi apa yang sudah kamu perbuat dan menjadi bom waktu yang suatu saat siap meledak saat kebohongan terungkap. 

 

Berkata sejujur-jujurnya menjadi hal yang penting kamu lakukan kepada pasangan saat bertengkar. Namun, ingat untuk tetap menjaga perkataan dari emosi sesaat yang terkadang membuat suasana semakin parah.

 

Selain lima kiat di atas, beberapa cara sederhana juga bisa kamu gunakan untuk meluluhkan pasangan setelah bertengkar. Saya sendiri biasanya berjanji akan membelikan makanan favoritnya setelah emosi dia mulai mereda untuk membuat mood dia membaik. 

 

Cara-cara lain seperti mengajaknya menonton film favorit atau mengantarnya berbelanja juga bisa dilakukan untuk membuat mood-nya semakin membaik setelah bertengkar. Meskipun sering bertengkar, salah atau benar dia adalah pilihanmu sejak awal untuk menjalani hidup bersama, maka jaga dia selalu.