SWARA – Kata introvert belakangan ini sering terdengar di media sosial. Tidak hanya di media sosial, banyak sekali orang di sekeliling saya yang menjadikan sisi penyendiri yang ia miliki sebagai alasan untuk menghindari keramaian. Hal ini tentu saja membuat saya bertanya-tanya, apakah kata ini benar-benar memiliki pengertian sesederhana menghindari keramaian. Apakah ada hal yang lain yang harus dipertimbangkan sebelum menggolongkan diri menjadi dalam suatu kelompok kepribadian?

 

Mengapa manusia suka menggolongkan dirinya sebagai introvert? Apakah karena adanya stereotip yang menganggap bahwa orang dengan kepribadian ini merupakan pribadi misterius, pintar, pendiam, tidak suka bergaul, dan suka membaca? Sebelum kamu menggolongkan dirimu masuk dalam kelompok kepribadian ini, kamu harus mengetahui hal-hal ini!

 

Tidak suka bergaul berbeda dengan tidak bisa bergaul

“Kamu mau presentasi mewakili kelompok kita, nggak?” “Nggak deh, aku introvert.”

“Kok temanmu nggak ada yang main ke rumah?” “Aku introvert, nggak punya teman.”

“Kenapa sih, kamu diam saja?” “Aku introvert.”

 

Apapun pertanyaannya, jawaban ini sering saya dengar menjadi alasan orang-orang untuk membatasi ruang gerak sosialnya, sehingga baik dirinya ataupun orang lain kesulitan untuk memasuki batasan yang diciptakan. Hayo lho, gimana maksudnya?

 

Tiga situasi di atas adalah beberapa kondisi di mana orang-orang berusaha menyederhanakan kondisi yang mereka rasakan -terlepas dari benar atau tidaknya mereka introvert-. Mereka tidak selalu merupakan orang yang tidak memiliki teman, jika mereka melatih kemampuan bersosialisasinya, bisa saja ia memiliki relasi yang bahkan tidak bisa dimiliki oleh orang ekstrovert. Apalagi, stereotip bahwa orang introvert rata-rata adalah orang yang pintar, voila, siapa yang tidak ingin bergaul dengan orang yang jago bersosialisasi dan memiliki kecerdasan di atas rata-rata?

 

Memiliki kepribadian ini bukanlah alasan untuk membatasi pergaulan dengan orang lain. Jika kamu adalah orang introvert (atau merasa diri introvert), kamu tetap bisa bergaul! Banyak sekali contoh orang-orang hebat yang memiliki kepribadian introvert namun memiliki kemampuan bersosialisasi dan berbicara yang bagus, misalnya Najwa Shihab dan Maudy Ayunda. Kata siapa kamu tidak bisa bergaul walaupun memiliki kepribadian ini? Bergaul adalah masalah kemampuan yang bisa dilatih!

 

Artikel terkait

Punya Pasangan Introvert? 5 Cara Ini Bisa Meluluhkan Hatinya!

Benarkah Orang Introvert Lebih Hemat Daripada Orang Ekstrovert?

Tips bagi Wanita Introvert agar Memiliki Karier Gemilang

 

Sebenarnya, apa itu introvert?

Kepribadian ini berbeda dengan pemalu. Dilansir dari The Myers & Briggs Foundation, kepribadian ini merasa paling bersemangat ketika menghabiskan waktu sendirian. Bahasa kerennya, mereka melakukan recharge energi dengan cara me time. Sekalinya menghabiskan waktu di tempat ramai, biasanya mereka merasa lelah. Kegiatan yang mereka sukai biasanya adalah kegiatan yang melibatkan individu atau maksimal sekelompok orang saja seperti menulis membaca, atau mengikuti komunitas dengan anggota yang terbatas.

 

Susan Cain, penulis buku Quiet: The Power of Introverts in a World That Can’t Stop Talking, menyatakan kepribadian ini sering disalahartikan sebagai orang yang tidak bisa tertawa dan tidak bisa berbagi kekonyolan dengan orang lain.

 

Tentu saja, kamu harus mengambil tes kepribadian untuk mengetahui kepribadianmu secara pasti. Baik melalui tes bersama profesional ataupun secara online untuk mengetahui dirimu secara garis besar.

 

Jangan terjebak dalam pengkotak-kotakan kepribadian

Apapun jenis kepribadianmu, kamu memiliki potensi yang sama bila dibandingkan dengan orang lain. Jangan biarkan pengkotak-kotakan kepribadian membatasimu dalam berekspresi. Kepribadian apapun, kamu tetap memiliki kesempatan yang sama dalam bersosialisasi, mengembangkan kemampuan public speaking, memiliki relasi yang luas, dan masih banyak lagi.

 

Untuk itu, penting bagimu untuk mengembangkan diri tanpa dipengaruhi standar dan stereotip yang berlaku di masyarakat. Selamat berjuang, selamat berkembang, teman-teman introvert!