SWARA – Traveling yang menjadi bagian dari gaya hidup generasi milenial akhirnya memunculkan berbagai tren dan peluang usaha. Salah satunya open trip yang disebut lebih murah daripada solo traveling. Namun, sudah tahukan kamu apa itu open trip dan juga manfaatnya?
Open trip bisa diartikan dengan perjalanan oleh seseorang yang mem-booking perjalanan sendiri. Biasanya mereka sudah memiliki tiket perjalanan dan penginapan, hanya saja untuk jadwal trip belum ada. Jadi tujuan mencari informasi dari open trip adalah agar bisa megikuti jadwal perjalanan mereka tanpa perlu terpaku harus menggunakan tiket perjalanan dan penginapan.
Sementara untuk mekanisme open trip ada beberapa kebijakan. Ada yang biasanya memiliki ketentuan minimum kuota peserta. Tetapi ada pula open trip yang tetap memberangkatkan walaupun pesertanya hanya satu orang. Cara traveling ini memang memiliki banyak keuntungan. Nggak hanya murah, kamu juga akan merasakan banyak kesenangan. Lalu apa saja keuntungan dari mengikuti open trip?
1. Harga bersahabat
Banyak sekali tour and travel menawarkan harga open trip yang bersahabat. Yang seperti ini sangat rugi bila kamu lewatkan. Terutama jika kamu kebetulan mendapatkan promo penginapan dan promo perjalanan. Sudah penginapan dan perjalannya murah, ditambah lagi dengan trip yang murah selama perjalanan, sempurna! Wah, sudah paket hemat yang lengkap, tuh!
Artikel terkait: Tips agar liburanmu hemat
- Panduan Liburan Hemat di Singapura yang Harus Dicoba
- Pengen Liburan Hemat? Ini 3 Pulau Eksotis yang Bisa Kamu Kunjungi dengan Budget 3 Jutaan!
- Tips Liburan Mewah tapi Tetap Hemat
2. Aman
Mengikuti open trip berarti kamu ikut wisata suatu organisasi. Bedanya dengan solo trip, di sini kamu bersama rombongan dan di bawah tanggung jawab suatu penyelenggara. Risiko kamu hilang atau ditipu di perjalann pun minim. Untuk perempuan yang masih ragu solo traveling, bisa mencoba mengikuti open trip.
3. Menambah link
Karena bertemu dengan peserta open trip lain, kesempatan untuk berkenalan dengan sesama traveler pun terbuka lebar. Dengan demikian, jaringan sesama traveler pun bertambah. Tentu ini akan mempermudah hidupmu. Misalnya kamu bisa menambah teman untuk merencanakan liburan bersama di kemudian hari bahkan partner dalam membangun bisnis di bidang pariwisata. Atau bahkan kamu bisa dapat pasangan dari open trip.
4. Belajar toleransi
Open trip dilakukan dengan beramai-ramai bersama rombongan lain. Kamu akan bertemu dengan traveler lebih banyak dengan sifat, watak, dan pola pikir yang beragam. Ada yang dalam perjalanan agak lelet dan manja. Tapi ada juga yang mandiri dan disiplin. Bahkan ada juga yang terlalu narsis sehingga bisa menghabiskan waktu berjam-jam di satu objek hanya untuk foto. Dari sini kamu pun bisa belajar toleransi.
5. Bonus teman baru
Banyak orang yang menunda agenda liburannya hanya karena susahnya mendapatkan partner perjalanan. Kendala ini dikarenakan jadwal beberapa orang yang susah ketemu. Kalau sudah sama-sama kerja, trip bareng memang jadi susah sih, saya sudah merasakannya.
Nah, open trip jadi solusi buat saya yang nggak ingin solo trip. Nggak masalah kalau teman-teman pada sibuk, saya tetap bisa liburan dengan mengikuti open trip. Tentu saya harus memastikan tujuannya sama dengan keinginan. Baru saya pun bisa bergabung.
Artikel terkait: Panduan sebelum solo traveling
- 5 Alasan Kuat Solo Traveling Baik Dilakukan, Nggak Perlu Takut!
- Solo Traveling saat Akhir Tahun? 5 Negara Ini Layak Dijelajahi
- Untukmu Perempuan, Ini Dia 7 Kota di Dunia yang Ramah untuk Solo Traveling
6. Lebih paham dengan objek
Pastilah salah satu fasilitas yang dimiliki jasa penyedia open trip adalah guide. Kamu nggak perlu repot mencari guide untuk bisa menerangkan objek wisata yang kamu kunjungi. Kamu bisa menyimak dan bertanya tuntas lewat guide yang sudah disediakan.
Itu dia manfaat mengikuti open trip? Yuk, nggak ada salahnya kamu mencoba! Pasti akan sangat menyenangkan.
Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga!
TRI PUSPITASARI