Beranda > Gaya Hidup > 7 Kiat Mengatasi Kecanduan Gadget pada Anak, Mudah dan Terarah

7 Kiat Mengatasi Kecanduan Gadget pada Anak, Mudah dan Terarah

PAULUS RISANGPaulus Risang
7 Kiat Mengatasi Kecanduan Gadget pada Anak, Mudah dan Terarahwatermark

TUNAIKU.COM – Terkadang saya gemas melihat orang tua yang membiarkan anaknya yang masih kecil terlalu lama bermain gadget. Pasalnya, menurut berbagai penelitian, paparan gadget di usia dini bisa menghambat tumbuh kembang alami anak sekaligus menimbulkan kecanduan.

Mengutip dari the Asian Parent, Akademi Dokter Anak Amerika dan Perhimpunan Dokter Anak Kanada mengungkapkan tahapan-tahapan kapan dan berapa lama anak boleh menggunakan perangkat digital berdasarkan usianya. Antara lain, anak usia 0-2 tahun sama sekali nggak boleh terpapar oleh teknologi. Sementara, anak usia 3-5 tahun dibatasi satu jam per hari dan anak usia 6-18 tahun dibatasi 2 jam per hari.

 

Lantas, bagaimana cara mengatasi kecanduan gadget pada anak yang sudah terlanjur terpapar perangkat digital cukup lama? Simak kiat berikut, Parents!

 

1. Luangkan waktu untuk anak

Menurut Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto, salah satu kesalahan orang tua adalah memberi anak gadget agar diam. Mereka merasa lebih aman ketika melihat anaknya bermain game atau menonton televisi daripada bermain di luar rumah.

Dalam masa perkembangan, anak-anak memang aktif, terus bergerak dan mencari tahu hal-hal yang membuatnya penasaran. Sebagai orang tua, kita perlu meluangkan waktu lebih banyak untuk menemani si buah hati mengeksplorasi lingkungan. Misalnya, ajak si kecil pergi belanja ke pasar tradisional, beribadah di masjid dekat rumah, atau melakukan permainan-permainan di rumah yang mampu melatih kemampuan kognitifnya.

 

Artikel terkait: Mendampingi tumbuh kembang anak.

  1. Anak Susah Tidur, Inilah Penyebabnya Menurut Kata Zodiak
  2. 10 Ide Seru Habiskan Waktu Berkualitas Bareng Anak Perempuan
  3. 5 Cara Mengajarkan Anak untuk Mengelola Keuangan

 

2. Maksimal dua jam

Psikolog menyarankan agar akses anak terhadap televisi, ponsel, dan komputer dibatasi maksimal dua jam per hari. Anak harus lebih banyak berinteraksi dan berkomunikasi di dunia nyata. Ia akan lebih banyak belajar ketika bersentuhan langsung dengan hewan dan tumbuhan, bukan hanya gambarnya saja. Bahkan jika anak berusia kurang dari 2 tahun sebaiknya tidak diizinkan mengakses gadget sama sekali, karena masih terlalu dini.

 

3. Bermain dengan alam

Rencanakan liburan akhir pekan untuk berlibur ke kebun binatang terdekat. Dijamin, anakmu pasti akan bersemangat menghafal nama-nama binatang tersebut. Ia juga akan mengajukan banyak pertanyaan mengenai hewan-hewan yang ia lihat. Pergi ke pantai juga agenda yang seru, lho. Kalian akan puas bermain air dan membuat kastil dengan pasir.

Tapi, kalau nggak sempat jalan-jalan jauh, kamu bisa ajak si kecil bermain di taman dekat rumah. Anak bisa mengenal lebih banyak pohon dan bunga, selain itu ia bisa bermain di wahana permainan sederhana. Ajak jalan santai pulang ke rumah sembari membiasakan berolahraga sejak dini.

 

4. Bermain dengan teman sebaya

Dorong anak bermain dengan teman sebayanya. Kenalkan pada anak tetangga atau anak temanmu yang seumuran. Biarkan mereka asyik bermain dan berimajinasi, misalnya dengan mengajak anak bermain peran, seperti menjadi sopir atau menjadi pemadam kebakaran. Bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang lain sangat penting bagi perkembangan buah hati agar ia lebih percaya diri dan mandiri. Anak-anak yang menghabiskan waktu dengan gadget biasanya membuat ia sukar memiliki teman.

 

5. Area tanpa gadget

Buatlah aturan tentang area yang melarang penggunaan gadget, misalnya di ruang makan dan ruang tidur. Ketika berada di ruang makan, anak akan fokus untuk makan, tidak boleh mambawa ponsel. Begitu pula ketika sudah waktunya untuk tidur, anak harus menaruh ponsel dan pergi ke kamar untuk tidur. Sebaiknya jangan ada televisi di kamar tidur agar anak semakin disiplin.

 

6. Waktu bebas gadget

Ajak anak untuk membuat jadwal kegiatan sehari-hari, misalnya jam makan, jam tidur, jam belajar, dan lain-lain. Diskusikan dengan anak kapan ia bisa bermain ponsel atau menonton televisi. Ajarkan disiplin sejak kecil agar si kecil nggak perlu merengek atau menangis ketika harus meletakkan gadgetnya.

 

Artikel terkait: Menjadi orangtua yang baik.

  1. 10 Tantangan Besar yang Sering dialami di Tahun Pertama Menjadi Ibu
  2. Untuk Orangtua, Pahami Ini Sebelum Posting Sesuatu Mengenai Anak di Medsos
  3. 5 Tips Jadi Working Parents yang Nggak Mengenyampingkan Keluarga

 

7. Beri contoh

Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, begitu pula dengan buah hatimu. Jangan heran kalau si anak terus-terusan bermain HP kalau kamu sendiri juga selalu sibuk dengan ponselmu ketika berada di dekatnya. Kurangi penggunaan gadget ketika berada di rumah, kecuali jika kamu sedang berada di ruang kerja. Tanamkan disiplin pada diri sendiri sebelum mengajarkan pada anak karena kamu adalah contoh bagi mereka.

Ajukan pinjaman uang tanpa agunan, tanpa kartu kredit hanya di Tunaiku sekarang juga!

Pinjaman dari Rp2-20 juta yang dapat diangsur mulai 6-20 bulan.

KTA


Populer

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett