Beranda > Gaya Hidup > 7 Kiat Anti-Susah Setelah Pesta Pernikahan

7 Kiat Anti-Susah Setelah Pesta Pernikahan

KENNY CAROLINEKenny Caroline
7 Kiat Anti-Susah Setelah Pesta Pernikahanwatermark

TUNAIKU.COM – Pernah dapet curhatan teman soal setelah menikah, langsung terbelit utang? Saya malah sering banget dengar cerita teman soal keuangan mereka yang mengalami kesulitan setelah menggelar pesta pernikahan.

 

Memang sih, pesta pernikahan membutuhkan dana yang nggak sedikit. Dana untuk menggelar pesta pernikahan bahkan bisa sampai ratusan juta rupiah!

 

Lalu, apa yang harus dilakukan pasangan yang baru menikah agar terhindar dari hidup susah setelah menikah? Ceritanya kan pengen memulai hidup baru bersama orang terkasih, tapi ya nggak dimulai dengan susah juga. Hehe. Untuk membantu kamu, saya sudah menyiapkan 7 kiat anti-susah setelah pesta pernikahan yang bisa kamu lakukan bersama pasangan.

 

1. Susun prioritas

Di Indonesia, orang-orang biasanya memberi hadiah pada mempelai dalam bentuk amplop berisi uang. Nah, setelah pesta usai, ada baiknya hadiah uang tersebut kamu gunakan untuk menutupi hal-hal esensial.

 

Susunlah prioritas yang ingin kalian selesaikan seperti cicilan rumah, kendaraan, atau lainnya. Ingat, setelah  menikah, urusan finansial harus kalian komunikasikan bersama. Jangan sampai rumah tangga susah karena kalian nggak bekerja sama ya.

 

Artikel Terkait: Hal-ikhwal hubungan cinta.

  1. Sebelum Menikah, Pastikan Mendiskusikan Masalah Keuangan Ini dengan Pasangan
  2. Tambah Bujet Nikah 20 Juta, Pilih Pinjaman Online Tunaiku!
  3. 7 Tips Menjaga Hubungan Ketika Penghasilan Istri Lebih Besar dari Suami

2. Membuat rekening bersama

Setelah menikah, keuanganmu dan pasangan akan menjadi satu. Karena itu, kamu dan pasangan wajib memiliki rekening khusus bersama. Tujuannya adalah untuk menyimpan penghasilan dan tentunya untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

 

3. Harus ada pengelola keuangan rumah tangga

Pada awal pernikahan, kamu dan pasangan harus menentukan siapa yang akan mengelola keuangan. Ini bisa dilakukan suami atau istri, tergantung kerelaan dan kemampuan mengelola keuangan dengan baik.

 

Salah satu tugas pengelola keuangan rumah tangga ini adalah mencatat seluruh pemasukan dan pengeluaran yang terjadi setelah menikah, termasuk uang hadiah dari tamu undangan tadi.

 

4. Catat dengan rinci

Mencatat pengeluaran dan pemasukan wajib kamu lakukan setelah menikah. Hal ini harus kamu lakukan dengan serinci-rincininya. Gunanya adalah agar kalian bisa melacak aliran uang, termasuk apabila ada pengeluaran dari keluarga. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas keuanganmu dan pasangan.

 

KTA, tunaiku, pinjaman tunai, pinjaman online, pinjaman tanpa agunan, pinjaman tanpa jaminan, pinjaman mudah dan cepat, amar bank indonesia, pesta pernikahan

 

5. Menabung!

Dalam mengelola keuangan rumah tangga, jangan lupa untuk menyisihkan sebagian penghasilan untuk tabungan bersama. Kamu dan pasangan harus membahas jenis tabungan apa yang hendak kalian pilih.

 

6. Selalu utamakan kebutuhan dari keinginan

Dalam menjalani rumah tangga, kamu dan pasangan harus menahan diri untuk nggak terjebak dalam gaya hidup konsumtif. Kalian harus saling mengingatkan. Selain itu, di awal pernikahan kalian harus sepakat untuk selalu memprioritaskan kebutuhan dari ‘sekedar pengen’. Daripada pergi makan malam di hotel mewah seharga jutaan, mending uang itu menjadi tabungan atau modal investasi.

 

Artikel Terkait: Tips dan trik untuk pasangan yang hendak menikah.

  1. Siapkan Biaya Lamaran Tambahan, Ini Solusi yang Direkomendasikan
  2. Ini Tipsnya Buat Kamu yang bakalan Ketemu Camer Pertama Kalinya
  3. 10 Tanda Pacar adalah Husband Material

7. Siapkan Dana Cadangan

Dalam mengatur keuangan rumah tangga, kamu dan pasangan harus selalu menyisihkan sejumlah dana untuk kejadian nggak terduga. Hal ini berguna untuk antisipasi kejadian bersifat darurat seperti sakit atau renovasi atap yang bocor.

 

Hal ini wajib. Jangan sampai untuk urusan sakit, harus ngutang ke keluarga. Cara ini juga bisa menjadi pembelajaran buat kamu dan pasangan untuk mandiri secara finansial dan nggak bergantung pada keluarga masing-masing.

 

Mengelola keuangan dalam rumah tangga itu sangat krusial. Bahkan, itu menjadi salah satu kunci yang menjaga keharmonisan hubunganmu dengan pasangan. Karena itu, kamu dan pasangan harus bekerja sama untuk mewujudkan kondisi finansial yang stabil.

 

Ya, namanya suami istri, harus kerja sebagai tim. Kalau nggak, bisa-bisa tahun awal pernikahanmu malah dilanda kesulitan. Semoga berhasil ya!

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga! Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp20 juta, lho. Tertarik? Ajukan pinjamanmu di sini!

 


Populer

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett