SWARA – Nilainya yang cenderung stabil membuat emas digandrungi sebagai salah satu investasi yang mudah dan minim risiko. Selain dalam bentuk perhiasan, ada pula emas batangan dengan kadar 99,9% yang bobotnya mulai dari 1 gram.

 

Tapi, mungkin kamu agak was-was bila menyimpan emas di rumah. Gimana kalau mendadak rumahmu disatroni maling dan simpanan emasmu digasak habis? Nah, biar kamu nggak merasa cemas lagi, nih Tunaiku rangkum sejumlah tips agar investasi emasmu tetap aman!

 

1. Berniat investasi emas, pilihlah emas batangan, bukan perhiasan

Bila kamu membeli emas dengan niat investasi, lebih baik pilihlah emas batangan. Jangan emas perhiasan. Sebab, harga emas perhiasan umumnya lebih mahal dibandingkan emas batangan. Ini karena harga emas perhiasan meliputi harga emas plus biaya desain serta produksinya.

 

Selain itu, emas batangan umumnya berukuran kecil sehingga lebih gampang disimpan tanpa terlihat mencolok. Tapi, jangan sampai kamu lupa lokasi penyimpanannya, ya!

 

2. Biar tetap aman menyimpan emas di rumah, pilih tempat yang sama sekali nggak terduga!

Kalau emas simpananmu nggak terlalu banyak, hindari menyimpan emas di laci lemari kamarmu. Sebab, inilah tempat yang paling gampang ditebak oleh para penggasak. Lebih baik, pilih tempat yang out of the box dan nggak terduga.

 

Carilah tempat yang sama sekali terlihat tidak berharga dan mudah diabaikan pencuri. Misalnya, di dalam kantong plastik hitam yang disimpan di dapur atau di dalam dudukan lampu. Tergantung kreativitas kamu, deh! Tapi, pastikan juga tempatnya aman dan nggak gampang terselip atau terbuang, ya!

 

 

3. Punya dana lebih? Simpan emas kamu di dalam brankas

Kalau kamu punya dana lebih, nggak ada salahnya kamu membeli sebuah brankas untuk menyimpan emasmu. Pilihlah brankas baja tahan api yang bisa kamu patri ke dinding atau ke lantai pada tempat yang cukup tersembunyi.

 

Tapi, brankas nggak 100% aman, sih. Kalau lokasi brankasmu ketahuan, pencuri masih bisa mencongkelnya dan membawa kabur brankasmu. Semakin aman suatu brankas, semakin mahal pula harganya.

 

4. Kalau emasmu cukup banyak, sebaiknya manfaatkan fitur safe deposit box di bank

Ogah meninggalkan emasmu di rumah? Kalau rumah seringkali ditinggal dalam keadaan kosong, mendingan kamu sewa sebuah safe deposit box (SDB) di bank saja, deh. Terlebih jika nilai investasi emasmu tidak sedikit.

 

Selain bank, Pegadaian juga mempunyai SDB dengan biaya yang kompetitif. Sementara kalau kamu hendak mudik atau liburan, Pegadaian juga memiliki layanan jasa titipan yang bisa kamu manfaatkan.

 

5. Mau cara yang lebih modern? Lakukan investasi emas melalui pool account

Pool account merupakan instrumen investasi emas secara online pada situs tepercaya. Di sini, kamu bisa membeli dan menjual emas tanpa harus datang ke toko fisik dan menyimpan emasmu tanpa deposit box. Selain itu, berat emas yang bisa kamu jual atau beli umumnya cukup fleksibel, ada yang mulai dari 0,001 gram!

 

Kalau mau, kamu juga bisa menarik emas kamu dalam bentuk fisik plus sertifikatnya. Cobalah googling lebih lanjut untuk mengetahui situs-situs seperti apa yang menyediakan layanan pool account ini.
Setelah mengetahui sejumlah tips di atas, kini kamu nggak ragu lagi untuk berinvestasi emas, ‘kan? Selamat mencoba!

 

Eits, tunggu dulu. Belum siap untuk berinvestasi emas? Pengin coba-coba investasi yang lebih mudah? Coba berbagai program tabungan dari Amar Bank, yuk! Kamu bisa coba program Tabungan Aster, TAMARA, dan Deposito yang memiliki bunga bersaing dengan program tabungan dari bank lainnya. Caranya mudah, karena kamu tinggal mengunjungi NabungYuk.com dan mendaftarkan diri di sana. Isi data diri lengkap dan kirimkan, selanjutanya tim Amar Bank akan menghubungi kamu. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, mulai menabung di NabungYuk.com!