SWARA – Bagi kamu guru honorer, kamu tentu sudah mendengar tentang adanya subsidi gaji dari program Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari pemerintah. Dilansir dari Kompas, pencairan dana bantuan tersebut ditargetkan akan selesai pada hari ini, 14 Desember 2020. 

 

Tidak seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diberikan pada karyawan swasta, prosedur pencairan subsidi gaji untuk guru honorer ini akan sedikit berbeda. Kalau dana BSU sudah kamu dapatkan, kamu bisa langsung melanjutkan ke proses pencairan. 

 

Cara Mencairkan Subsidi Gaji Guru Honorer

 

Untuk bisa mencairkan bantuan yang didapat, kamu perlu mendatangi kantor bank BRI. Khusus bagi kamu yang tinggal di wilayah Banda Aceh, kamu bisa datang ke kantor bank BRI Syariah.

 

Dilansir dari Kompas, saat dana bantuan sudah didapatkan, kamu akan menerima notifikasi pemberitahuan di laman Simpatika untuk para guru Madrasah dan SIAGA untuk guru pendidikan agama Islam.

 

Setelah itu, kamu perlu mencetak Surat Keterangan Penerima BSU GBPNS 2020 yang ada di Simpatika atau SIAGA. Selain itu, kamu juga perlu mencetak Surat Pernyataan dan Tanggung Jawab (SPTJM) berdasarkan format yang telah tersedia di laman tersebut.

 

Nantinya, SPTJM perlu ditandatangani dengan menggunakan materai. 

 

Kemudian, kamu bisa langsung mendatangi kantor cabang bank BRI dengan membawa dokumen persyaratan lainnya, yaitu KTP dan NPWP bagi yang sudah memiliki. Nantinya, pihak bank akan meminta kamu untuk membuka rekening baru di BRI atau BRI Syariah.

 

Setelah membuka rekening, kamu akan menerima buku rekening dan kartu ATM baru. Bantuan subsidi gaji untuk guru honorer bisa langsung kamu dapatkan di rekening tersebut.

 

Besaran subsidi gaji yang akan diterima adalah sebesar Rp600 ribu untuk periode tiga bulan, yaitu bulan Oktober sampai Desember. Tetapi, keseluruhan subsidi tersebut akan dibayarkan sekaligus. 

 

Jadi, total subsidi yang akan kamu dapatkan di rekening BRI barumu adalah Rp1,8 juta. 

 

Namun, bagi guru honorer yang telah memiliki NPWP, kamu harus membayarkan pajak penghasilan sebesar 5 persen. Sementara, bagi yang belum memiliki NPWP, pajak yang ditetapkan sebesar 6 persen. 

 

Batas Waktu Pencairan yang Sempit

 

Pemerintah hanya memberikan batas waktu pencairan sampai hari ini, Senin, 14 Desember 2020. Karena itu, jika kamu sudah terdaftar sebagai guru honorer yang berhak menerima BSU, segera luangkan waktu untuk mendatangi bank demi mencairkan dana.

 

Karena, pemerintah merasa perlu menggerakkan ekonomi para guru. Apalagi, sebentar lagi akan segera masuk ke masa pembelajaran tatap muka di sekolah dan madrasah. 

 

Menurut Kompas, saat ini telah terdata sebanyak 542.901 guru honorer yang akan menerima BSU. Ada juga 93.480 guru Pendidikan Agama Islam yang akan menerimanya. Total ada 636.381 guru yang akan menerima BSU. 

 

Ada beberapa persyaratan yang ditetapkan bagi guru honorer untuk bisa mendapatkan subsidi gaji. Syarat itu berupa memiliki NIK, berpenghasilan kurang dari Rp5 juta, bukan peserta program prakerja dan BSU lainnya, serta tercatat pada Emis, Simpatika, atau SIAGA.