SWARA – Beragam instrumen investasi yang ada tentu membuat kamu sebagai investor pemula harus cermat memilih mana investasi yang risikonya paling kecil. Seperti reksadana yang bisa dimulai dengan uang Rp100 ribu atau bahkan tabungan emas. 

 

Tapi jauh di dalam benak, kamu juga ingin berinvestasi yang sekaligus bisa memberikan dampak baik kepada lingkungan sekitar. Bagaimana caranya? Jangan bingung, karena investasi tersebut bisa dilakukan melalui ternak online. Investasi seperti apakah itu? Yuk, intip seputar investasi ternak online yang menguntungkan dan memudahkan investor pemula.

 

1. Ternak online dan rekomendasi startup untuk investasi

Seperti namanya, investasi yang satu ini bergerak di bidang hewan ternak, tapi investasinya dapat diakses secara online. Beberapa startup teknologi bekerja sama dengan para peternak di Indonesia. Melalui aplikasi atau website startup tersebut, kamu bisa memilih peternak yang akan kamu danai. 

 

Selain menguntungkan, investasi ini juga membantu para peternak untuk bisa membesarkan peternakannya. Artinya, selain berinvestasi kamu juga memberikan manfaat kepada orang lain. Beberapa platform startup yang paling recommended untuk investasi ternak online di antaranya Kandang.in, Vestifarm, desaternak.com, angon.id, dan TernaKu.

 

Artikel terkait: Seluk beluk investasi online

  1. Tertarik Investasi Reksadana Online? Cek Plus dan Minusnya, Ya!
  2. 4 Cara Mudah Investasi Saham Online untuk Para Investor Pemula
  3. Pilih Mana Investasi Emas Online atau Fisik? Ini Plus dan Minusnya

 

2. Nominal investasi yang ringan dan hasil yang didapat lebih bagus dari reksadana

Ternak online menjadi sebuah instrumen investasi yang menjanjikan dan mudah dilakukan bagi investor pemula. Nggak perlu uang banyak untuk mengikuti investasi yang satu ini. Ternak online menggunakan sistem slot yang artinya setiap kamu mengajukan investasi satu slot sama dengan membeli ⅙ bagian hewan ternak. 

 

Uang yang kamu investasikan akan dikumpulkan bersama uang dari investor lain sehingga terkumpul biaya untuk membeli satu ekor hewan ternak. Hewan tersebut kemudian akan dibesarkan oleh para peternak yang sudah terdaftar di platform online investasi ini. Setelah besar dan gemuk, hewan ternak kemudian dijual dan keuntungannya dibagikan kepada investor sesuai dengan porsi yang diatur masing-masing platform

 

Menariknya, investasi ternak online memberikan hasil yang terbilang tinggi dan cepat. Seperti melalui platform Vestifarm, kamu bisa mendapatkan keuntungan sebesar 3,5-16% dalam waktu 4 bulan saja. Kurun waktu ini jauh lebih besar dan cepat dari reksadana yang hanya 6,5% per tahun.

 

3. Bisa beternak tanpa memiliki kandang

Bagi kamu yang suka dengan dunia ternak, tapi belum bisa mewujudkannya karena kendala kandang dan akses untuk membesarkan hewan ternak, akan sangat terbantu dengan investasi ini. Melalui aplikasi online atau website, kamu bisa membesarkan ternakmu sendiri melalui para peternak pilihan yang sudah profesional dan berpengalaman bertahun-tahun. Kamu tinggal memantau dan menikmati hasilnya setelah hewan ternak bisa dijual lagi nantinya.

 

4. Memberikan manfaat sosial dengan investasi ternak online

Nggak hanya berguna bagi diri kamu yang nantinya akan mendapat keuntungan, berinvestasi di ternak online juga akan memberikan dampak sosial bagi masyarakat sekitar. Dengan laju produksi hewan ternak yang kencang, tentu kebutuhan masyarakat akan daging yang baik bisa terpenuhi. Daging dari hewan ternak yang sudah digemukkan peternak bisa didistribusikan untuk keperluan masyarakat akan konsumsi daging. Harganya pun bisa lebih terjangkau bagi masyarakat karena pasokan daging yang banyak.

 

Artikel terkait: Ide bisnis untukmu

  1. Meraup Untung dari Saham Peternakan Ayam, Mau?
  2. Melirik Bisnis Burger Kaya 5 Selebritis Tanah Air
  3. Meraih Untung Manis dari Bisnis Salad Buah dengan Modal Pinjam Uang Online

 

5. Membantu lebih dari 100 mitra peternak di seluruh Indonesia

Mitra peternak yang sudah bekerja sama dengan platform startup investasi ini pun sudah banyak. Seperti Kandang.in yang sudah bermitra dengan 100 peternak di seluruh Indonesia, meliputi Lombok, Jawa Barat, Blitar, Madura, Yogyakarta, Jawa Timur dan Tulungagung. 

 

Nggak tanggung-tanggung, dana sebesar kurang lebih Rp 5 miliar sudah mereka kelola untuk para peternak di Indonesia. Peternakan yang disasar pun ada berbagai macam seperti peternakan sapi, domba, ayam, ikan koi, hingga gurami. Peternak pun mendapatkan keuntungan dari bagi hasil yang disepakati bersama investor melalui platform ternak online.

 

Itulah lima seluk-beluk tentang ternak online yang keuntungannya sangat menggiurkan bagi investor. Apakah kamu juga tertarik dengan investasi ini? Yuk, kunjungi platform-platform investasi yang sudah saya rekomendasikan.