SWARA – Ingin mengikuti jejak senior pengacara terkenal seperti Hotman Paris Hutapea atau Ruhut Sitompul?Tidak hanya terkenal memiliki karir sebagai pengacara yang andal tetapi juga keduanya sukses mengelola keuangan. Berlimpah dengan aset-aset yang banyak tentunya dimulai dengan mengatur keuangan sejak dini. Berkaca pada pengacara papan atas tersebut, mungkin banyak dari antara kamu para lulusan baru sarjana hukum terinspirasi untuk menjadi pengacara kondang di kemudian hari nanti.

 

Jika kamu sudah berhasil menjadi seorang pengacara, akan terdapat banyak jatuh bangun seperti kasus yang sulit, bujet klien yang minim, staf pekerja yang kutu loncat, cakupan kasus yang sangat sempit, belum lagi jika harus berurusan dengan pihak kepolisian. Selain itu, untuk menjadi seorang pengacara biasanya kamu akan kesulitan untuk berkembang tanpa adanya hubungan kerja sama dengan firma lainnya. Jadi, bagaimana caranya kamu para pengacara muda untuk tetap cermat mengatur keuangan meski belum lama berkarier? Simak tips dan triknya di bawah ini!

 

1. Bayarlah utangmu sesegera mungkin

Dalam merintis karier sebagai seorang pengacara, kamu harus mengeluarkan sejumlah uang untuk bisa menunjang pekerjaanmu. Sebagai contohnya, sewa gedung, gaji untuk karyawan, biaya transportasi, serta pengurusan kasus-kasus hukum. Apabila kamu meminjam uang kepada bank atau lembaga instansi keuangan, bayarlah utangmu sesegera mungkin setelah kamu mendapat keuntungan. Setelah kamu melunasi utang-utangmu, barulah kamu bisa mulai berinvestasi.

 

Jagalah sebisa mungkin supaya kredit kamu nggak macet atau bermasalah. Jangan sampai reputasi firma kamu justru ikut tercemar karena kesalahanmu. Nggak etis kan firma kamu menyelesaikan kasus-kasus yang berkaitan dengan keuangan tapi di saat yang sama memiliki kredit yang macet?

 

2. Jangan lupa menabung dan berinvestasi

Dibandingkan rata-rata jenis pekerjaan lainnya, jika kamu sudah berhasil menjadi seorang pengacara, penghasilanmu akan berada lebih di atas pekerja eksekutif lainnya. Namun, sebisa mungkin jangan hamburkan uangmu untuk barang-barang mewah terlebih dahulu, melainkan terus menabung dan berinvestasi untuk masa depanmu. Kamu dapat melihat sosok Hotman Paris, meskipun karier kepengacaraannya sangat sukses seperti sekarang ini, Hotman Paris masih gencar untuk berinvestasi properti sebagai sumber pendapatannya yang lain.

 

Artikel terkait: Tips dan trik investasi bagi kamu yang berusia 20an

  1. 4 Alasan Kamu Harus Mulai Mencoba Investasi, Sekarang!
  2. 4 Langkah Investasi yang Wajib Dipahami Buat Kamu yang Berusia 20 Tahun
  3. Waspadai Kesalahan Investasi yang Biasa Dialami Umur 20-an

 

3. Perlengkapi dirimu dengan atribut seorang pengacara

Bila kamu berpikir hal ini kurang penting dan membuatmu boros, kamu salah! Pekerjaan sebagai seorang pengacara mengharuskanmu untuk terlihat berwibawa dan berkelas. Jadi, sempatkanlah dirimu untuk membeli jas, jam tangan, dan sepatu baru dengan kualitas serta merek terkenal untuk menjadi modal penampilanmu sebagai pengacara.

 

Selain untuk menunjang penampilanmu, kamu juga harus memperlengkapi kantor firma pengacaramu dengan banyak macam buku, seperti KUHP, undang-undang dasar, dan berbagai macam jenis buku hukum Indonesia seperti hukum agraria, hukum dagang, hukum hak cipta dan intelektual, dan masih banyak lagi. Percayalah, buku-buku tersebut suatu saat nanti pasti akan dibutuhkan ketika kamu mendapatkan jenis kasus tertentu.

 

4. Siapkanlah dana pensiun dan simpanan darurat

Mumpung kamu masih muda, sisihkanlah pendapatanmu untuk mengumpulkan dana pensiun dan simpanan darutat. Bayangkan, jika kamu dapat menabung Rp1 juta per bulannya mulai umur 25, saat berumur 65 tahun nanti kamu dapat mengumpulkan uang sekitar Rp2,4 milyar (dengan asumsi return 6%). Jangan lupa juga untuk menyiapkan simpanan dana darurat apabila sewaktu-waktu terjadi sesuatu dengan dirimu.

 

Artikel terkait: Yuk, tiru tips-tips sukses berbisnis dari tokoh-tokoh ini

  1. Mau Jadi Pengusaha Sukses? Ikuti Lima Tips dari Bob Sadino
  2. Sukses dan Inspiratif, Selebrita Amerika ini Berhasil Berbisnis Selain Berkecimpung di Dunia Hiburan
  3. 10 Tokoh Sukses dan Inspiratif yang Harus Kamu Ikuti di Instagram

 

5. Bangun relasi sebanyak-banyaknya dan terus belajar

Dengan kamu sudah membangun kantor firma sendiri, bukan berarti kamu bisa mengerjakan kasus-kasus hukum semuanya secara sendirian. Justru jika kamu malas membangun hubungan kerjasama dengan kantor firma hukum lainnya, bisa jadi kamu akan jarang mendapatkan kasus.

 

Selain itu, setiap kasus-kasus hukum memiliki pendekatan dan teknik penyelesaian yang berbeda-beda. Maka, jadikanlah itu sebagai kesempatan untuk menambah ilmu dan pengalaman, supaya bila di kemudian hari ada kasus yang mirip, kamu sudah tahu cara menyelesaikannya dengan cepat dan efisien.