Beranda > Finansial > 5 Alasan Kamu Harus Berhenti Mencari Pekerjaan dan Mulai Berbisnis

5 Alasan Kamu Harus Berhenti Mencari Pekerjaan dan Mulai Berbisnis

WINNY WITRA MAHARANI TUNAIKUWinny Witra Maharani
5 Alasan Kamu Harus Berhenti Mencari Pekerjaan dan Mulai Berbisniswatermark

TUNAIKU.COM – Kamu sekarang lagi sibuk berburu kerja? Datang ke setiap job fair, kirim resume ke sana-sini, dandan rapi demi wawancara. Pokoknya ritual lengkap deh. Hmm, alih-alih berburu pekerjaan kantoran,  kenapa nggak banting stir dan berbisnis aja?

 

Memang sih, jadi pekerja kantoran itu masih jadi dream job sebagian besar orang. Tapi, berprofesi sebagai seorang entrepreneur pun punya perks tersendiri. Walaupun agak bikin deg-degan saat harus memikirkan tantangan dan insting entrepreneurship yang wajib  terus diasah.

 

Tapi, kalau kamu teguh belajar dan tahu cara memanfaatkan resource sejuta umat; internet, kamu bisa kok mulai berbinis!

 

Supaya kamu makin yakin, nih saya berikan 5 alasan kamu harus berhenti mencari pekerjaan dan mulai berbisnis!

 

Artikel terkait: yang dibutuhkan seorang entrepreneur selain modal duit

  1. Punya Bisnis Online? Pastikan di Smartphone-mu Ada 6 Aplikasi Penting Ini
  2. Ingin Merealisasikan Ide Bisnismu? Lakukan 7 Cara Ini!
  3. 7 Pelajaran Tentang Bisnis dan Kehidupan yang Bisa Diambil dari Kartun

 

1. Kamu bisa BEBAS

Buka bisnis sendiri berarti kamu bekerja untukmu sendiri. Kamu bisa balas email, bikin laporan keuangan, meeting dengan klien atau calon partner, di mana saja, kafe. restoran. di rumah, asal tetap sopan-pantas, nggak masalah.

 

Pengecualian, jika seandainya kamu punya offline store yang harus ditangani. But still, masih tetap bebas, kok.

 

Bandingkan dengan iklim kerja kantoran di mana kamu harus mematuhi aturan baku dari perusahaan dan bos. Punya bisnis sendiri, berarti ya bosnya dirimu sendiri. Kamu bisa atur jadwal, mau ngapain, mau ke mana dan kapan, bebas! Belum lagi jika ternyata pekerjaan yang kamu geluti itu nggak sepenuhnya kamu nikmati. Yang ada malah merasa tertekan.

 

Seperti yang pernah didengungkan oleh Simon Sinek, Working hard for something we don’t care about is called stress. Working hard for something we love is called passion.”

 

2. Memulai bisnis pribadi itu lebih simpel

Saya tahu betapa ribetnya mencari pekerjaan itu. Harus mempersiapkan resume, mengirimkannya ke semua perusahaan incaran. Harus wawancara dan ikut bermacam tes. Sebulan saya menjalani udah cukup bikin tertekan. Hehe.

 

Berbanding terbalik dengan saat akan memulai bisnis sendiri. Cuma butuh waktu sebentar untuk membuat online store atau belajar cara memonetisasi blog.  

 

3. Kamu punya banyak kesempatan untuk memaksimalkan potensi dan skill

Beruntunglah mereka yang memiliki perusahaan yang tahu benar caranya memotivasi bawahan dan membekali mereka dengan skill baru. Dengan kata lain, when you’re working for someone else, you can only grow as much as they let you.

 

Lain halnya saat kamu punya bisnis sendiri. Kamu bisa berkembang dan memaksimalkan potensi, sejauh dan sebesar yang kamu mau. Karena toh, semuanya tergantung seberapa tekun kamu belajar.

 

KTA, tunaiku, pinjaman online, pinjaman tunai mudah dan cepat tanpa agunan, pinjaman tanpa jaminan, amar bank indonesia, kredit mudah dan cepat tanpa agunan, kredit tanpa jaminan, mulai berbisnis, keuntungan berbisnis

 

4. Kamu akan merasa lebih puas dan bangga atas pencapaianmu

Seorang pekerja kantoran pun memang bisa merasa bangga atas pencapaiannya. Apalagi kalau bisa jadi employee of the year. Namun, nggak dapat dipungkiri. Rasanya tuh, beda dengan saat kita berhasil membuat sesuatu dari tangan sendiri untuk diri sendiri. Ibarat kata, yang DIY emang lebih berasa dibandingkan beli di toko sebelah!

 

Artikel terkait: Buka bisnis WO, yuk!

  1. 4 Tips Memulai Bisnis Wedding Organizer, Ikuti Langkah Suksesnya!
  2. Catat, 5 Kemampuan yang Wajib Dimiliki Oleh Wedding Planner Sukses
  3. 5 Ide Bisnis Pernikahan yang Potensial, Cukup dengan Modal Semangat

5. Kamu nggak perlu repot jadi kutu loncat

Milenial rata-rata cuma butuh waktu 3 tahun di satu perusahaan, sebelum memutuskan pindah ke yang lain. Alias, kutu loncat. Beberapa ada yang sengaja resign, beberapa ada yang bahkan ‘dicuri’ perusahaan lain. Pola yang seperti ini justru bikin capek gak sih, sebenarnya?

 

Bandingkan jika kamu punya bisnis sendiri. Sesuatu yang benar-benar kamu enjoy. Bisnis kuliner misalnya. Dari sekadar masak sendiri di dapur, jika bisnismu lancar kamu bisa punya usaha katering untuk skala yang lebih besar.  

 

Terdengar masuk akal nggak untukmu? Jika kamu setuju, mungkin memang sudah saatnya kamu stop mengedit resume dan mulai berbisnis aja.

 

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya. Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp2-20 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-20 bulan. Yuk, ajukan pinjamanmu sekarang!

 

 


Populer

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett