Pada zaman sekarang , dilihatnya anak muda sudah jarang mengkonsumsi air putih dan lebih memilih untuk mengkonsumsi minuman yang berwarna. Ini bisa menyebabkan masalah pada ginjal.
Ginjal yang sehat akan berdampak baik. Ginjal memegang peranan krusial dalam tubuh kita, ginjal juga memiliki fungsi untuk menyaring/membuang limbah yang ada ditubuh kita.
Selain itu fungsi ginjal menjaga keseimbangan air, mengatur tekanan darah dan kadar garam. Tanpa keseimbangan, maka akan terjadi masalah pada ginjal sehingga bisa menyebabkan gagal ginjal. Maka dari itu kita perlu mengetahui penyebab dan ciri-ciri gagal ginjal.
Gagal ginjal merupakan penyakit yang mematikan, banyak anak muda hingga tua mengidap penyakit ini. Anak muda bisa saja terkena gagal ginjal apabila mempunyai penyakit turunan, tekanan darah tinggi, diabetes, merokok, alkohol, dan lain-lain.
Ginjal juga memiliki pengertian sebagai berikut ginjal (Ren) adalah suatu organ yang mempunyai peran penting dalam mengatur keseimbangan air dan metabolit dalam tubuh dan mempertahankan keseimbangan asam basa dalam darah.
Produk sisa berupa urin akan meninggalkan ginjal menuju saluran kemih untuk dikeluarkan dari tubuh. Ginjal terletak di belakang peritoneum sehingga disebut organ retroperitoneal
Selain fungsi yang diatas fungsi ginjal juga sangat banyak bagi tubuh mnausia yaitu:
1. Mengekskresikan zat-zat yang merugikan bagi tubuh
Contohnya seperti urea, asam urat, amoniak, kreatinin, garam anorganik, bakteri dan juga obat-obatan.
Jika zat-zat ini tidak diekskresikan oleh ginjal, maka tubuh akan diracuni oleh kotoran yang dihasilkan oleh tubuhnya sendiri. Bagian ginjal yang berfungsi untuk menyaring adalah nefron.
2) Mengekskresikan kelebihan gula dalam darah
3) Membantu keseimbangan air dalam tubuh, yaitu mempertahankan tekanan osmotik ekstraseluler
4) Mengatur konsentrasi garam dalam darah dan keseimbangan asambasa darah
5) Ginjal mempertahankan pH plasma
PH plasma darah disarankan untuk dipertahankan pada kisaran 7,4 melalui pertukaran ion hidtronium dan hidroksil. Akibatnya, urin yang dihasilkan dapat bersifat asam pada pH 5 atau alkalis pada pH 8.
Penyebab gagal ginjal akut
Gagal ginjal akut adalah kerusakan ginjal yang parah yang hanya terjadi selama beberapa jam atau hari. Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan gagal ginjal akut, antara lain:
- Berkurangnya aliran darah ke ginjal, misalnya karena pendarahan dan dehidrasi berat atau syok
- Ginjal terluka parah
- Luka bakar parah
- Penyakit tertentu, seperti glomerulonefritis, infeksi ginjal, penyakit jantung, serangan jantung, gagal hati, batu ginjal, dan kanker ginjal
- Komplikasi hipertensi akibat hipertensi berat yang tidak diobati
- Infeksi berat, seperti sepsis
- Alergi berat (reaksi alergi)
- Baru-baru ini menjalani operasi besar
Selain hal di atas, gagal ginjal akut juga dapat disebabkan oleh interaksi obat, overdosis obat, dan efek samping obat tertentu, seperti kemoterapi, obat anti inflamasi (NSAID), antibiotik, lithium, herbal atau suplemen, dan kontras agen Untuk pemeriksaan radiologi, seperti CT scan dan MRI.
Terkadang, penimbunan zat tertentu di dalam tubuh (seperti asam oksalat) juga bisa menyebabkan gagal ginjal akut.
Penyebab gagal ginjal kronis
Bila ginjal mengalami kerusakan dalam waktu yang lama maka akan terjadi gagal ginjal kronik, lama kelamaan ginjal akan mengalami kerusakan yang parah dan permanen. Jika ginjal rusak selama lebih dari 3 bulan, itu disebut gagal ginjal kronis.
Berikut ini adalah beberapa kondisi yang menyebabkan gagal ginjal kronis:
- Menderita diabetes atau tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol.
- Memiliki penyakit autoimun, seperti lupus.
- Menderita penyakit ginjal, seperti penyakit ginjal polikistik, sindrom nefritis, glomerulonefritis, batu ginjal, atau infeksi ginjal berulang.
- Ada masalah dengan prostat.
- Memiliki riwayat keluarga dengan penyakit ginjal.
- Obesitas.
- Memiliki kebiasaan merokok
Ciri-ciri Gejala Gagal Ginjal
Saat mengalami gagal ginjal akut atau kronis, seseorang mungkin mengalami keluhan sebagai berikut:
- Pembengkakan pada wajah dan tubuh.
- Frekuensi buang air kecil berkurang atau tidak buang air kecil sama sekali.
- Sulit bernafas.
- Kelelahan dan kekurangan energi.
- Mual dan muntah.
- Nafsu makan menurun.
- Kesulitan berkonsentrasi.
- Sering mengantuk.
- Warna kulit pucat.
- Kejang.
- Kehilangan kesadaran atau koma.
Jika Anda menemukan beberapa keluhan utama yang disebutkan di atas, terutama jika Anda memiliki penyakit penyerta atau faktor yang dapat menyebabkan gagal ginjal, maka Anda perlu segera memeriksakan diri ke dokter.
Semakin cepat pemeriksaan dilakukan, harapannya kerusakan ginjal dapat segera ditangani. Hal ini penting untuk mencegah kerusakan lebih lanjut berkembang menjadi gagal ginjal stadium akhir.
Pada tahap ini, ginjal benar-benar tidak dapat dioperasi, dan pasien dalam kondisi ini memerlukan dialisis konvensional atau transplantasi ginjal untuk mengembalikan fungsi ginjal.
Apa Saja Langkah Pencegahannya?
Karena tingginya kemungkinan terjadinya kerusakan permanen, maka perlu menjaga kesehatan ginjal agar tidak mudah rusak dan terpapar penyakit yang dapat menyebabkan gagal ginjal.
Untuk mencegah gagal ginjal, Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut:
- Menerapkan pola hidup sehat, seperti banyak minum air putih, tidak merokok dan menghindari rokok, tidak minum minuman beralkohol dan berolahraga secara teratur.
- Makan makanan sehat seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan lemak sehat, dan jauhi makanan yang menyebabkan gagal ginjal.
- Pemeriksaan kesehatan rutin dilakukan setiap tahun untuk memantau kondisi ginjal, terutama bagi penderita penyakit tertentu, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi.
- Hindari overdosis obat-obatan, produk kesehatan atau obat-obatan herbal tanpa nasihat medis.
- Bagi penderita diabetes, tekanan darah tinggi, dan jenis penyakit ginjal lainnya.
Swara Kamu merupakan wadah untuk menyalurkan inspirasi, edukasi, dan kreasi lewat tulisanmu. Kamu bisa menyampaikan pendapat, pemikiran, atau informasi menarik seputar finansial dan karier. Setiap artikel Swara Kamu menjadi tanggung jawab penulis karena merupakan opini pribadi penulis. Tim Swara tidak dapat menjamin validitas dan akurasi informasi yang ditulis oleh masing-masing penulis.
Ingin ikut berbagi inspirasi? Langsung daftarkan dirimu sebagai penulis Swara Kamu di sini!