SWARA – Siapa pun orangnya pasti hanya menginginkan pernikahan terjadi satu kali seumur hidup. Untuk itu, dalam memutuskan dengan siapa menikah pastilah membutuhkan waktu untuk berpikir lebih matang. Hal yang sama juga berlaku soal waktu menikah.
Memutuskan kapan waktu yang tepat untuk menikah berkaitan dengan kesiapan pasangan. Apakah kamu dan pasangan saat ini sudah merasa yakin siap menikah? Well, saya yakin kamu pasti bingung menjawabnya.
Sebenarnya, dalam menentukan kesiapan menikah itu kalian bisa mengeceknya dengan menanyakan beberapa pertanyaan. Beberapa pertanyaan itu juga bisa dijadikan pertimbangan untuk menikah nantinya. Kira-kira apa sajakah?
1. Bagaimana kondisi finansialmu?
Kehidupan berumah tangga memang nggak bisa dijauhkan dari kondisi finansial. Mau nggak mau, kondisi finansial sangat berpengaruh terhadap keharmonisan rumah tanggamu. Tentu kamu sudah sering mendengar adanya pasangan yang bercerai karena kondisi finansial, kan?
Artikel Terkait: Faktor Finansial Memengaruhi Hubungan dengan Pasangan
- Belajar dari Crazy Rich Asian, Ini Alasan Penting Saling Paham Status Keuangan Pasangan
- 10 Kesalahan Dalam Mengatur Keuangan yang Sering Dilakukan Pengantin Baru
- Ini 5 Alasan Uang Bukanlah Masalah Besar Dalam Suatu Hubungan
Lalu, apakah saat ini kamu belum cukup mapan? Kalaupun sudah mapan, apakah dalam pengelolaan keuangan kamu cukup stabil? Kalau sampai sekarang kamu masih suka menghambur-hamburkan uang, jatuh miskin setelah akhir bulan, kacau dalam pengelolaan, ada baiknya berpikir ulang dan segera melakukan koreksi.
2. Semandiri apa kamu dalam mengambil keputusan?
Selama ini, apakah kalian sudah mampu mengambil keputusan besar sendiri? Nantinya, setelah menikah kalian akan dihadapkan dengan berbagai pilihan yang butuh keputusan besar. Jika sampai saat ini kalian belum cukup mampu untuk itu, ada baiknya berpikir ulang juga!
3. Sudah tahu visi misi ke depan?
Kehidupan berumah tangga ke depan memang harus sudah direncanakan sebelum pernikahan. Kamu harus menyamakan visi misi ke depan dengan pasangan. Akan tinggal di mana nantinya? Bagaimana menghadapi dunia kerja yang mungkin mengharuskan kalian berjarak? Memutuskan KPR atau membeli rumah lunas, rencana memiliki momongan, dan lain sebagainya. Jadi, sudahkah kalian menyamakan visi dan misi itu? Atau jangan-jangan kalian masih sering beda pendapat?
4. Masih suka menunda pekerjaan?
Saat masih single mungkin kamu memang bisa menunda-nunda pekerjaan. Namun, jika sudah menikah nanti, apakah kamu akan sesantai sekarang? Tentu saja nggak! Kalau suamimu harus segera berangkat kerja, kamu harus segera menyiapkan pakaian dan sarapan. Kalau anakmu menangis minta disusui kamu pun harus segera datang. Jadi, apakah kamu masih suka bermalas-malasan dan menunda pekerjaan?
5. Bisa mengendalikan emosi?
Masih suka emosian dan labil? Itu namanya masih ABG. Kalau sudah menikah kamu nggak boleh seperti itu. Masak, di depan suami dan mertua kamu masih suka emosian dan labil? So, kematangan emosi menjadi salah satu pertimbangan kesiapan kamu menikah, ya.
6. Masih terlalu memikirkan suatu masalah?
Mungkin saat ini kamu menghadapi suatu permasalahan. Misalnya pekerjaan, persahabatan, atau apa pun itu yang membuat kamu terlalu berlarut dan justru terlalu memikirkannya? Padahal, nanti ketika sudah menikah, masalah yang akan dihadapi lebih besar lagi.
Artikel Terkait: Lakukan Ini Saat Stres Melanda
- Kata Zodiak, Begini Cara Mengatur Pekerjaan yang Pas Agar Tidak Stres
- Cara Masing-masing Zodiak untuk Mengatasi Stres
- 5 Tips Atasi Stres Kembali Bekerja Setelah Cuti Lebaran
Itu dia beberapa pertimbangan sebelum kamu memutuskan untuk menikah. Bagaimana, sudah benar-benar siap?