Beranda > Gaya Hidup > Jurus Kompak Besarkan Anak Bersama dengan Mertua

Jurus Kompak Besarkan Anak Bersama dengan Mertua

HENDRATANU WIJAYAHendratanu Wijaya
Jurus Kompak Besarkan Anak Bersama dengan Mertuawatermark

TUNAIKU.COM – Ketika menikah, tentu kamu sudah memikirkan tempat tinggal bersama pasangan. Ada yang sudah memiliki rumah untuk membina keluarga kecilmu, ada pula yang memutuskan untuk sementara menyewa sebelum membeli, selain itu nggak menutup kemungkinan juga untuk sementara waktu tinggal bersama mertua sebelum membeli rumah.

 

Tinggal bersama mertua mungkin nggak selamanya karena kamu menumpang. Namun, bisa saja karena memang sudah kesepakatan kamu dengan pasangan untuk membawa serta mertua untuk tinggal bersama.

 

Artikel terkait: Tips jitu agar akrab dengan mertua

  1. Tipe-tipe Mertua yang Perlu Kamu Tahu dan Cara Menghadapinya
  2. 6 Topik Pembicaraan yang Bisa Bikin Kita Akrab dengan Calon Mertua
  3. 5 Ide Kado Berkesan untuk Mertua di Ulang Tahun Pernikahan Mereka

 

Memang nggak selamanya buruk, tinggal dengan mertua juga memiliki banyak keuntungan. Namun, juga bukan tanpa masalah. Salah satu masalah yang kerap muncul apabila tinggal bersama mertua ialah, perkara mendidik anak.

 

Satu hal yang sudah pasti akan kamu jumpai adalah, dalam mendidik anak kamu akan selalu mendapat instruksi dari mertuamu. Apalagi kalau itu merupakan cucu pertama bagi mereka. Lebih repotnya lagi ialah ketika mereka terkesan lebih posesif dalam memberikan kasih sayangnya.

 

Perbedaan pendapat dan model mendidik anak antara kamu dan mertua bisa saja terjadi. Terlebih kalau mengingat kamu yang kini hidup di zaman yang berbeda dengan mertua terkait kemudahan mendapat informasi dan referensi. Termasuk perihal cara mendidik anak.

 

Nah, agar perihal mendidik anak yang benar enggak bikin perkara dengan mertua, cobalah untuk bicarakan dengan pasangan lalu terapkan beberapa tips berikut ini antara kamu, pasangan dan mertua.

 

1. Bertukar pikiran dengan pasangan terlebih dahulu tentang pola pengasuhan yang tepat

Sebelum atau menjelang masa kehamilan, bahkan bila perlu ketika mempersiapkan landasan kehidupan berkeluarga, rembukkan dahulu dengan pasanganmu mengenai apa-apa saja model kehidupan berkeluarga yang kalian inginkan. Termasuk di antaranya ialah pola pengasuhan anak.

 

Ketika kamu dan pasangan sudah menyepakati semua poin dan model kehidupan berkeluarga, nggak ada salahnya kalian sampaikan pada mertua untuk menjelaskan, salah satunya mengenai pola pengasuhan anak yang kamu dan pasangan inginkan. Dengan demikian, hal ini dapat sedikit minimalisasi peluang terjadinya kesalahpahaman dengan mertua ketika terjadi perbedaan pola pengasuhan.

 

2. Menolak secara tegas namun santun apabila mertua menentang apa yang kamu dan pasangan sudah sepakati sebelumnya

Kalau kamu nggak nyaman ketika perkara pola pengasuhan anak mendapat campur tangan terlalu jauh dari mertua, maka sebaiknya kamu bicarakan dari hati ke hati untuk menjelaskan niat tersebut.

 

Nggak perlu secara mentah menolak, melainkan dengan sebuah kesepakatan. Kamu bisa meminta waktu kepada mertua untuk membuktikan apa yang sudah kamu sepakati dengan pasangan sebagai “orang tua”, peran dan suaranya perlu didengar oleh anak-anaknya.

 

3. Tunjukanlah sikap tegas dan positif terhadap mertua

Biasanya hal ini merujuk pada polah tingkah si buah hati. Ketika si anak berbuat hal-hal yang nggak baik, maka sudah pasti mata dan pikiran mertua tertuju pada kamu sebagai orangtua. Namun, jika sebaliknya anak tumbuh dengan baik maka mertua justru akan mengacungkan jempol untuk kamu.

 

Jadi, kuncinya, kamu sebagai orang tua perlu menunjukan sikap tegas dan positif perihal pola mengasuh anak terhadap mertua.

 

1

Mobile Site CTA

4. Coba untuk juga menerapkan pola asuh yang disarankan mertua

Kalau memang pola asuh yang mertua sarankan benar dan masuk akal menurut kamu dan pasangan, maka nggak ada salahnya untuk menerapkannya sebagai metode tambahan dari pola asuh yang kalian sepakati. Hanya saja pastikan sebelumnya kalau si buah hati merasa nyaman, nggak tertekan dan bahagia.

 

Artikel terkait: Baru membina keluarga? Perhatikan hal-hal berikut yuk

  1. 10 Tantangan Besar yang Sering dialami di Tahun Pertama Menjadi Ibu
  2. Apa Saja yang Dapat Dilakukan untuk Menghemat Pemakaian Listrik di Rumah?
  3. Untuk Pasangan Baru, Prioritas Keuangan Ini Nggak Boleh Kamu Lupakan

 

5. Minta agar mertua menerapkan pula pola asuh yang kamu dan pasangan sudah sepakati sebelumnya

Ketika mertua menyarankan kepadamu untuk menerapkan pola asuhnya kepada si buah hati, maka cobalah juga untuk meminta mertua menerapkan pula pola asuh yang kamu dan pasanganmu sepakati sebelumnya.

 

Dengan demikian, baik mertua maupun orang tua benar-benar mengerti pola asuh tersebut sesuai atau enggak untuk diterapkan pada cucunya. Apabila sudah berjalan seperti ini, jangan sungkan atau menolak untuk saling memberi koreksi tanpa harus terkesan menyalahkan satu sama lain.

 

Lima tips di atas bisa sangat bermanfaat untuk menengahi perkara pengasuhan anak yang tepat, baik bagi kamu dan pasangan sebagai orang tua maupun kepada mertua masing-masing. Namun, jangan lupa untuk menyampaikan semua niat dengan komunikasi yang baik pula.

 

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya.

Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp2-20 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-20 bulan. Yuk, ajukan pinjamanmu sekarang!


Populer

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett