Beranda > Gaya Hidup > 5 Tempat Makan Murah di Jakarta Selatan. Nongkrong Kenyang!

5 Tempat Makan Murah di Jakarta Selatan. Nongkrong Kenyang!

HENDRATANU WIJAYAHendratanu Wijaya
5 Tempat Makan Murah di Jakarta Selatan. Nongkrong Kenyang!watermark

TUNAIKU.COM – Jika berbicara soal Jakarta tentu yang pertama kali terintas adalah aktivitas kota yang seakan nggak ada matinya. 24 jam satu hari, 7 hari dalam seminggu, Jakarta seakan nggak mengizinkan penghuninya untuk beristirahat.

 

Meski demikian, hiruk pikuk kota ini juga diwarnai oleh berbagai kuliner yang beraneka ragam, dari yang paling murah hingga yang paling mahal sekalipun. Berbagai jenis kuliner, baik lokal maupun yang berasal dari negeri lain, ada di setiap sudut kota. Jadi, kamu nggak perlu takut kelaparan atau kehabisan menu untuk disantap di kota ini.

 

Menjelajah Jakarta nggak lengkap kalau hanya menikmati megahnya gedung-gedung bertingkat atau pendar lampu-lampu saat malam. Wisata kuliner harus banget kamu jelajahi untuk mengenal Jakarta lebih baik. Dijamin, meski kamu sering dibuat emosi oleh jalanan Jakarta yang terlampau beringas, kuliner Jakarta akan membuat kamu kangen barang satu menit kamu meninggalkan kota ini.

 

Sebagai destinasi pertama saat menjelajah kuliner Jakarta, mungkin sisi selatan Jakarta bisa kamu jadikan swiping area pertama. Kenapa? Jakarta Selatan boleh dibilang sisi kota yang paling banyak diisi oleh tempat makan yang sekaligus asik untuk nongkrong. Penasaran? Yuk langsung saja.

 

1. Gulai Tikungan (Gultik) – Blok M

In Indonesia, sometimes the best can be found somewhere in the street .. .. #streetfood #gultik #foodgasm

Sebuah kiriman dibagikan oleh Rozy Aldilasa (@sirozy) pada

Tempat makan ini tentu sudah nggak asing buat kamu. Nggak hanya jadi favorit bagi anak-anak selatan (sebutan bagi yang tinggal di Jakarta Selatan), Gultik atau gulai tikungan ini jadi favorit hampir semua orang Jakarta.

 

Terletak di jantung kawasan Blok M, tepatnya di pinggiran jalan kawasan Mahakam. Saat berkunjung, kamu akan langsung disambut kuali besar berisi gulai sapi khas Solo yang selau dipanaskan oleh penjajanya.

 

Di sini, kamu akan disergap semerbak wangi rempah yang membumbung bersamaan dengan uap gulai saat penutup kuali dibuka. Penyajiannya sangat sederhana, nasi di piringmu akan diguyur oleh air kuah dan daging sapi dari gulai. Untuk memaksimalkan rasa, racikan kecap, sambal, dan kerupuk serta bawang goreng ditaburkan di atasnya sesuai keinginan kamu.

 

Artikel terkait: Icip-icip kuliner khas daerah yuk

  1. Ini Dia 10 Kuliner Hits Kota Semarang yang Wajib Dicicip
  2. 5 Wisata Kuliner Surabaya yang Wajib Dikunjungi dan Dicoba
  3. Rekomendasi 10 Restoran di Jakarta yang Nyaman Dikunjungi Bareng Keluarga

 

2. Sate Taichan – Senayan

Jalanan Senayan berubah saat lampu-lampu jalan mulai dihidupkan. Di kawasan ini, saat malam tiba, kepulan asap putih membumbung dari tenda-tenda penjual sate di pinggiran jalan Senayan.

 

Lokasi dekat lapangan panahan Senayan ini dipadati oleh banyak sekali penjual sate Taichan. Sebelumnya, memang lokasi ini kerap dijadikan tempat untuk sekadar nongkrong menikmati pendar lampu kota dan dingin malam kota Jakarta. Tapi, sejak beberapa tahun belakangan, ada yang berubah di tempat ini. Ya! Kumpulan penjual sate menyulap tempat ini menjadi lebih lengkap untuk nggak sekadar dijadikan tempat nongkrong.

 

Sate Taichan namanya. Jika lazimnya sate berwarna kecoklatan karena bermandikan bumbu kacang, sate jenis ini justru berwarna putih layaknya daging ayam pada umumnya. Inilah yang menjadi ciri khas sate Taichan, ciri khas lainnya adalah bumbu pelengkap rasa satenya, nuansa rasa asam dan gurih berpadu selintasan rasa pedas menjadi alasan mengapa sate Taichan begitu digandrungi di Jakarta. Sampai-sampai warga Jakarta maklum dan nggak keberatan jika terjebak kemacetan saat melintas jalanan belakang lapangan panahan Senayan karena saking membludaknya pembeli sate Taichan ini.

 

cat 2 baru

 

3. Pasar Santa – Kebayoran Baru

Pasar Santa merupakan salah satu pasar tradisional yang terletak di Jalan Cipaku, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pasar Santa merubah image pasar tradisional yang dulu pengunjungnya mayoritas orang tua menjadi anak muda. Pasar ini bukan tergolong pasar baru, namun telah berdiri semenjak tahun 1971 dan bentuknya tidak permanen. Baru pada tahun 2007 pasar senior ini dibuat permanen dengan 1151 tempat usaha di dlmnya. Pada th 2007-2014, rupanya pasar ini sepi pengunjung. Hal ini yang membuat pengelola psr menggaet komunitas kopi dan piringan hitam untuk bergabung. Semenjak itu pula byk org berbongdong untuk menyewa lapak di pasar ini, dan pasar santa mengubah namanya menjadi Santa Modern Market. ini adalah beberapa contoh makanan yang cukup populer di Pasar Santa, 😉 *kalau menurut saya, nasi lidah cabe hijau mommadon dan claypot popo recommended 😉 *

Sebuah kiriman dibagikan oleh yaskitchen (@yas_kitchen) pada

Memang sekarang tempat makan ini sudah nggak seramai saat awal “nge-hits”. Tapi, kejayaan Pasar Santa belum habis. Lokasinya ada di kawasan Jl Cisanggiri II, Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Di sini kamu nggak akan menemukan sembako atau sayur mayur layaknya pasar tradisional pada umumnya.

 

Sejak direvitalisasi pada tahun 2014, pasar ini disulap menjadi salah satu pusat kuliner urban dan tempat nongkrong di Jakarta Selatan. Letaknya agak tersembunyi memang, tapi, setibanya di sana, bangunan yang dulunya digunakan sebagai pasar tradisional ini akan menyambut kamu dengan berbagai macam kuliner unik seperti Hotdog/Burger hitam, Taco dan Guesadilla, serta berbagai coffee shop.

 

Selain kedai kuliner, kamu juga bisa menemukan beberapa kedai yang menjual barang-barang unik seperti vinyl piringan hitam, perlengkapan rokok elektrik, produk fashion, dan berbagai produk khas masyarakat urban lainnya.

 

4. Pujasera Blok S – Kebayoran Baru

Bakso Bang Kumis Blok S yg femes sangad #bakso #bloks #kulinerbloks #meatballs

Sebuah kiriman dibagikan oleh Eny W Mustadji (@missiswibowo) pada

Masih di Kebayoran Baru, sedikit bergeser ke arah lapangan Blok S, di baliknya kamu akan menemukan deretan kedai makanan yang selain dijadikan lokasi untuk makan, juga dijadikan tempat nongkrong anak muda Jakarta.

 

Saking nge-hits-nya, Mantan Wakil Gubernur DKI non-aktif petahana Djarot Saiful Hidayat menyebut beberapa kuliner yang menjadi primadona di kawasan tersebut, seperti Bakso, Somay, Es Podeng. Tapi, jangan khawatir, nggak cuma itu saja yang enak, masih ada beberapa kuliner lainnya yang wajib banget kamu icip.

 

Artikel terkait: Seputar kuliner

  1. 5 Kiat Sukses dalam Berbisnis dari Gibran Rakabuming
  2. Bondan Winarno, Maestro Maknyus Kuliner yang Jago Berbisnis
  3. 10 Ide Bisnis dengan Modal Rp 20juta, Langsung Gunakan Pinjaman Tunaiku!

 

5. Sate Apjay – Panglima Polim

Sate yang satu ini sangat populer di kalangan penikmat kuliner sate. Nggak heran, eksistensi sate ini dimulai sudah sejak 1971. Tahukah? Selama itu bercokol di dunia kuliner Jakarta, sate Apjay mengandalkan resep turun temurun yang selalu dipertahankan oleh kedainya.

 

Meski demikian, banyak yang salah kedai lho. Lokasi kedai sate ini ada di kawasan Panglima Polim, letaknya tepat di depan Apotik Jaya (kini apotik Century).

 

Soal rasa, dari semua sate yang sudah pernah saya icip, sate Apjay menurut saya adalah juara sate di Jakarta. Jika lazimnya sate ayam menggunakan lemak untuk memenuhi tusukan dan menghasilkan aroma wangi, di Sate Apjay menggunakan minyak hasil sulingan kacang dan jeruk nipis untuk aroma wangi khas satenya. Selain itu, penggemar sate juga bisa mencoba menu khas dari kedai ini, sate telur. Untuk sate telurnya sendiri terdiri dari telur ayam dan bagian kulit. Telur ini menggunakan telur ayam yang masih tertinggal di perut ayam, sehingga hanya terdiri dari kuning telur.

 

Nah, sebentar lagi kan akan masuk di musim libur panjang. Buat kamu yang sudah merencanakan liburan ke Jakarta, kamu nggak perlu lagi bingung akan makan di mana. Nggak melulu di mall untuk makan, ke lima destinasi wisata kuliner yang ada di atas boleh banget kamu kunjungi. Dijamin nggak akan kecewa. Satu-satunya yang akan membuatmu kecewa adalah kamu harus pulang dan meninggalkan kuliner-kuliner enak Jakarta Selatan.

 

Bicara soal liburan, bujet tentu penting untuk dipikirkan. Tambah dana liburan akhir tahunmu dengan pinjaman Tunaiku.

 

Ajukan pinjaman uang tanpa agunan, tanpa kartu kredit hanya di Tunaiku sekarang juga!

Pinjaman dari Rp2-20 juta yang dapat diangsur mulai 6-20 bulan. Butuh pinjaman tunai tanpa ribet? Ajukan pinjaman tunaimu di sini!

 


 

Populer

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett