SWARA – Selama sebulan berpuasa, tentunya kamu akan menemukan beberapa perubahan yang akan terjadi pada aktivitas keseharian. Salah satu yang paling mencolok dari perubahan tersebut adalah mengenai pengeluaran keuanganmu.

 

Memasuki minggu kedua Ramadan, seharusnya kamu sudah lebih jago dalam memperhitungkan kembali pengeluaran-pengeluaran yang telah kamu lakukan. Kamu harusnya sudah bisa lebih disiplin dan pandai dalam mengatur keuangan selama Ramadan ini.

 

Dua tipe yang berlawanan, kamu yang mana?

 

Dalam kesempatan Ramadan ini, kita bisa menemukan dua tipe orang yang berbeda. Satu, orang yang lebih hemat, dan kedua, orang yang justru lebih boros saat Ramadan tiba.

 

Kedua hal tersebut tentunya tergantung pada kebiasaan dari masing-masing orang. Apakah dia bisa berhemat, atau justru mengeluarkan lebih banyak uang untuk berbagai keperluan di bulan puasa, seperti buka puasa bersama?

 

Artikel Terkait: Ragam menarik tentang sedekah dan pahala

  1. Ini Dia 5 Lembaga Donasi yang Bisa Jadi Penyalur Sedekahmu
  2. Jangan Ragu Buat Sedekah, karena Kebiasaan Ini akan Mendatangkan Berkah
  3. Sambut Bulan Ramadan, Lakukan 6 Hal Ini Agar Menambah Pahala

 

Gunakan kesempatan bulan yang penuh berkah ini!

 

Di bulan yang penuh berkah ini, untuk para muslim secara khusus, disarankan untuk lebih banyak melakukan kebaikan. Kebaikan yang dimaksud antara lain, perbanyak ibadah, berbuat baik kepada orang lain, dan sedekah.

 

Nah, di poin perbanyak sedekah, kamu bisa gunakan kesempatan Ramadan ini untuk bisa berbagi dengan orang-orang di sekitar. Pasalnya, di bulan Ramadan ini, kamu akan lebih banyak berjumpa dengan berbagai cara dan kesempatan untuk bisa berbagi dengan orang-orang sekitar.

 

Bagaimana caranya biar bisa perbanyak sedekah?

 

Supaya kamu bisa perbanyak sedekah, tentunya kamu harus bisa mengatur pengeluaran harian. Mengapa? Agar sedekah yang kamu keluarkan bisa sejalan dengan berbagai pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

 

Nah, cara yang paling mudah adalah dengan mengatur ulang pengeluaran harian.

 

Kamu bisa buat pola pengeluaran yang baru untuk dapat menambah dana khusus sedekah. Jika kamu bisa hemat dan konsisten, niscaya bisa bersedekah dengan lebih leluasa.

 

Cek pengeluaran harian!

 

Selama bulan puasa, tentunya kamu akan mengalami perubahan dalam hal pengeluaran harian. Perubahan tersebut bisa terlihat dari tidak adanya pengeluaran untuk makan siang.

 

Dari pernyataan di atas, seharusnya kamu sudah bisa untuk lebih berhemat, dong? Namun, mengapa masih banyak yang justru lebih boros saat Ramadan?

 

Jawabannya adalah karena seseorang tersebut terlalu boros saat berbuka puasa.

 

Berbuka puasa yang terlalu berlebihan, tentunya akan mudah menguras kantong dan dompetmu. Mengapa? Karena, bisa saja seseorang tersebut akan makan dalam beberapa “ronde”.

 

Mulai dari makanan pembuka atau takjil, dilanjut dengan makanan utama, dan ditutup dengan makanan pencuci mulut.

 

Jika ketiga jenis makanan tersebut bisa kamu konsumsi selama 30 hari berturut-turut, sudah barang tentu kantongmu akan mudah terkuras.

 

Jadi, harus gimana?

 

Sebenarnya, kamu hanya perlu melakukan berbagai hal seperti hari-hari biasanya. Anggap saja, sahur adalah waktu sarapan dan berbuka puasa adalah waktu makan malam.

 

Kuncinya memang ada di waktu berbuka puasa, kamu harus bisa menahan diri dari godaan nikmatnya makanan yang kamu lihat saat berpuasa.

 

Artikel Terkait: Ragam menarik tentang Ramadan

  1. Fitur LINE Ramadan Ajak Pengguna untuk Julit dan Baper Saat Puasa!
  2. 7 Tradisi Menyambut Ramadan di Berbagai Wilayah Indonesia
  3. Tips dan Trik Atur Duit Saat Bulan Ramadan

 

Jadikan uang untuk makan siang sebagai dana sedekah!

 

Karena kamu nggak perlu mengeluarkan uang untuk makan siang, sudah jelas kalau kamu punya uang lebih, kan?

 

Nah, kamu bisa gunakan uang makan siang tersebut untuk dana sedekahmu! Jadi, kamu bisa mengeluarkan sedekah secara rutin tanpa harus mengganggu pengeluaran harianmu. Mudah sekali, bukan? Jadi, selamat mencoba!


dhandyDhandy Dwi Yustica