Friday, 3 Apr 2026

3 Hal yang Bisa Diterapkan Bisnis UMKM Pasca Krisis COVID-19

SWARA – Nggak dapat dipungkiri, masa pandemi COVID-19 ini mengubah pergerakan bisnis, bukan hanya di Indonesia, tapi secara global. Di media sosial, nggak jarang saya melihat berita bagaimana bisnis UMKM bertahan mati-matian untuk tetap menjalani usahanya, bahkan sejak diberlakukan aturan physical distancing dan work from home (WFH).

 

Beberapa kenalan saya yang juga memiliki bisnis skala kecil menengah pun mengalami hal yang sama. Tidak sedikit dari mereka yang akhirnya menutup usahanya untuk sementara untuk mengurangi cost, karena jumlah pesanan per harinya menurun drastis.

 

Bahkan di kompleks perumahan saya saja, ada warung soto yang bisa dibilang setiap hari jualannya laku, tapi terancam tutup karena nggak sanggup lagi membayar upah kerja dari pegawainya. Omset menurun drastis.

 

Sampai kapan krisis ini berlangsung?

3 Hal yang Bisa Diterapkan Pebisnis UMKM Pasca Krisis COVID-19
Photo by Obi Onyeador on Unsplash

 

Indonesia bukan pertama kalinya mengalami krisis ekonomi. Kita pernah mengalami krisis juga pada tahun 1998 dan 2008/2009. Tapi menurut Kepala Ekonom IMF Gita Gopinath, dilansir dari Bisnis Indonesia, krisis kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena tidak dapat diprediksi akan sampai kapan dan sejauh apa dampaknya.

 

Bahkan negara-negara maju, seperti Amerika Serikat dan Jepang, diprediksi akan mengalami penurunan masing-masing sekitar -5,9% dan -5,2%. Di China pun, walau tidak sampai merosot, pertumbuhan ekonominya akan melambat, jadi sekitar 1,2%.

 

Lalu bagaimana dengan ‘ramalan’ ekonomi di Indonesia?

Masih dari sumber yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan perkiraan pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada tahun 2020 ini akan mencapai 2,3% dan skenario terburuknya, pertumbuhan akan mengalami penurunan 0,4%.

 

Diperkirakan juga angka kemiskinan di Indonesia akan meningkat sekitar 1,1 juta orang di skenario buruk sampai 3,78 juta orang di skenario yang sangat buruk. Hal ini disebabkan oleh banyaknya orang yang kehilangan pekerjaan di tahun ini atau bisnis yang gulung tikar, termasuk bisnis UMKM.

 

Baca juga: Investasi Saham di Tengah Virus Corona COVID-19, Bijakkah?

 

COVID-19 mengubah strategi bisnis di masa depan, bisnis UMKM bisa coba sesuaikan

3 Hal yang Bisa Diterapkan bisnis UMKM Pasca Krisis COVID-19
Photo by Alex Robert on Unsplash

 

Bukan hanya akan mengubah perekonomian dunia, masa pandemi COVID-19 ini juga dikabarkan akan mengubah strategi para pelaku bisnis di masa depan. Tampaknya para pelaku bisnis ini akan belajar dari apa yang mereka alami selama krisis ini.

 

Dilansir dari Harvard Business School, ada beberapa hal yang akan berubah di bisnis masa depan, yang bisa diantisipasi oleh para pelaku bisnis, termasuk UMKM.

 

1. Komunikasi yang jujur antara pemilik usaha dengan karyawan

Saya bekerja dari tahun 2013 dan ini tahun ke-7 saya terjun di dunia kerja. Saya cukup beruntung karena setiap perusahaan tempat saya bekerja memiliki komunikasi yang cukup terbuka antara atasan dan bawahan, maupun perusahaan dengan karyawannya. Tapi tidak semua orang seberuntung saya.

 

Sebelum krisis ini menyerang, banyak perusahaan yang menjaga jarak dengan karyawannya, terutama kalau soal perkembangan bisnis atau profit perusahaan. Bisa tahu-tahu dapat bonus (kalau tahun sebelumnya profit), bisa juga mendadak PHK karena perusahaan harus melakukan efisiensi.

 

Yang bisa diterapkan pebisnis UMKM:

Dengan terjadinya krisis COVID-19 ini, bisa lebih terbuka soal keadaan bisnis dengan karyawanmu. Misalnya bulan lalu penjualan belum mencapai target. Alih-alih menyembunyikan ini dari karyawan, kamu bisa kasih mereka pengertian kalau ada effort lebih yang harus dilakukan di bulan ini untuk menutup kerugian bulan lalu.

 

Hal ini selain memberi gambaran jujur pada karyawan, bisa juga memacu kerja keras bersama dan juga memicu ide-ide kreatif tiap orang agar target berikutnya tercapai. Siapa tahu ada terobosan baru yang selama ini dipikirkan oleh karyawanmu yang paling pendiam!

 

2. Bekerja remote atau dari rumah akan menjadi sesuatu yang normal

Ini terkait dengan habit atau sistem kerja dari customer. Seperti yang sedang terjadi di saat ini, banyak perusahaan memberlakukan sistem kerja dari rumah. Sistem kerja dari rumah seperti sekarang ini dinilai cukup efektif untuk meningkatkan produktivitas pekerja.

 

Maka, bukan sesuatu yang mustahil kalau setelah krisis ini berakhir, akan semakin banyak perusahaan yang memberlakukan sistem kerja dari rumah dan semakin sedikit yang bekerja dari kantor.

 

Yang bisa diterapkan pebisnis UMKM:

Pertama-tama, yang pasti kamu harus bisa menyesuaikan dengan kebutuhan customer. Jika sistem kerja dari rumah ini sudah menjadi umum, maka tidak ada salahnya kamu mulai memaksimalkan pelayanan delivery atau menggunakan platform marketplace.

 

Untuk strategi bisnis lainnya, kamu juga bisa lihat di artikel berikut ini: 5 Hal yang Bisa Pengusaha Lakukan untuk Mempertahankan Bisnis UMKM di Tengah Pandemi

 

3. Kebersihan dan kesehatan menjadi fokus utama

Sepertinya peristiwa COVID-19 ini akan memberikan trauma dan kenangan yang cukup mendalam bagi semua orang, termasuk calon customer kamu. Setelah masa pandemi COVID-19 ini lewat, diperkirakan kebiasaan orang menjaga kebersihan dan kesehatan tidak akan berkurang, malah semakin waspada.

 

Orang jadi lebih peduli dengan kebersihan dirinya dan juga kebersihan apa pun barang yang ia pakai atau konsumsi. Mereka juga semakin perlu tahu dari mana asal barang yang mereka pakai, apakah dari tempat yang terjamin kebersihannya atau tidak.

 

Yang bisa diterapkan pebisnis UMKM:

Yakinkan calon customer kalau kebersihan dan kesehatan produk yang kamu jual itu terjamin. Misal, kamu bisa update di media sosial soal behind the scene dari proses bikin skincare atau keadaan dapur tempat kamu memproses makanan. Dengan sering update soal keadaan kantor atau tempat usahamu, itu bisa memberikan titik cerah buat mereka. 

 

Baca juga: 6 Langkah Mengatur Keuangan Saat Kehilangan Pekerjaan Karena Dampak COVID-19

 

Kesimpulan

 

Krisis ini pasti memberikan dampak yang cukup besar bagi para pebisnis di Indonesia. Bisnis yang besar seperti perusahaan airlines saja terkena dampaknya, apalagi bisnis kecil menengah seperti UMKM. 

 

Berhenti sejenak mungkin pilihan yang tepat untuk saat ini. Tapi bukan berarti menyerah dan pasrah dengan keadaan. Ada saatnya ketika semua ini sudah berakhir, kita bisa memulai lagi dari awal. Dengan mengetahui gerak-gerik bisnis setelah COVID-19 ini, setidaknya kita sudah bisa merancang strategi dari sekarang. Semangat!

Kemana Perginya Situs Streaming Gratis Nites.tv?

SWARA – Minggu lalu saya dikasih tahu oleh salah satu teman kantor soal situs streaming gratis terbaru. “Kak, coba nonton di nites.tv, deh. Dia katanya situs streaming gratis yang dibikin sama pemerintah Amerika dan legal.”

 

Waw, menarik.

 

Pas saya cek situs tersebut, jujur senang banget karena koleksi film dan series-nya banyak banget, lengkap. Bahkan ada film yang sudah lama saya cari, yaitu Bring It On, film tentang anak SMA dan kehidupan cheerleader mereka di mana Kirsten Dunst masih sungguh belia. Bikin saya jadi nostalgia masa SMA.

 

Tapi ketika kemarin saya coba untuk mengakses situs nites.tv kembali, situs tersebut tidak dapat diakses. Hmm..kenapa, ya?

 

Kabarnya lagi kena banned

Setelah saya cari tahu, ternyata menurut beberapa sumber, memang Nites.tv ini sedang dihentikan dulu aktivitasnya. Dikutip dari akun Twitter Nites.tv sendiri, mereka mengatakan kalau memang sedang ada masalah terkait dengan copyright dari film-film yang mereka sediakan di situs mereka.

 

nites.tv

 

Hmm…berarti sebenarnya situs ini nggak legal, dong? Sebagai anak yang anti pembajakan (sorry, lagi bangun citra cewek idealis), aku termakan janji manis.

 

Karena sebenarnya memang situs ini semacam too good to be true, sih. Kontennya bisa diakses secara gratis, kualitasnya HD, dan bebas iklan. Biasanya situs streaming film yang gratis pasti ada iklannya yang cukup mengganggu. Tapi yang namanya gratisan, pasti ada konsekuensinya.

 

Nah, masih diambil dari akun Twitter yang sama, sepertinya situs Nites.tv ini tidak akan sepenuhnya jadi non-aktif, tapi ditutup untuk sementara sampai masalah legalitasnya menemukan titik cerah dan bisa menyajikan film dan series secara legal.

 

Baca juga: 5 Series Yang Wajib Kamu Tonton di Nites.tv!

 

Apa itu copyright?

 

Ternyata terlibat masalah copyright atau hak cipta bukan hanya dialami oleh Nites.tv saja, tapi banyak juga dialami oleh para content creator di Youtube. Biasanya para Youtuber ini terkena masalah copyright karena memakai lagu orang lain tanpa izin atau tidak berbayar untuk musik di kontennya.

 

Kenapa kita nggak bisa pakai lagu orang sembarangan di konten kita atau meng-upload ulang film orang lain di situs gratis dengan sembarangan? Karena karya-karya itu dilindungi oleh hukum hak cipta (copyright) yang memang tugasnya melindungi karya tersebut dari pemakaian tanpa izin atau duplikasi. Hanya si pencipta karya dan orang yang memiliki otoritas atas karya tersebut yang berhak untuk memproduksi ulang karya-karya tersebut.

 

Apa jadinya kalau kita tetap nekat memakai karya orang lain tanpa izin? Kalau di YouTube, biasanya tiba-tiba musik yang kita pakai di video mendadak hilang. Nah, kalau kejadiannya seperti Nites.tv, ya situsnya jadi non-aktif sampai masalah copyright diluruskan.

 

Nonton di situs resmi saja

 

Mau nonton film dengan tenang, tanpa diteror masalah copyright? Lebih baik kita tetap memilih situs streaming yang memang legal dan resmi izinnya. Memang jadinya berbayar, tapi dijamin kualitasnya nggak mengecewakan.

 

Untuk situs streaming berbayar yang resmi di Indonesia ada Netflix, HOOQ, Viu, Catchplay, Iflix, Genflix, dan HBO GO. Untuk biaya berlangganannya, dimulai dari Rp30.000-Rp169.000 per bulan. Tinggal kamu sesuaikan dengan kebutuhanmu.

 

Baca juga: Tanpa Perlu Bajak, Ini 10 Aplikasi Nonton Gratis di Android

 

Kalau buatmu biaya langganan ini terlalu mahal, kamu bisa coba buka akun barengan dengan teman-teman. Tinggal langganan family pack dan bayarnya dibagi rata, deh. Lebih hemat, nonton film pun jadi lega.

Investasi Saham di Tengah Virus Corona COVID-19, Bijakkah?

SWARA – Di masa pandemik seperti ini, orang berlomba-lomba untuk mengatur keuangan sedemikian rupa agar aman di masa depan. Karena kalau boleh jujur, kita nggak tahu sampai kapan virus corona COVID-19 ini akan berlangsung dan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, baik secara global atau di Indonesia sendiri. Lalu saya jadi bertanya-tanya, bagaimana dengan perilaku para pemain saham sekarang ini? Saya termasuk orang yang awam kalau ngomongin soal investasi, terutama investasi saham. 

 

Tapi hal ini jadi menarik, karena kalau melihat berita, banyak orang justru jadi berbondong-bondong membeli saham yang sedang murah-murahnya. 

 

Pertanyaanya adalah: hal ini bijakkah untuk dilakukan di keadaan seperti ini? Atau ini hanya kesenangan semata saja?

 

Saya jadi berpikir, ini sama kayak saya yang belanja di baju saat diskon akhir tahun nggak, ya? Sebenarnya saya nggak terlalu butuh jaket panjang musim dingin, tapi karena mumpung lagi murah, jadi saya beli saja. Tahunya kualitas jaket yang saya beli pun nggak bagus-bagus banget.

 

Kondisi pergerakan saham di dunia

Untuk menjawab pertanyaan saya ini, saya jadi cari tahu dulu apa yang sedang terjadi di luar sana. Menurut forbes.com, memang orang sedang gencar-gencarnya mempertaruhkan nasib investasi saham mereka sekarang ini. 

 

Harus diborong kah? Atau jual semua saham yang kita punya dan lebih baik berinvestasi di masker dan sarung tangan karet? Ya, nggak gitu juga, sobat.

 

Sebenarnya yang paling menarik buat orang-orang berinvestasi saham itu adalah janjinya di masa depan. Kalau kita tekun melihat tren dan menyisihkan sebagian uang setiap bulannya, bisa jadi 10, 20, atau 30 tahun kemudian, kita sudah bisa menikmati hasilnya. Tanpa harus bekerja, kita bisa menikmati passive income dari hasil investasi.

 

Namun, melihat jebloknya saham di sektor perminyakan pada bulan Maret 2020 lalu saja sudah mempengaruhi nasib finansial secara global, yang membuat para pemain saham kawakan ketar-ketir. 

 

Di Indonesia sendiri, dilansir dari Kontan, nasib IHSG sampai penutupan pasar saham Rabu (22/4/2020) lalu masih naik turun. Hal ini masih terpengaruh kuat oleh isu minyak mentah dan COVID-19. Ke depannya pun diperkirakan belum tentu ada pergerakan yang signifikan dalam waktu yang cepat.

 

Lalu bagaimana dengan nasib para investor yang masih pemula atau belum sekawakan itu?

Kenali profil kamu sebagai investor

Investasi Saham di Tengah Virus Corona COVID-19
Photo by AJ Yorio on Unsplash

 

Sebelum masuk bagaimana langkah selanjutnya yang harus kamu ambil, lebih baik kamu kenali dulu profil risikomu sebagai investor. Kamu itu orang yang seperti apa, sih? Yang suka main aman atau yang berani ambil risiko?

 

Yang saya tahu, dalam berinvestasi itu ada 3 profil risiko: Konservatif, Moderat, dan Agresif. Bagaimana cara kamu tahu kamu termasuk profil risiko yang mana? Bisa dilihat di penjelasan berikut ini:

 

Konservatif

Investor dengan profil Konservatif biasanya tidak terlalu suka dengan jenis investasi yang risiko meruginya tinggi. Lebih suka main aman dan keuntungannya pasti, walau tidak tinggi. Yang penting instrumen yang ia pilih dijamin kestabilannya. 

 

Biasanya instrumen investasi yang dipilihnya ini berupa Deposito. 

 

Moderat

Sedikit lebih berani dari si Konservatif, Investor dengan profil moderat tidak masalah jika mengalami sedikit kerugian dalam berinvestasi. Walau begitu Ia tetap berhati-hati memilih instrumen investasinya agar tidak mengalami kerugian terlalu besar. 

 

Instrumen yang paling cocok untuk profil moderat adalah reksadana pendapatan tetap atau obligasi.

 

Agresif

Investor yang Agresif biasanya investor yang memegang teguh prinsip high risk high return. makanya mereka tid untukak takut untuk mengambil risiko yang besar dalam berinvestasi. Biasanya mereka memang sudah terbiasa dan mahir dalam berinvestasi.

 

Makanya mereka nggak takut untuk masuk ke investasi saham, reksadana saham, atau reksadana campuran.

 

Nah, kamu sendiri termasuk yang mana?

 

Kenali risiko yang kamu hadapi

Investasi Saham di Tengah Virus Corona COVID-19
Photo by Hubble on Unsplash

 

Di tengah kondisi yang lagi naik turun dan tidak stabil seperti ini, pastinya risiko yang akan kamu hadapi lebih besar. Setiap saat kondisi bisa berubah, tergantung isu yang sedang beredar juga. 

 

Misal ada isu finansial soal negara atau kebijakan yang dibuat oleh pemerintah, hal ini bisa berdampak sensitif terhadap perubahan harga saham suatu entitas. Bikin deg-degan intinya. 

 

Melihat kondisi seperti ini, sepertinya untuk para pemain dengan profil risiko Konservatif, sebaiknya ditahan dulu untuk ikut bermain. Iya, tahu, harganya lagi murah dan kamu penasaran. Tapi sudah siap dengan risiko rugi yang mungkin terjadi?

 

Sebaliknya, untuk si Moderat dan Agresif, kamu masih bisa coba bermain selama kamu tahu penempatan yang tepat, di waktu yang tepat juga.

 

Tapi sekadar mengingatkan, apapun risiko yang akan kamu ambil, yang paling penting sebelum berinvestasi di saat seperti ini adalah memastikan kamu punya uang yang cukup di dalam pos dana darurat. 

 

Dengan begitu, ketika kamu mengalami kerugian dalam berinvestasi saham sekali pun, keuanganmu tidak akan terganggu. Sekali lagi, investasi saham di masa seperti ini memang berisiko, tapi bukan berarti mustahil.

 

Jadi, ketika kamu berkomitmen untuk masuk ke dalamnya, pastikan keuanganmu aman dan hasil apa pun yang kamu dapatkan kelak, tidak akan mengganggu masa depan kamu atau keluarga yang bergantung dengan kamu.

 

Tapi kalau tetap mau berinvestasi, lebih baik…

 

Masih juga bersikukuh ingin coba investasi di saat seperti ini? Boleh saja, tapi sebisa mungkin cocokan dengan profil risiko masing-masing untuk memilih instrumen investasi yang tepat. 

 

Beberapa yang bisa dipilih itu adalah Deposito, Obligasi, dan Reksadana.

 

Deposito

Untuk deposito, ini bisa dibilang  aman karena bunganya fixed, sehingga keuntungannya juga pasti akan menyesuaikan dengan bunga yang dijanjikan oleh Bank. 

 

Hanya, deposito di Bank itu memang sifatnya bukan untuk mengeruk untung, tapi lebih menstabilkan karena keuntungannya tidak akan besar.

 

Obligasi

Sedangkan untuk obligasi, sebenarnya lebih menjanjikan dari Deposito, dengan catatan memilih Obigasi yang tepat. Ada dua jenis Obligasi, yaitu Obligasi Pemerintah dan Obligasi Korporasi. 

 

Untuk risikonya sendiri, di saat ini memang lebih aman kalau mengambil Obligasi Pemerintah, yang biasa dikenal sebagai Surat Utang Negara atau Surat Berharga Negara (SBN). 

 

SBN sendiri ada beberapa macam, antara lain Savings Bond Ritel (SBR), Sukuk Tabungan (ST), dan Obligasi Negara Ritel (ORI).

 

Baca juga: Ternyata, Ini yang Membuat Milenial Tertarik Pada Investasi SBN

 

Reksa Dana Pasar Uang

Dilansir dari Bareksa, ketika IHSG melemah, Reksa Dana Pasar Uang ternyata bisa kita jadikan pilihan untuk berinvestasi jangka pendek. Dalam kurun waktu satu tahun, ada dua reksadana  pasar uang yang bisa diperkirakan dapat mencapai return sebesar 7,48% dan 7,31%, yaitu Capital Money Market Fund dan Sucorinvest Money Market Fund.

 

Kedua reksa dana ini memang memiliki tujuan untuk menghasilkan tingkat pertumbuhan yang optimal serta konsisten, dalam jangka waktu pendek dan menengah, serta memiliki likuiditas yang tinggi.

 

Kesimpulan

Setelah penjelasan panjang dan lebar, keputusan apakah masih bijak untuk investasi saham di tengah Virus Corona adalah kembali ke pribadi masing-masing. Risiko pasti ada, tinggal kita siap atau tidak menerima segala risikonya.

 

Kenali terlebih dulu profil risiko, lalu cocokkan dengan instrumen yang akan dipilih. Setelah itu, bermainlah.

 

Tapi satu hal yang harus diingat, walau keadaan belum stabil sampai artikel ini ditulis, percayalah bahwa harapan untuk kembali di kondisi normal itu ada. Indonesia pernah melalui krisis beberapa kali dan kita berhasil melaluinya. Jadi untuk yang kali ini, pasti akan lewat juga. Semangat!

Rekomendasi Drama Korea yang Bikin Baper Buat Cewek 30an

SWARA – Kapan pertama kali kalian nonton drama korea alias drakor? Saya ingat drama korea pertama saya tonton itu judulnya Full House dan saya nonton pas masih SMP. Hm, ketahuan umurnya sudah berapa sekarang.

 

Sampai sekarang, saya masih suka nonton drakor dan memasuki kepala 3, selera drama saya mulai berubah. Dulu saya suka banget drama yang mellow dan cheesy. Drama dengan tema cinta ABG juga perlahan mulai saya tinggalkan. Akhirnya saya mulai pilih-pilih drakor apa yang cocok dengan selera saya, yang romantis tapi nggak menye-menye. *sorry, lagi membangun image cewek strong*

 

Buat yang satu selera dengan saya, kali ini saya mau merekomendasikan beberapa drakor yang kayaknya pas diganyam oleh 30 something crew kayak kita-kita ini. Walau dramanya bukan yang terbaru dan nggak terlalu populer, dijamin nggak mengecewakan.

 

Reply 1988

 

FANS-NYA PARK BO-GUM MANA SUARANYA??? SAYAAAA!! Maaf, rusuh.

 

Drama yang satu ini menurut saya unik. Kelihatannya drama ini simple banget, tema yang dibawa ringan, tapi terasa kompleks. Topik yang dibahas nggak cuma satu, mulai dari keluarga, persahabatan, dan percintaan. Dikemas dengan komedi yang natural banget dan konflik yang biasa terjadi di kehidupan nyata, bikin saya merasa relate dengan drama yang satu ini.

 

Menceritakan persahabatan 5 orang yang bertetangga sejak mereka masih kecil, sampai akhirnya ada yang punya kisah cinta segitiga di antara mereka. Nggak lupa juga selipan permasalahan keluarga masing-masing, mulai dari masalah keuangan, peran para ibu di rumah tangga, masalah anak tengah yang sering dianggap remeh, sampe cinlok duda dan janda di kompleks perumahan itu. Gemes!

 

Yang bikin mellow itu ketika sudah masuk ke isu keluarga, yang bikin saya ingat dengan keluarga sendiri. Hmm…jadi pengin nonton lagi.

 

Because This Is My First Life

 

Jujur, awalnya saya underestimate dengan drama yang satu ini. Pertama, alurnya sungguh lambat dan dialognya banyak banget. Kedua, female dan male lead-nya itu kayak nggak berekspresi, beda dengan drama korea pada umumnya yang menggebu-gebu.

 

Tapi saya mengaku kalau saya salah, karena drama ini bagus, bagus, bagus banget. Mengusung tema konflik kehidupan orang-orang single di umur 30an, drama ini seakan lagi ngajak saya ngobrol. Mulai dari mengangkat isu menikah yang dibagi menjadi 3: ada yang pengin banget nikah tapi nggak kunjung dinikahi, ada yang nggak mau nikah karena alasan personal, dan ada yang memilih menikah tanpa cinta.

 

Gimana? Isunya relate nggak dengan perbincangan kamu dan teman-teman kamu pas lagi ngumpul-ngumpul?

 

SPOILER!

Yang paling menancap di hati saya, sih, saat akhirnya ada salah satu pasangan yang memutuskan untuk pisah, karena akhirnya mereka sadar kalau mereka telah saling jatuh cinta tapi memulai hubungan dengan cara yang salah. Uuuuhhh…baper. Yang pasti, semua dialog di drama ini pengin saya quote satu per satu sangking bagusnya.

 

Another Miss-Oh

 

Another Miss-Oh juga mungkin bukan drakor yang populer. Saya juga tanpa sengaja nonton di channel tv korea dan jadi ngikutin. Plotnya juga unik karena melibatkan trauma masa SMA.

 

Sang tokoh utama, Oh Hae-Young, memiliki masa SMA yang menyebalkan. Hal ini karena dia satu sekolah dengan cewek yang memiliki nama yang sama, tapi nasibnya 100% berbeda. Oh Hae-Young kedua ini lebih populer dan disukai oleh cowok-cowok di sekolah, sedangkan Oh Hae-Young pertama kebalikannya.

 

Makanya Oh Hae Young (yang pertama) lega pas sudah kerja, dia nggak perlu berada satu lingkungan lagi dengan “kembarannya” itu. Tapi nasib sungguh nasih, cowok yang dia taksir ternyata mantannya Oh Hae Young (yang kedua) dan akan menjadi rekan kerjanya. Pusing? Sama.

 

Yang bikin baper adalah bagaimana perjuangan Oh Hae-Young melawan trauma masa SMA-nya dan berusaha berdamai. Belum lagi ada salah paham dengan gebetan yang memang bisa terjadi setiap saat di dunia nyata. Buat saya yang juga punya pengalaman nggak enak saat di bangku sekolah, apalagi yang behubungan dengan bullying soal penampilan, hal ini jadi relatable dan merasuk ke jiwa.

 

Buat saya, 3 rekomendasi drakor yang di atas pas banget dinikmati sama cewek-cewek umur 30an kayak saya. Kenapa? Sekali lagi, karena walau romantis, tapi nggak menye-menye yang cintaaaaa…melulu bahasannya. Hari gini kalau ngomongin cinta melulu kan bosen, ya. Ada yang lebih penting buat dipikirin, misalnya tagihan kartu kredit saya yang kayaknya bulan ini membengkak karena belanja online terus. Nangis.

Selama Masa Pandemik, Ini Cara Tiap Zodiak Menjalani Hari-harinya

SWARA – Di masa-masa pandemik seperti ini, kita dituntut untuk lebih banyak beraktivitas di dalam rumah dan menjaga jarak dengan orang lain, alias social distancing. Ada yang bisa menerima dengan baik, ada yang rungsing. Nah, kalau dilihat dari setiap zodiak, bagaimana?

 

Tiap zodiak punya karakter dan sifat unik masing-masing. Makanya nggak heran kalau semua punya cara yang berbeda menghadapi masa pandemik, social distancing, dan work from home, alias kerja dari rumah. Kayak gimana, ya?

 

Aries

 

Sebagai zodiak berelemen api, bisa dibilang kamu punya energi cukup menggebu-gebu. Kalau kata teman saya, Aries itu doyan ngatur. Makanya nggak heran kalau selama masa #dirumahaja ini, kamu jadi makin cerewet. Mungkin karena bosan nggak bisa ke mana-mana.

 

Tips #dirumahaja:

Salurkan energimu ke kegiatan yang lumayan menguras tenaga, seperti berolahraga. Nggak perlu olahraga yang ekstrem, cukup keliling kompleks saja minimal 30 menit sehari. Tapi habis itu langsung pulang, jangan nongkrong di tukang bubur.

 

TAURUS

 

Nggak ada pandemik saja Taurus sudah malas keluar rumah, jadi kalau diminta untuk #dirumahaja, Taurus jagoannya. Kalau bisa, Taurus cuma beranjak dari tempat tidur JIKA memang harus. Tapi kadang hal ini bikin Taurus merasa nggak produktif, setelah seharian cuma scrolling media sosial.

 

Tips #dirumahaja:

Sering lihat tutorial masak di Instagram, kan? Coba bikin, deh. Hitung-hitung nambah koleksi resep masakan di buku resep kamu. Siapa tahu kamu bisa bikin konten YouTube dan jadi famousss!

 

Baca juga: 9 Profesi yang Cocok untuk Zodiak Aries

 

GEMINI

 

Dikenal sebagai zodiak yang punya ambisi besar, rasanya nggak mungkin seorang Gemini bisa berdiam diri walau tetap #dirumahaja. Biasanya para Gemini ini merasa harus melakukan sesuatu yang menambah arti di hidup mereka.

 

Tips #dirumahaja:

Bikin project baru, yuk! Kamu lagi tertarik dengan apa belakangan ini? Pernah kepikiran coba punya mini home garden di balkon rumah, kah? Mungkin ini saatnya kamu mewujudkan ide-ide tersebut.

 

Cancer

 

Si anak melankolis tapi sering belaga tegar ini pasti lebih menderita ketika diminta untuk #dirumahaja. Kenapa? Karena dia jadi nggak bisa ketemu dengan orang-orang yang memang berarti buat dia. Uhhh, kasihan.

 

Tips #dirumahaja:

Lebih sering berkomunikasi dengan teman dekat walau hanya lewat video call. Dengan begini, esensi dari bersosialisasi nggak terasa hilang sepenuhnya. Walau sebenarnya kamu pasti akan lebih menikmati ketemu langsung. Sabar, ya, wahai Cancer. This too shall pass!

 

Baca juga: Investasi Saham Berdasarkan Zodiak, Kamu Smart Investor atau Bad Investor?

 

LEO

 

Biasa update di media sosial, si pemimpin zodiak elemen api ini pasti gatel banget sudah pengin eksis di media sosial dan membagikan keseruan hari yang dia lalui. Tapi sayang, selama #dirumahaja kegiatannya jadi terbatas dan bingung mau update apa. Masa mau update “good morning, world” melulu…

 

Tips #dirumahaja:

Gimana kalau bikin challenge baru di medsos? Misalnya, bikin 30 Days Cooking Challenge, di mana kamu menantang diri kamu sendiri untuk masak setiap hari selama sebulan dan hasilnya bisa kamu share ke teman-teman kamu. Jangan lupa ajak mereka juga buat ikutan, gengsss!

 

VIRGO

 

Si perfeksionis ini biasanya lumayan mumet nih menghadapi ketentuan #dirumahaja. Selain sibuk bersih-bersih rumah dan menyiapkan segala perlengkapan tolak bakteri dan virus, anak-anak Virgo biasanya tetap berusaha semua berjalan sesuai plan-nya. Tapi, kadang realita berkata lain, sehingga dia pusing sendiri.

 

Tips #dirumahaja:

Sudah pernah coba aplikasi untuk mengatur kapan kamu harus kerja dan kapan harus istirahat? Cobain, deh. Dengan begitu kamu bisa merasa lebih rileks dan nggak tegang-tegang amat. Melakukan banyak hal untuk tetap merasa produktif itu penting, tapi tubuh tetap butuh istirahat dan pikiran tetap zen.

 

Baca juga: Zodiak Anti Selingkuh, Cek Apakah Kamu Salah Satunya

 

LIBRA

 

Libra itu penganut keseimbangan sejati, hamba work-life balance. Jadi selama pandemik gini, zodiak berelemen udara ini berusaha sebisa mungkin tetap fokus dengan kehidupan pribadi dan kerjaan. Tapi kalau sudah WFH, kadang batas waktu itu suka melenceng, kan?

 

Tips #dirumahaja:

Pakai timer! Biasa kamu kerja berapa jam kalau di kantor? 8 jam, kan? Supaya waktu kerja jadi jelas, usahakan memaksimalkan si 8 jam tersebut. Ketika waktu kerja habis, kamu bisa meluangkan waktu untuk hobi yang sempat terbengkalai.

 

 SCORPIO

 

Pada dasarnya, Scorpio itu termasuk orang rumahan juga, hampir seperti Taurus. Mereka lebih suka menghabiskan waktu di rumah, sendirian atau dengan orang terdekat. Tapi kalau sudah nggak bisa ke mana-mana kayak gini, biasanya Scorpio jadi lebih “kreatif” dan cenderung boros, antara karena jajan atau online shopping.

 

Tips #dirumahaja:

Masih adakah buku yang sudah kamu beli tapi belum kamu baca? Nah, ini saatnya mengganyam habis buku-buku yang masih tersusun rapi dan tak tersentuh itu. Biar nggak jadi mubazir juga, kan?

 

Baca juga: Kata Zodiak, Ini Karakter 12 Bintang Saat Pilih Investasi Saham

 

SAGITARIUS

 

Sang pemimpin elemen api ini pastinya sudah kangen banget ingin melakukan banyak hal selama masa-sama social distancing ini. Pengin touring, balik beraktivitas seru bareng teman-teman, atau kembali nge-gym seperti biasa. Sayangnya, semua itu harus ditunda dulu untuk sementara.

 

Tips #dirumahaja:

Jangan mati gaya walau nggak bisa ke mana-mana. Kamu bisa coba daftar online class untuk olahraga atau ikut online course yang bisa nambah ilmu pengetahuan baru. Jadi tetap produktif yang berfaedah, beb!

 

CAPRICORN

 

Sebelas-dua belas dengan saudaranya sesama elemen tanah, Capricorn hampir serupa dengan Virgo yang agak kebingungan, kenapa selama WFH merasa tidak produktif. Rasanya harus melakukan sesuatu yang bermakna, tapi apa? TOLONG!

 

Tips #dirumahaja:

Set a new goal. Warga Capricorn ini butuh ditantang untuk mencapai kesuksesan. Nggak perlu goals yang terlalu muluk, cukup bikin tantangan yang bisa dilakukan secara konsisten setiap hari. Misalnya, selama #dirumahaja, mulai aktif bikin tulisan di blog yang sudah lama terbengkalai. Gimana?

 

Baca juga: 10 Ide Sederhana agar #DiRumahAja Bareng Anak Jadi Menyenangkan

 

AQUARIUS

 

Cara berpikir yang kritis dan kompleks memicu Aquarius untuk selalu update dengan berita terkini. Makanya nggak heran kalau selama masa pandemik, dia makin sering update berita soal COVID-19 dan perkembangannya secara global. Tapi diam-diam, dia merasa was-was juga dengan semua fakta yang ada dan cenderung bisa terpapar hoax.

 

Tips #dirumahaja:

Kurangi intesitas berkubang di internet untuk sementara, yuk, biar nggak makin parno. Banyak hal menarik di luar sana untuk dicoba, lho. Sudah coba bikin churros sendiri belum? Let’s get creative!

 

PISCES

 

Si zodiak yang biasa mengikuti kemana arah hidup berjalan ini, kadang merasa bingung dengan keadaan yang lagi dilaluinya, terutama seperti saat ini. Dibilang panik, nggak. Tapi kalau cuek dan jalanin aja pun, nggak. Ujung-ujungnya, Pisces bisa merasa tertekan dan stress.

 

Tips #dirumahaja:

Tarik napa, buang. Ulangi sampai tenang. Coba mulai menumpahkan apa yang ada di pikiranmu dalam tulisan lagi, yuk. Ayo mulai bercerita di social media, blog, atau podcast. Pikiran yang suntuk memang harus dikeluarkan, kok.

 

AKHIRNYA SAMPAI DI PENGHUJUNG TULISAN.

 

Ha-ha-ha. Itu dia cara tiap-tiap zodiak melalui masa-masa pandemik seperti saat ini. Semoga tipsnya membantu, ya. Kamu nggak perlu percaya 100%, tapi kalau ada hal seru yang bisa dicoba, kenapa tidak?

Resep Churros Simple dan Murah Meriah, Cobain Yuk!

SWARA – Sebagai anak Twitter, beberapa hari yang lalu saya lihat sebuat thread yang menampilkan berbagai hasil masak yang gagal. Ada telur rebus gosong, kukusan yang meleleh, pearl boba sebesar bakso, sampai hasil masak churros hangus tak berbentuk. Biar nggak gagal seperti itu, saya mau bagi-bagi resep churros yang bisa dicoba sendiri.

 

Mumpung lagi punya banyak waktu di rumah, kita bisa sama-sama mencoba resep masakan baru tiap hari. Mulai masakan yang serius, sampai camilan yang beragam. Churros sendiri adalah makanan ringan yang terbuat dari adonan pastri goreng asal Spanyol dan Portugal. Bentuknya sendiri panjang dan biasanya dihidangkan bersama saus cokelat atau dibalur campuran gula dan bubuk kayu manis.

 

 

Duh, dari pada semakin ngiler, langsung cobain resep churros simple, murah meriah, dan yang pasti anti-gagal ini, yuk!

 

Bahan-bahan

  • 250 ml air
  • 150 gr tepung terigu serba guna
  • 90 gr mentega (butter)
  • 2 sdm gula pasir
  • 1/2 sdt garam
  • 2 butir telur
  • Minyak sayur
  • Gula halus
  • Bubuk kayu manis

 

Baca juga: #dirumahaja, Yuk Bikin Ayam Geprek!

 

Cara membuat

 

  1. Masukan air, mentega, gula pasir, dan garam ke dalam panci anti lengket. Setelah mendidih dan semua bahan larut, masukan tepung terigu. Kecilkan api menjadi sedang dan terus aduk adonan hingga khalis. Khalis = tidak menempel lagi di panci.
  2. Setelah khalis, matikan api, dan pindahkan adonan ke wadah lain. Aduk-aduk sampai adonan tidak terlalu panas. Kenapa? Karena habis ini kita akan memasukan telur dan pastinya kamu nggak mau telurnya jadi matang karena adonan masih panas, kan?
  3. Adonan sudah dingin, masukan telur satu per satu. Masukan telur pertama, lalu aduk sampai rata. Setelah itu masukan telur kedua dan aduk lagi hingga tercampur.
  4. Harusnya tekstur yang dihasilnya tidak terlalu lembek, tapi tidak keras juga. Kalau adonanmu seperti ini, tandanya kamu sudah berhasil menempuh 1/2 perjalanan dengan selamat.
  5. Masukan adonan ke dalam plastik segitiga (pipping bag). Kamu bisa pakai corong bermotif bintang agar saat menggoreng nanti, bentuk churros jadi lebih cantik. Tapi kalau tidak ada, kamu tinggal menggunting ujung plastik seukuran yang kamu mau.
  6. Panaskan minyak sayur untuk menggoreng adonan. Setelah panas, tinggal memasukan adonan churros dengan menekan plastik segitiga (piping bag) hingga adonan keluar sepanjang 7-10 cm, lalu potong dengan gunting.
  7. Goreng sampai matang dan kuning kecokelatan, kira-kira memakan waktu 4 menit untuk matang sempurna. Setelah itu angkat dan taruh churros yang matang di atas piring beralaskan tisu tebal (paper towel) agar minyak terserap, diamkan sampai agak hangat.
  8. Setelah itu campurkan churros dengan campuran gula halus dan bubuk kayu manis. Sudah tercampur rata? Churros siap dihidangkan!

 

Mudah bukan membuatnya? *terdengar suara musik bu Sisca*  Tapi kalau kamu masih bingung dengan langkah-langkahnya, saya punya rekomendasi channel YouTube yang biasanya jadi andalan kalau mau coba resep-resep baru.

 

Baca juga: Bingung Mau Masak Apa Hari Ini? Yuk, Bikin Soto Ayam Saat #dirumahaja!

 

 

Selamat mencoba, Kawan Swara! 😉

Mengenang Sang Legenda, Ini 10 Lagu Glenn Fredly yang Bikin Mellow

SWARA – Tanah air kembali diselimuti kabar duka. Salah satu musisi terbaik Indonesia, Glenn Fredly Deviano Latuihamallo, tutup usia pada tanggal 8 April 2020, pukul 18.47 WIB. Pelantun lagu “Januari” ini dikabarkan meninggal karena penyakit meningitis yang dideritanya.

 

Saat mendengar kabar ini, jujur saya langsung merasa lemas dan kaget karena tidak menyangka akan dengar berita seperti itu di saat tengah bersantai dengan keluarga. Salah satu penyanyi yang saya sukai sejak masih remaja, telah tiada.

 

Saat galau, saat bahagia, saat jatuh cinta, dan bahkan saat jomblo, seperti lagu-lagu beliau cukup menemani hari-hari saya. Sebagai rasa hormat saya untuk musisi hebat ini, saya ingin mengajak kita semua untuk mendengarkan kembali 10 lagu Glenn Fredly yang menurut saya adalah karya terbaiknya.

 

JANUARI

 

“Kasihku sampai di sini cinta kita…”

 

Dari awal tarikan napas di bait pertama saja, sepertinya kita sudah tahu kalau lagu ini akan bikin pendengarnya haru biru. Mbrebes mili. Tapi tahukah kamu kalau lagu ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi Glenn yang saat itu baru banget patah hati? Walau dirilis tahun 2004, lagu ini sampai sekarang masih sering dinyanyikan orang-orang yang hatinya patah di bulan Januari, lho.

 

KASIH PUTIH

 

Saya nggak punya kenangan tertentu tentang lagu ini, tapi setiap saya dengar lagu ini, hati saya terasa hangat. Lagu yang mengalun tenang dan terdengar manis seperti menyentuh jiwa saya yang terdalam.

 

Baca juga: Glenn Fredly Meninggal Dunia

 

TERSERAH

 

Jujur, ini lagu favorit saya dari Glenn Fredly. Pedih. Bercerita tentang orang yang sudah menyerah dalam mempertahankan kisah cintanya, karena pasangannya tak kunjung setia. *ngetiknya sambil nahan tangis*

 

SEKALI INI SAJA

 

Saat mendengar lagu ini, banyak orang yang jadi mengingat momen mereka kehilangan orang yang mereka sayangi, baik saat putus dengan pasangan atau kehilangan pasangan untuk selamanya. Kadang pasti kita ingin mengulang masa-masa bahagia dengan yang sudah tiada, kan?

 

Baca juga: Legend, Ini 5 Lagu Banda Neira yang Jadi Favorit dan Terus Dikenang

 

AKHIR CERITA CINTA

 

Nyesek. Satu kata yang bisa mewakilkan perasaan saya ketika dengar lagu ini. Memori putus cinta saat masa remaja terputar kembali. Walau kalau diingat sekarang, rasanya lucu dan geli, masih muda kok mellow banget. Ya, namanya juga anak muda.

 

SEDIH TAK BERUJUNG

 

“Selamat tinggal kisah tak berujung
Kini ku kan berhenti berharap
Perpisahan kali ini untukku
Akan menjadi kisah sedih yang tak berujung…”

 

Gimana rasanya mantan yang masih kita sayang akhirnya melanjutkan kisah hidupnya dengan menikah dengan orang lain? Ambyar…

 

Baca juga: Deretan Lagu Hits Musisi Indie Tanah Air, Ada yang Sampai Mendunia, Lho!

 

PADA SATU CINTA

 

Sejujurnya saya kurang suka lagu ini karena temanya yang berbau perselingkuhan dan ada  kalimat seperti pembenaran “ku hanya seorang lelaki yang terkadang tak lepas dari godaan.” Tapi melihat ketulusan lirik kalau pasangan benar-benar menyesal dan ingin mempertahankan hubungan, kadang bikin luluh juga, sih.

 

MY EVERYTHING

 

Cukup lagu-lagu sedihnya, sekarang giliran lagu yang bikin saya dan saya rasa semua orang auto-senang karena melodi yang ceria dan liriknya yang romantis banget. Lagu yang hampir pasti ada di acara pernikahan orang-orang ini, memang menggambarkan banget betapa bahagianya orang yang lagi jatuh cinta. Uwuuu…

 

Baca juga: Lagu Teromantis Sepanjang Masa Penambah Nuansa Manis di Pernikahan

 

KISAH ROMANTIS

 

Jujur, siapa yang nembak atau ngelamar pasangannya pakai lagu ini? Siapa sih yang nggak luluh kalau diajak menikah dengan lagu Glenn Fredly yang satu ini? Duh, saya aja mau. Lah, emang siapa yang ngajak? Huuu~

 

KAU

 

Lagu yang satu ini akan menjadi lagu penutup dari rangkaian lagu Glenn Fredly pilihan saya. Ada di urutan terakhir bukan berarti less favorite. Namun justru lagu dari album pertama yang dirilis tahun 1998 ini jadi lagu yang paling banyak memorinya. Hah… jadi ingin kembali ke masa masih SMP lagi.

 

Semoga rasa rindu akan pria yang akrab dipanggil ‘bung’ ini terobati ya, melalui 10 lagu Glenn Fredly yang saya pilih. Selamat jalan, Bung, karyamu abadi.

Bukan Puisi Cinta, Ini Dia 3 Puisi tentang Pandemik yang Cukup Bikin Haru

SWARA – Buat penggemar karya sastra, pasti sudah nggak asing lagi dengan salah satu bentuk karya sastra berupa puisi. Kalau saya sendiri, yang adalah lulusan Sastra Inggris, waktu kuliah ini sudah jadi makanan setiap hari. Ya, walau kalau boleh jujur, bukan bidang favorit saya. Ha-ha-ha, maafkan saya, para dosen kesayangan!

 

Biasanya apa sih tema puisi yang paling banyak digandrungi orang-orang? Boleh nggak, ya, kalau saya bilang tema cinta masih paling menjadi favorit kebanyakan orang? Mulai dari sastrawan Indonesia seperti Sapardi, sampai sastrawan luar seperti Shakespeare, karya mereka yang menjadi favorit adalah yang bertemakan cinta.

 

Tapi kali ini saya nggak mau bahan puisi yang bertemakan cinta, namun tentang pandemik. Bukan karena lagi ramai COVID-19 maka penyair jadi bikin puisi tentang pandemik, tapi ternyata sejak dulu, ada beberapa penyair yang mengangkat tema ini. Supaya nggak penasaran, ini dia beberapa puisi tentang pandemik yang wajib kamu intip.

 

“Epitaph For The Race Of Man” (1934)

 

Oh Earth, unhappy planet, born to die,

Might I your scribe and your confessor be,

What wonders must you not relate to me

Of Man, who, when his destiny was high

Strode like the sun into the middle sky

And shone an hour, and who so bright as he,

And like the sun went down into the sea,

Leaving no spark to be remembered by.

 

survey swara tunaiku

 

 

Puisi karya Edna St. Vincent Millay ini dibuat ketika masa perang dunia ke-2. Pada puisi ini, Millay berandai kalau saat itu adalah akhir dari peradaban manusia, banyak bencana alam di seluruh dunia akibat perubahan iklim, hingga manusia akan mati di tangan mereka sendiri. Hmm, cukup dark, ya. Bahkan di tahun 1934 saja isu ini sudah terdengar.

 

Baca juga: Siasat Investasi Saat Wabah Virus Corona Covid-19 Menyerang Yang Harus Kamu Ketahui!

 

“Flu, have you?” (1919)

 

Source: calgaryherald.com

 

Jauh lagi ke belakang, puisi karya Thomas Thorner ini diterbitkan pada tahun 1919 di sebuah koran dari Kanada, Calgary Herald. Puisi ini berlatar belakang pandemi global flu Spanyol, yang kurang lebih keadaannya serupa dengan pandemi COVID-19 ini. 

 

Flu Spanyol mewabah di seluruh dunia mulai dari tahun 1918-1920. Ada 500 juta orang yang terinfeksi wabah ini, yang artinya sekitar seperempat warga Bumi terinfeksi, dan merenggut nyawa 20-100 juta orang. Semoga ini tidak perlu terulang di masa sekarang, ya.

Baca juga: Mengenali Pneumonia Biasa vs Pneumonia Virus Covid 19

 

Ada puisi mengenai virus Corona juga

Selain dua puisi di atas, ternyata keadaan wabah virus Corona COVID-19 yang melanda Indonesia juga menginspirasi mantan wakil presiden Indonesia, Jusuf Kalla. 

 

Source: instagram.com/jusufkalla/

 

Puisi yang diberi judul ‘Virus Corona’ tersebut berisikan curahan hati Jusuf Kalla tentang kondisi yang sedang berlangsung sekarang, keprihatinan beliau akan akibat dari wabah, serta panjatan doa-doa yang agar pandemik global ini lekas berakhir.

 

Harapan dan doa dari pak Jusuf Kalla dalam puisi tentang pandemik COVID-19 ini saya kira sama dengan isi doa semua orang, agar keadaan lekas membaik dan kembali seperti sedia kala. Siapa pun pasti rindu bisa bertemu dengan orang-orang terdekat tanpa dibatasi sekat dan bisa berpeluk erat. Ada amin?

Taylor Swift Kantongi Aset Kekayaan Sebesar Lebih dari 5 Trilliun Rupiah

SWARA – Siapa yang sempat nonton American Music Awards (AMA) 2019 pada tanggal 24 November lalu? Kalau kamu nonton, pasti tahu dong siapa yang menyabet penghargaan terbanyak hari itu? Taylor Swift memenangkan 6 kategori dalam satu malam dan kalau ditotal-total, jumlah penghargaan yang telah ia terima selama ini dari AMA sejumlah 29 penghargaan. Wow! Jumlah ini mengalahkan rekor penghargaan yang selama ini dipegang oleh mendiang King of Pop, yaitu Michael Jackson!

 

Dengan segudang prestasi itu, pasti harga jual Taylor Swift akan semakin dong, ya? Belum lagi aset kekayaannya yang semakin tinggi. Hmmm, jadi penasaran berapa total kekayaannya sekarang.

 

Artis dengan penghasilan tertinggi

via GIPHY

 

Taylor yang belum lama ini mengeluarkan album ke-Lover berhasil menduduki peringkat 1 dalam Forbes Celebrity 100 List, karena setahun belakangan ini menghasilkan 185 juta USD, atau setara dengan 2,6 tiriliun IDR. Hanya dalam setahun, gaesss!

 

Sebelumnya, Taylor juga pernah jadi no.1 di Celebrity 100 sebelumnya, yaitu di tahun 2016 dengan angka penghasilan 170 juta USD (2,3 triliun IDR). Waktu itu dia baru saja menyelesaikan The 1989 World Tour. Tapi tidak berhenti di situ saja, rentetan konsernya untuk The Reputation Stadium Tour berhasil melampaui penghasilan tur sebelumnya, yaitu 266,1 juta USD (3,7 triliun IDR). Tunggu, itu uang atau daun di pohon beringing? BANYAK BANGET, WEY!

 

Aset kekayaan mencapai 5 triliun IDR

via GIPHY

 

Taylor Swift dikenal sebagai artis yang memang pandai berbisnis. Maka itu, dia memakai penghasilannya untuk diputar lagi. Ia pun menghabiskan 81 juta USD (1,1 triliun IDR) untuk berinvestasi di bidang properti. Sejauh ini Taylor tercatat memiliki rumah di 4 negara bagian di Amerika, mulai dari California sampai New York. Dikabarkan bulan Agustus lalu, ia sedang mencari rumah yang pas di London, yang dekat dengan rumah kekasihnya, Joe Alwyn.

 

Bukan hanya memiki aset properti, Taylor juga ternyata menjadi brand ambassador favorit beberapa brand ternama, seperti Keds, Diet Coke, CoverGirl, Capital One, dan Apple. Yah, kalau dilihat dari nama-nama brand-nya, sudah bisa dipastikan penghasilannya tidak cuma-cuma, ya.

 

 

Maka itu nggak heran kalau di bulan Juni 2019 lalu, diperkirakan aset kekayaan Taylor mencapai 360 juta USD atau setara kurang lebih 5 triliun IDR. Sehingga, Taylor dinobatkan sebagai artis dengan penghasilan tertinggi menurut Forbes. *standing applause*

 

Jerih payah tidak berdusta

via GIPHY

 

Taylor Swift memulai kariernya sebagai musisi, penyanyi dan penulis lagu, pada tahun 2006. Ia memulai langkahnya di dunia musik Country dengan hits single-nya yang berjudul ‘Tim McGraw’. Potensinya menjadi artis yang besar cukup bisa diprediksi, namun langkahnya menjadi musisi tidak lepas dari kritik, baik dari publik atau sesama musisi. Banyak yang merasa lagu ciptaan Taylor terlalu Pop untuk masuk ke dalam genre Country. Tapi seperti hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi Taylor untuk terus berkarya.

 

Pada tahun 2008, single-nya yang berjudul ‘You Belong With Me’ berhasil menduduki tangga lagu teratas di Amerika. Bayangkan, kalau kamu lagi dengerin radio di masa itu, lagu ini pasti akan terputar di radio mana pun. Tapi semakin tinggi pohon, pasti semakin kencang juga angin berhembus.

 

Walau karya Taylor banyak dicintai, tapi pasti ada saja skandal yang mengikuti. Salah satunya ketika ia menerika penghargaan ‘Best Female Video’ dari MTV Music Award pada tahun 2009, momen pidatonya disabotase oleh Kanye West.

 

Belum lagi skandal dia dengan Kim Kardashian, drama putusnya dia dengan Calvin Harris, kasus pelecehan seksual yang dialaminya, dan belakangan masalah hukum dengan perusahaan record lamanya, yaitu Big Machine. Taylor Swift sempat dilarang menyanyikan lagu-lagu dari 6 album terdahulunya, yang merupakan produksi dari Big Machine Records.

 

 

Sempat ingin menyerah karena lelah dengan segala masalah yang menimpa, tapi akhirnya Taylor kembali bangkit dengan album ke-7 yang berjudul ‘Lover’. Dan seperti yang diperkirakan, album ‘Lover’ menuai sukses besar dan mengantarkan Taylor mendapatkan 6 penghargaan di AMA 2019.

 

Wuh, ternyata perjalanan sukses tak semulus itu, ya, Kawan Swara. Dari kisah ini, kita bisa memetik  satu pelajaran. Kesuksesan itu pasti tidak akan datang begitu saja. Ada harga dan perjuangan yang harus dibayar. Buat kamu yang masih di perjalanan menuju sukses, jangan menyerah dan lelah berjuang. Pasti akan ada hasilnya.

 

Semoga kisah sukses dari Taylor Swift ini bisa menginspirasi kamu, ya. Semangat!

7 Ide Kado Natal di Bawah Rp200 Ribu untuk Sahabat Perempuan

SWARA – Masih bulan November, sih, tapi pasti kalian sudah mulai merasakan suasana Natal di berbagai tempat umum, terutama mall, kan? Bahkan toko-toko sudah mulai menghiasi toko mereka dengan berbagai dekorasi Natal dan bikin banyak promo Natal. Seruuu! Hal ini jadi mengingatkan saya untuk menyiapkan kado Natal untuk sahabat-sahabat perempuan saya. I knooow, it’s more about consumerism. Tapi, tapi, tapi… rasanya selalu senang dalam menyiapkan kado Natal, kan?

 

Tapi, jujur, berapa dari kamu yang kadang merasa beli kado buat orang lain itu menjadi beban karena masalah bujet? Apalagi di masa Natal gini, pasti nggak cuma kasih kado ke satu orang aja, kan? Bisa sahabat waktu SMA, kuliah, bahkan teman-teman yang cukup dekat di kantor! Wow, fancy life.

 

Nah, dari pada kamu pusing karena bujet yang terbatas, lebih baik agak putar otak sedikit dengan menyiapkan kado yang memang sesuai dengan bujet. Tak perlu sedih, sobats, karena saya akan kasih bocoran sedikit dan memberikan beberapa inspirasi 7 kado Natal di bawah Rp200 ribu yang bisa kamu kasih untuk sahabat perempuan di tahun ini. Cusss!

 

Disclaimer: Postingan ini bukan postingan kerja sama dengan produk mana pun. Produk-produk yang disebutkan hanya preferensi dari penulis saja.

 

1. Sabun organik Sensatia Botanicals

Estimasi harga: Rp75.000

 

 

Salah satu yang bisa jadi ide buat kado Natal tahun ini adalah sabun organik. Tahu sendiri kan kalau belakangan ini lagi nge-hits banget  produk skincare yang organik? Karena selain dibilang aman buat kulit, juga aman untuk lingkungan.

 

Nah, salah satu produk skincare yang bisa jadi pilihan kamu adalah produk-produk dari Sensatia Botanicals ini, nih. Kandungan rumput lautnya yang tinggi akan vitamin dan mineral bisa menutrisi kulit, dan kandungan biji mentimunnya jadi sumber vitamin E dan ada asam lemak esensial yang bisa jaga kelembapan kulit kamu. Hmmm, kok jadi pengin beli sekarang juga, ya? *cek dompet* Oke, tahan, belum gajian. He-he-he.

 

2. Kaus kaki dari Uniqlo

Estimasi harga: Rp149.000

 

Source: uniqlo.com/id

 

Ini salah satu produk yang paling saya suka dari Uniqlo, yaitu kaos kakinya. Selain memang bahannya bagus, motif dan modelnya juga simpel tapi unik. Ini bisa jadi pilihan kamu sebagai kado Natal buat sahabat perempuan. Saya kasih rekomendasi ini karena lebih suka kasih kado yang pasti dipakai dan awet. Pasti senang kan kalau kado yang kita kasih memang benar-benar berguna buat sahabat kita?

 

Artikel terkait: Mari Kita Sambut Natal!

  1. 7 Ide Dekorasi Natal di Rumah, Apa Saja?
  2. 6 Inspirasi Percantik Bingkisan Kado untuk Rayakan Natal dan Tahun Baru
  3. 10 Gadget Terbaik Sebagai Kado Natal

 

3. Teh English Breakfast-nya Twinings of London

Estimasi harga: Rp75.000-Rp80.000

 

Source: twiningsmoment.com

 

Selain barang yang bisa dan pasti dipakai, saya suka banget kasih kado yang memang pasti disukai sama sahabat saya. Nah, salah satu yang pasti jadi pilihan saya adalah teh celup, karena hampir nggak ada orang Indonesia yang nggak suka teh, sih. Twinings ini termasuk teh premium tapi harganya masih terjangkau, lah.

 

4. Grinder kopi manual

Estimasi harga: Rp65.000-Rp150.000

 

Source: tokopedia.com

Tapi bagaimana kalau sahabat perempuanmu lebih suka minum kopi dibanding teh? Nah, grinder kopi manual ini bisa jadi salah satu pilihan kamu, nih. Selain bendanya kecil dan bisa dibawa ke mana-mana, harganya juga nggak begitu mahal kalau dibanding grinder kopi yang elektrik. Kalau untuk pilihan. di e-commerce banyak, kok. Tinggal cari yang harganya sesuai kantong.

 

5.  Lilin aromaterapi dari Kencana Candle

Estimasi harga: Rp95.000

 

Source: instagram.com/kencanacandle

 

Buat yang punya sahabat yang hobi banget beli lilin aromaterapi, buat saya lilin dari Kencana Candle ini salah satu opsi terbaik. Buatan lokal dan varian wanginya banyak banget. Selain itu, harganya terjangkau, tapi kualitasnya nggak main-main. Wanginya juga lembut dan tahan lama.

 

Artikel Terkait: It’s Christmas Time!

  1. 5 Pilihan Buku Seputar Finansial yang Cocok untuk Hadiah Natal
  2. Lagu Natal Terbaru untuk Memeriahkan Hari Natalmu
  3. 8 Rekomendasi Film Keluarga yang Hangatkan Suasana Natal dan Tahun Baru

 

6. Jurnal untuk tahun 2020 dari O2O

Estimasi harga: Rp120.000

 

Source: ybltv.com/

 

Ini memang udah zamannya orang mencatat segala sesuatu di handphone, tapi nggak ada salahnya kasih kado Natal berupa jurnal untuk sahabat terkasih. Alasan pertama, pasti jurnal ini terpakai untuk catatan-catatan kecil. Alasan kedua, pasti keren kalau dibawa ke mana-mana. HA-HA-HA!

 

7. Yoga Mat dari Happyfit

Estimasi harga: Rp139.000

 

Source: happyfit.co.id

 

Terakhir, nih. Siapa yang punya sahabat perempuan nan sporty? Yoga mat bisa jadi salah satu pilihan kado. Yoga mat bukan cuma bisa dipakai untuk yoga, tapi juga bisa buat olahraga lainnya. Misalnya HIIT (High-Intensity Interval Training), pilates, atau pound fit yang lagi nge-trend itu, tuuuh. Multi fungsi, kan?

 

Nah, itu dia 7 ide kado Natal di bawah Rp200 ribu untuk sahabat perempuan kita. Semoga membantu, ya. Yang penting, kasih kado yang sesuai dengan bujet dan kemampuan kita, ya. Jangan maksain beli yang mewah, tapi ternyata malah bikin susah. Selamat berbelanja!