SWARA – Berapa biaya umroh menggunakan biro travel di Indonesia? Umumnya, biaya umroh reguler di Indonesia berkisar antara Rp25 – Rp35 juta. Biaya tersebut termasuk tiket pesawat, akomodasi, transportasi, visa, konsumsi, hingga asuransi perjalanan.

 

Biaya umroh bisa berbeda-beda tergantung paket, fasilitas, durasi, hingga waktu keberangkatan. Supaya kamu punya gambaran yang jelas sebelum menabung atau memilih travel, simak kisaran harga umroh terbaru serta rincian lengkapnya.

 

Berapa Biaya Umroh Saat Ini?

 

Secara umum, biaya umroh reguler dari Indonesia berkisar antara Rp25 juta hingga Rp35 juta per orang untuk paket standar. Namun, harga bisa lebih tinggi untuk paket umroh premium atau musim ibadah seperti ketika Ramadan.

 

Berikut gambaran kisaran harga berdasarkan jenis paket:

 

  • Umroh reguler (9–12 hari): Rp25–35 juta
  • Umroh plus wisata (misalnya Turki atau Dubai): Rp35–50 juta
  • Umroh Ramadan atau high season: Rp30–45 juta
  • Umroh VIP/premium: bisa di atas Rp50 juta

 

Harga tersebut bisa berubah tergantung kurs dolar, kebijakan maskapai, dan pihak ketiga seperti penyedia biro perjalanan.

 

Rincian Biaya Umroh yang Perlu Kamu Ketahui

 

Kalau kamu bertanya kenapa biaya umroh cukup besar, ini karena paket umroh per orang biasanya sudah mencakup banyak fasilitas, seperti:

 

  • Tiket pesawat pulang-pergi: Rp10.000.000 – Rp15.000.000
  • Visa umroh: Rp2.000.000 – Rp3.000.000
  • Hotel di Makkah dan Madinah: Rp5.000.000 – Rp10.000.000 untuk paket 7–9 hari
  • Konsumsi (biasanya 3 kali sehari): Rp2.500.000 – Rp5.000.000
  • Transportasi selama di Arab Saudi: Rp1.000.000 – Rp2.000.000
  • Perlengkapan umroh: Rp1.000.000 – Rp3.000.000
  • Asuransi perjalanan: Rp300.000 – Rp800.000
  • Jika seluruh komponen dihitung, maka perkiraan total biaya umroh adalah sekitar:

 

Rp21.800.000 – Rp38.800.000 per orang

 

Namun dalam praktiknya, kebanyakan paket umroh yang ditawarkan oleh travel di Indonesia berada di kisaran Rp25 juta – Rp35 juta, tergantung fasilitas hotel, maskapai, dan durasi perjalanan.

 

Biaya umroh juga bisa lebih mahal jika berangkat di waktu tertentu seperti saat Ramadan, lokasi hotel dekat Masjidil Haram atau Masjid Nabawi, durasi hotel lebih lama, serta kurs dollar sedang tinggi. 

 

Baca juga: 5 Rahasia Mendapatkan Tiket Pesawat Murah untuk Liburan

 

Estimasi Biaya Tambahan Umroh yang Perlu Kamu Siapkan

 

Selain biaya paket utama, ada beberapa pengeluaran tambahan yang perlu diperhitungkan:

 

  • Pembuatan paspor (jika belum punya): sekitar Rp350.000 – Rp600.000
  • Vaksin meningitis (jika diwajibkan): kisaran Rp300.000–Rp500.000
  • Uang saku pribadi: minimal Rp2–5 juta tergantung kebutuhan
  • Oleh-oleh untuk keluarga sesuai kebutuhan: Rp500.000 – Rp1.000.000

 

Jadi, total dana yang perlu kamu siapkan bisa lebih besar dari harga paket yang tertera.

Tips Mengatur Biaya Umroh agar Tetap Hemat

 

Biaya umroh memang tidak sedikit, sehingga penting untuk mengatur anggaran dengan baik agar perjalanan ibadah tetap nyaman tanpa memberatkan keuangan. Berikut beberapa tips agar biaya umroh bisa lebih hemat.

1. Pilih Paket Umroh di Luar Musim Ramai

 

Harga paket umroh biasanya lebih mahal saat musim ramai seperti Ramadan, libur sekolah, atau akhir tahun. 

 

Jika ingin lebih hemat, pilih jadwal keberangkatan di luar periode tersebut karena harga paket biasanya lebih murah.

2. Bandingkan Paket dari Beberapa Travel Umroh

 

Setiap biro travel memiliki harga dan fasilitas yang berbeda. Sebelum memutuskan, sebaiknya bandingkan beberapa paket umroh untuk mendapatkan harga yang sesuai dengan budget.

3. Pilih Hotel yang Tidak Terlalu Dekat dengan Masjid

 

Hotel yang sangat dekat dengan Masjidil Haram atau Masjid Nabawi biasanya memiliki harga lebih mahal. Memilih hotel yang sedikit lebih jauh dapat menghemat biaya paket umroh karena harganya lebih terjangkau.

4. Bawa Perlengkapan dari Indonesia

 

Harga perlengkapan seperti mukena, sandal, atau pakaian ihram di Tanah Suci biasanya lebih mahal. Membawa perlengkapan sendiri dari Indonesia dapat membantu menghemat pengeluaran selama perjalanan.

5. Siapkan dana sejak jauh hari

 

Menabung sejak jauh hari dapat membantu kamu mengumpulkan dana umroh secara bertahap. Selain itu, dengan perencanaan yang matang kamu juga bisa memilih paket umroh promo atau harga lebih murah.

 

Baca juga: Umroh 9 Hari, Begini Gambaran Besaran Uang Sakunya

 

Cara Menabung untuk Biaya Umroh

 

Kalau saat ini kamu belum punya dana cukup, kamu bisa mulai dengan strategi menabung khusus umroh seperti berikut:

 

  • Tentukan target waktu keberangkatan.
  • Hitung kebutuhan dana total.
  • Sisihkan dana rutin setiap bulan.
  • Gunakan rekening khusus tabungan umroh terpisah

 

Misalnya, jika target biaya Rp30 juta dan kamu ingin berangkat dalam 2 tahun, maka kamu perlu menabung sekitar Rp1,25 juta per bulan.

 

Kesimpulan: Siapkan Dana Umroh Mulai dari Sekarang

 

Jadi, berapa biaya umroh? Secara umum, kamu perlu menyiapkan dana sekitar Rp25 juta –Rp35 juta untuk paket reguler, dan bisa lebih tinggi untuk paket premium atau musim ramai.

 

Selain harga paket, jangan lupa memperhitungkan biaya tambahan seperti paspor, vaksin, dan uang saku. Dengan perencanaan matang dan memilih travel resmi, kamu bisa mewujudkan impian ke Tanah Suci dengan lebih aman dan nyaman.

 

Baca juga: Ingin Umrah? Ini Tips Rencanakan Keuangannya

 

Umroh Tenang dengan Tambahan Dana dari Tunaiku 

 

Jika membutuhkan tambahan dana agar keuangan tetap sehat saat dan setelah umroh, kamu bisa mempertimbangkan solusi pembiayaan seperti Tunaiku by Amar Bank. 

 

Pinjaman online Tunaiku menawarkan pinjaman hingga Rp30 juta dan tenor hingga 30 bulan, sehingga kamu bisa menyesuaikan cicilan sesuai kebutuhan. 

 

Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa menghubungi CS Tunaiku: 

 

  • WhatsApp di 081132266859
  • Call center (021) 40005859
  • Email ke tanya@amarbank.co.id

 

Pastikan semua perencanaan dilakukan dengan bijak agar perjalanan ibadahmu tetap tenang dan nyaman.