Bulan Ramadan di Indonesia memang identik dengan tradisi buka puasa bersama atau yang lebih akrab disebut “bukber”. Dari awal hingga akhir Ramadan, undangan bukber datang silih berganti, mulai dari keluarga besar, teman sekolah, teman kuliah, rekan kantor, sampai komunitas hobi. Momen ini jadi ajang silaturahmi yang hangat, tempat kita menyambung cerita lama dan mempererat hubungan yang mungkin jarang terjalin karena kesibukan masing-masing.
Bukber bukan sekadar makan bersama saat azan Magrib berkumandang. Ada rasa kebersamaan, nostalgia, dan kebahagiaan sederhana yang bikin suasana Ramadan terasa lebih hidup. Bahkan dari sisi ekonomi, fenomena bukber ikut menggerakkan sektor kuliner. Restoran, kafe, hingga UMKM makanan biasanya kebanjiran reservasi selama bulan puasa.
Seru? Jelas. Tapi kalau terlalu sering bukber tanpa perhitungan, siap-siap kaget pas cek saldo di akhir bulan. Supaya tetap bisa menikmati momen tanpa bikin kantong kering, yuk simak tips berikut ini!
1. Batasi Kegiatan Bukber
Undangan bukber biasanya datang dari berbagai arah. Rasanya nggak enak kalau menolak, apalagi kalau yang ngajak teman lama yang sudah jarang ketemu. Tapi kalau semua diikuti tanpa seleksi, pengeluaran bisa membengkak.
Coba buat daftar prioritas. Pilih bukber yang benar-benar penting dan bermakna, seperti bersama keluarga inti atau sahabat terdekat. Untuk lingkaran pertemanan yang lebih luas, kamu bisa pilih satu atau dua acara saja. Dengan begitu, kamu tetap bisa bersosialisasi tanpa harus mengorbankan kondisi keuangan.
Ingat, kualitas pertemuan jauh lebih penting daripada kuantitasnya.
2. Cari Tempat Makan yang Affordable
Esensi utama bukber adalah kebersamaan, bukan gengsi lokasi. Tidak perlu selalu memilih restoran mewah atau tempat yang sedang viral kalau memang tidak sesuai dengan anggaran.
Diskusikan bersama teman-teman untuk memilih tempat yang strategis dan harganya ramah di kantong. Selain hemat biaya makan, kamu juga bisa menekan pengeluaran transportasi. Kalau semua sepakat dari awal, suasana tetap nyaman tanpa ada yang merasa terbebani.
3. Jangan Kalap Saat Memesan
Setelah seharian berpuasa, rasa lapar memang sering bikin “lapar mata”. Semua menu terlihat enak dan ingin dipesan sekaligus. Padahal, seringkali makanan tidak habis karena keburu kenyang.
Supaya lebih hemat, pesan secukupnya dulu. Kamu bisa mulai dengan satu menu utama dan minuman. Kalau memang masih lapar setelah berbuka, baru tambah pesanan. Cara ini bukan hanya menghemat uang, tetapi juga mengurangi risiko makanan terbuang sia-sia.
4. Buka Puasa di Rumah
Bukber tidak harus selalu di restoran atau kafe. Sesekali, kamu bisa mengadakan buka puasa bersama di rumah sendiri atau rumah teman. Konsep potluck, di mana setiap orang membawa satu jenis makanan bisa jadi solusi yang lebih hemat dan tetap seru.
Selain lebih ekonomis, suasananya juga biasanya lebih santai dan intim. Kamu bisa lebih leluasa mengobrol tanpa dibatasi waktu reservasi. Pengeluaran pun lebih terkontrol karena tidak ada tambahan biaya layanan atau pajak restoran.
5. Tetapkan Anggaran Bukber Sejak Awal
Salah satu kesalahan terbesar saat Ramadan adalah tidak menetapkan anggaran khusus untuk bukber. Akibatnya, pengeluaran terasa kecil setiap acara, tetapi kalau dijumlahkan bisa cukup besar.
Supaya lebih aman, tentukan anggaran bukber setelah menerima gaji. Misalnya, alokasikan sejumlah tertentu yang memang dikhususkan untuk acara buka bersama. Dengan adanya batasan ini, kamu jadi lebih bijak dalam menerima undangan dan memilih tempat makan.
Kalau anggaran sudah habis, artinya kamu memang harus menahan diri untuk tidak menambah agenda baru.
Artikel Terkait: Seputar Ramadan 2026
1. Ramadan Jadi Lebih Boros: Mitos atau Fakta?
2. Ide Jualan di Bulan Ramadan 2026
3. Ramadan 2026: Tips Tetap Produktif Saat Bulan Puasa
Bukber Lebih Nyaman bareng Fitur Celengan dari Amar Bank
Supaya pengeluaran bukber tetap terkendali, kamu bisa memanfaatkan fitur Celengan dari Amar Bank Digital. Fitur ini memungkinkan kamu memisahkan uang sesuai kebutuhan, termasuk membuat pos khusus untuk bukber Ramadan.
Kamu bisa membuka hingga 10 Celengan aktif dalam satu akun dan memberi nama sesuai tujuan, misalnya “Dana Bukber 2026”. Dengan fitur auto debit dan pengingat, kamu jadi lebih disiplin menyisihkan uang sejak jauh-jauh hari. Jadi, saat undangan datang, kamu sudah punya dana khusus tanpa mengganggu kebutuhan lain.
Cek selengkapnya tentang fitur Celengan di sini!
Bukber adalah salah satu momen paling menyenangkan di bulan Ramadan. Selain mempererat silaturahmi, acara ini juga menghadirkan kebahagiaan sederhana yang bikin suasana puasa makin hangat. Namun, jangan sampai euforia bukber justru membuat kondisi keuangan jadi berantakan setelah Ramadan usai.
Dengan membatasi agenda, memilih tempat yang terjangkau, mengontrol pesanan, hingga mengatur anggaran sejak awal, kamu tetap bisa menikmati kebersamaan tanpa bikin kantong kering. Ditambah lagi dengan pengelolaan uang yang rapi lewat fitur Celengan dari Amar Bank, bukber jadi terasa lebih tenang dan nyaman.
Yuk, nikmati Ramadan dengan bijak. Karena momen kebersamaan itu penting, tapi kestabilan keuangan juga nggak kalah pentingnya.