SWARA – Saat ini influencer nggak terbatas pada model Instagram, fashionista, atau motivational speaker saja. Perencana keuangan adalah satu dari influencer yang ikut ngehits saat ini. Lantaran influencer satu ini memberi banyak edukasi soal pengelolaan keuangan sehingga diikuti oleh banyak orang. Salah satunya adalah Aakar Abyasa. 

 

 

Pria yang akrab disapa Aakar ini merupakan pendiri Jouska Indonesia, sebuah perusahaan konsultan keuangan yang trending via media sosial. Aakar mendirikan Jouska berkat kegelisahan mengenai sebagian besar masyarakat Indonesia yang masih gagap soal pengelolaan keuangan. Berdasarkan pengakuan Aakar kepada media, dirinya menemui banyak klien yang tertipu oleh investasi bodong.  

Artikel Terkait: Kisah sukses anak muda Indonesia. 

  1. Mengenal Ayu Kartika Staf Khusus Presiden yang Bersahaja
  2. Belajar Sukses dari Axton Salim, Direktur Eksekutif Salim Group
  3. Perjalanan Belva Devara dari Start Up ke Istana Presiden

 

Aakar juga banyak menjadi pembicara di berbagai acara di Indonesia. Aakar kerap membahas soal generasi milenial, leadership, pengelolaan keuangan, hingga peran anak muda dalam membangun bangsa. Lalu gimana sih sosok Aakar? Berhasil menggugah generasi milenial agar melek literasi finansial, ini sosok pendiri Jouska, perencana keuangan di jagat sosial media.

 

1. Awalnya seorang pebisnis

Sebelum menjadi perencana keuangan, Aakar merupakan seorang pebisnis. Pria kelahiran Banyuwangi ini bahkan mengaku telah menjadi berbisnis sejak duduk di Sekolah Menengah Atas (SMA). Waktu itu Aakar menjual majalah. Setelah lulus SMA, Aakar melanjutkan kuliah sambil menjalankan bisnis mobil bekas bersama temannya.

 

2. Suka membaca dan ‘kekinian’

Buat Aakar, pengalaman sangat penting dalam membentuk kariernya sebagai perencana keuangan saat ini. Aakar mengaku, belajar banyak dari pengalaman serta buku-buku yang dibacanya. Karena suka membaca, Aakar dapat dengan membahasakan istilah keuangan yang ribet menjadi sesuatu yang mudah dipahami. Dia pun kerap disebut sosok yang kekinian. Karena memberikan literasi finansial lewat Instagram dan menggunakan bahasa ringan. 

 

3. Hobi travelling

Aakar ternyata punya hobi jalan-jalan alias travelling. Baginya, salah satu sumber ilmu dan inspirasi adalah travelling. Sejak umur 18 tahun, pria ini memang sudah akrab dengan travelling. Saat itu Aakar terinspirasi dari entrepreneur muda yang dia temui di Beijing. Sejak saat itulah, Aakar menargetkan untuk travelling ke luar negeri minimal setahun sekali. Buat dia, travelling itu perpaduan dari jalan-jalan dan cari ilmu. Aakar sendiri menyisihkan 10-20% dana dari penghasilannya untuk tabungan travelling. 

 

 

4. Punya empat fondasi dasar dalam mengelola keuangan

Menurut Aakar, ada empat fondasi dalam merencanakan keuangan. Pertama, setiap orang harus memiliki dana darurat minimal 25% dari total pendapatan tahunan. Kedua, setiap orang harus memiliki asuransi jiwa dan kesehatan. Ketiga, setiap orang harus mengelola utang dan melakukan review. Keempat, setiap orang harus punya investasi.

 

Artikel Terkait: Kisah sukses generasi milennial Indonesia. 

  1. Mengenal Anthony Ginting Lebih Dekat
  2. Aries Susanti, Perjalanan Atlet Panjat Tebing yang Bawa Harum Nama Bangsa
  3. Sukses Sabet Juara Menyanyi di Swedia, Maria Sinaga Harumkan Nama Bangsa

5. Sering ngomongin generasi millennial

Karena merupakan generasi millennial, Aakar jadi banyak ngobrol soal generasi millennial. Bagi Aakar, generasi millennial itu harus melek finansial. Aakar juga membantah pandangan bahwa generasi millennial itu boros dan nggak bisa menabung. Menggunakan data dari Bursa Efek Indonesia, Aakar berkata bahwa 44,62% dari investor pasar modal saat ini adalah yang berusia di bawah 30 tahun. 

 

Itulah beberapa hal tentang Aakar. Sosoknya yang pekerja keras juga tergambar dari perkembangan bisnis yang dia bangun di Jouska Indonesia. Dari hanya menangani dua klien dalam sebulan, Jouska saat ini menjadi perusahaan konsultan keuangan independen yang terbesar di Indonesia. CEO muda  ini mengaku, Jouska bahkan tengah mengembangkan bisnis hingga ke Singapura.