SWARA – Selain uang muka, cicilan bulanan juga sering menjadi pertimbangan yang memberatkan bagi beberapa orang yang sedang mencari rumah. Kebanyakan memberatkan tingginya harga cicilan dengan tenor yang sangat lama.
Umumnya khawatir dengan ketidak-sanggupan mencicil saat sudah berjalan beberapa tahun. Apalagi bagi kaum Gen Z yang saat ini tengah memasuki usia-usia membangun karier.
Namun, kamu nggak perlu khawatir. Sebab masih banyak rumah-rumah dengan cicilan di bawah satu jutaan lho. Seperti rumah-rumah subsidi pemerintah di kawasan penyangga Jakarta.
Sebelum itu, Syarat Utama KPR Subsidi Agar kamu bisa mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dengan cicilan ringan, kamu wajib memenuhi beberapa syarat, yaitu:
-
Berpenghasilan maksimal Rp8 Juta (untuk rumah tapak).
-
Belum pernah memiliki rumah.
-
Belum pernah menerima subsidi perumahan dari pemerintah.
-
Memiliki status karyawan tetap atau wiraswasta dengan riwayat usaha yang jelas
Artikel terkait: desain dan renovasi khusus untuk rumah minimalis
- 7 Ide Desain Rumah Tipe 36 Agar Tampak Lapang dan Fungsional
- Ketahui Kisaran Biaya Renovasi Rumah Minimalis 2 Lantai
- Ini Rincian Biaya Renovasi Kamar Mandi Modern Minimalis dengan Bujet Maksimal Rp10 Juta!
5 Pilihan rumah subsidi dengan cicilan ringan di Jabodetabek (Update 2025)
Berikut adalah beberapa contoh perumahan subsidi yang berada di sekitar area Jabodetabek dengan cicilan bulanan yang terjangkau:
1. Perumahan Subsidi di Bekasi Timur
-
Contoh Lokasi: Grand Vista Cikarang / Ganda Arum Residence (area Cikarang/Bekasi Timur)
-
Tipe Hunian: Tipe 27/60 atau 30/60.
-
Harga Jual (Estimasi Terbaru): Sekitar Rp181.000.000 (mengikuti harga batas atas subsidi).
-
Uang Muka (DP): Mulai dari Rp1.000.000 – Rp5.000.000 (tergantung promo developer).
-
Estimasi Cicilan: Sekitar Rp1.200.000 – Rp1.300.000 per bulan selama 20 tahun.
-
Kelebihan: Harga DP relatif rendah dan lokasi dekat dengan kawasan industri.
2. Perumahan Subsidi di Bogor (Area Tenjo/Rumpin)
-
Contoh Lokasi: Griya Pesona Madani / Cilejit Raya Residence (dekat Stasiun KRL)
-
Tipe Hunian: Tipe 35/66.
-
Harga Jual (Estimasi Terbaru): Sekitar Rp185.000.000.
-
Uang Muka (DP): Mulai dari Rp0 (hanya bayar booking fee dan biaya proses) hingga Rp5.000.000.
-
Estimasi Cicilan: Sekitar Rp1.150.000 – Rp1.250.000 per bulan selama 20 tahun.
-
Kelebihan: Akses mudah ke KRL, cocok untuk kamu yang bekerja di Jakarta atau Tangerang.
3. Perumahan Subsidi di Tangerang (Area Parung Panjang)
-
Contoh Lokasi: Savana Alam Serpong / Parung Panjang Residence
-
Tipe Hunian: Tipe 36/60.
-
Harga Jual (Estimasi Terbaru): Sekitar Rp181.000.000.
-
Uang Muka (DP): Mulai dari Rp1.000.000 (booking fee) + Biaya Proses.
-
Estimasi Cicilan: Sekitar Rp1.200.000 – Rp1.300.000 per bulan selama 20 tahun.
-
Kelebihan: Diklaim terletak di lokasi strategis (dekat Stasiun Parung Panjang), cocok untuk kamu yang ingin mobilitas ke Serpong/Jakarta.
4. Perumahan Subsidi di Depok/Bojonggede
-
Contoh Lokasi: Bojonggede Asri / Villa Cibinong Indah
-
Tipe Hunian: Tipe 30/60.
-
Harga Jual (Estimasi Terbaru): Sekitar Rp185.000.000.
-
Uang Muka (DP): Tergantung promo, biasanya Rp5.000.000 – Rp10.000.000.
-
Estimasi Cicilan: Sekitar Rp1.250.000 – Rp1.350.000 per bulan selama 20 tahun.
-
Kelebihan: Lokasi yang masih dianggap dekat dengan pusat kota Depok dan akses KRL.
5. Opsi Skema Non-Subsidi DP Ringan
-
Contoh Lokasi: Perumahan Non-Subsidi Tipe Kecil di pinggir kota (misalnya Ciseeng atau Jonggol).
-
Kelebihan: Walaupun cicilannya lebih tinggi (mulai dari Rp1.5 Juta ke atas), kamu bisa mendapatkan kualitas bangunan yang sedikit lebih baik dan proses KPR yang lebih cepat.
-
Kekurangan: Bunga KPR-nya tidak disubsidi oleh pemerintah, sehingga cicilan akan menyesuaikan suku bunga bank.
Biaya lain KPR yang harus dipersiapkan
Selain DP dan cicilan bulanan, ada beberapa biaya di awal yang wajib kamu siapkan dan seringkali tidak termasuk dalam harga jual:
-
Biaya Proses KPR: Mencakup biaya notaris, provisi bank, dan administrasi. Biaya ini bisa mencapai Rp10 Juta hingga Rp15 Juta, tergantung bank dan harga rumah. Biaya ini dibayarkan di muka sebelum akad kredit.
-
Biaya BPHTB: Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan. Besarnya berbeda-beda, tapi umumnya dibayarkan sebelum akad kredit.
-
Biaya Peningkatan Mutu (Jika Ada): Kadang, developer menawarkan peningkatan mutu bangunan atau pemasangan dapur yang harus kamu bayar di luar harga jual.
Nah, itulah pilihan rumah subsidi pemerintah dan biaya penting yang perlu kamu ketahui. Beberapa di antaranya nggak hanya murah namun juga berlokasi di daerah strategis.
Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya.
Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp2-20 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-20 bulan. Pinjaman tunai ini bisa kamu gunakan untuk menutupi biaya proses KPR atau biaya BPHTB di awal. Yuk, ajukan pinjamanmu sekarang di sini!