SWARA – Saya pernah membaca sebuah artikel tentang karier. Di sana dikatakan, kalau ingin sukses atau setidaknya jadi pimpinan, haram banget berkencan dengan pasangan yang berkarier di bidang yang sama. Nah, kalau kamu sudah pernah mendengar atau justru membaca hal yang sama, setuju nggak?

 

Pernyataan di atas timbul karena kesuksesanmu di tempat kerja bisa saja memicu kecemburuan yang berujung pada rasa iri. Well, sebenarnya kecemburuan dalam hal karier wajar terjadi pada setiap pasangan. Nggak usah jauh-jauh, kamu pasti punya teman yang pacaran sejak kuliah, ketika sudah lulus salah satunya mendapatkan pekerjaan lebih dulu. Nah, bagaimana hubungan keduanya?

 

Contoh lain, keduanya sama-sama bekerja. Namun, posisi, gaji, dan prospek karier salah satu pihak lebih menjanjikan daripada yang lain. Di masyarakat kita, masalah muncul kalau pihak cowok yang terlambat dapat kerja dan posisinya “kalah” dibanding si cewek.

 

Sebenarnya, kecemburuan karier dan rasa iri ini disebabkan oleh beragam faktor. Faktor paling utama, tentu bagaimana latar belakang keluarga hingga pertemanan si pasangan. Biar bagaimanapun, hal seperti ini jangan dipelihara terus-menerus. Ada, kok, solusi agar kamu nggak iri dengan pasangan. Apa saja?

 

Artikel: Ketika Karier Pasangan Lebih Unggul, Apa yang Terjadi?

  1. Penghasilan Istri Lebih Tinggi Picu Keretakan Rumah Tangga?
  2. 6 Alasan Harus Bangga Menjadi Bapak Rumah Tangga
  3. 5 Hal Keuangan Yang Wajib Dibahas Sebelum Kamu Menikah

 

1. Rasa syukur dan penerimaan

Bagaimanapun, kamu sudah memiliki pasangan yang terbaik. Dia bisa menerima segala kekurangan dan kelebihanmu. Dia bahkan bisa menerima kekuranganmu yang memiliki karier di bawahnya. So, apa lagi yang jadi masalah? Memang teori lebih mudah daripada praktiknya. Namun, jika pasangan sendiri sudah menerima, kenapa harus mendengarkan pendapat orang lain?

 

2. Menanamkan rasa bangga

Pilih mana, memiliki pasangan yang kariernya cemerlang atau pasangan yang jauh di bawahmu? Tentu lebih membanggakan kalau memiliki pasangan yang kariernya cemerlang, kan? Sekalipun harus berada di atasmu.

 

3. Versi sukses itu berbeda

Jika dilihat dari perspektif berbeda, bisa jadi kamu sudah sukses, kok. Misalnya, pasanganmu adalah seorang ahli tambang sedangkan kamu adalah perawat rumah sakit. Secara gaji dan jenjang karier, mungkin perbedaannya akan kentara. Namun, dengan menjadi perawat, kamu bisa berkesempatan merawat dan membantu banyak orang. Lebih baik lagi, lantaran berdasarkan shift, kamu juga bisa, deh, menemani anak-anak di rumah.

 

4. Jadikan sebagai motivasi dan inspirasimu

Daripada terus bertahan dengan rasa iri, lebih baik segera mengejar ketertinggalanmu. Jadikan kesuksesan pasangan sebagai motivasi dan dorongan agar kariermu bisa melejit. Mungkin ada saat ketika kamu down. Nah, dengan mengingat kesuksesan pasangan, kamu lebih termotivasi.

 

5. Kesuksesannya, juga karena kontribusimu!

Tentu kamu pernah mendengar, di balik pria yang sukses terdapat perempuan hebat di belakangnya. Berlaku juga sebaliknya. Nah, buat apa terus-terusan iri? Toh, pasanganmu sukses karena dorongan dan kontribusimu untuknya. Jadi kesuksesannya adalah kesuksesanmu juga.

 

6. Sukses adalah rasa senang

Pada dasarnya, orang yang sukses adalah mereka yang awalnya senang melihat keusksesan orang lain dan menjadikannya motivasi. Nah, daripada iri yang nggak akan menghasilkan apa pun kecuali pengaruh negatif, lebih baik senang dan segera meniru.

 

Artikel Terkait: Orang-Orang Ini Sukses di Bidangnya Masing-masing

  1. Simak 10 Rahasia Kesuksesan CEO Perempuan Dunia Berikut Ini!
  2. 10 Pengusaha Perempuan Indonesia yang Sukses di Dunia Startup. Patut Ditiru!
  3. 7 Sosok Sukses di Bawah 30 Tahun dengan Profil LinkedIn yang Paling Banyak Dilirik Orang

 

7. Kembangkan hobimu

Berkarier di kantor yang sama, sementara pasanganmu lebih sukses bukanlah satu masalah. Kamu bisa, kok, mengejarnya dengan memiliki pekerjaan sampingan. Cobalah untuk terus mengembangkan hobi.

 

Rasa iri seperti ini kalau dibiarkan lama-lama tentu berakibat negatif. Salah satunya adalah pertengkaran setiap hari yang berujung pada perpisahan. Temtu kamu nggak ingin, kan, rumah tanggamu berantakan? Yuk, ubah pola pikir dan segera mengejar kesuksesan pasangan.

 

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya.

Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp2-20 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-20 bulan. Yuk, ajukan pinjamanmu sekarang!

 

 

 

 

 


TRI PUSPITASARITRI PUSPITASARI