SWARA – Membangun sebuah bisnis bersama anggota keluarga, baik itu pasangan, kakak, adik, orangtua, maupun yang lainnya, memang susah-susah gampang. Menyenangkan jika kita bisa memberdayakan keluarga sendiri agar bisa sama-sama sejahtera.

Tapi, hubungan keluarga juga berpotensi mengganggu penilaian kita dalam mengukur kinerja mereka, hanya karena mereka punya ikatan darah dengan kita. Inilah yang membuat bisnis keluarga terkadang nggak bertahan dan bubar di tengah jalan.

Siapa pun pasti ingin bisnisnya sukses, ‘kan? Oleh karena itu, sebaiknya perhatikan hal berikut saat kamu tengah membangun bisnis keluarga. 

1. Komunikasi yang terbuka dan jelas

Salah satu kunci kesuksesan bisnis keluarga adalah komunikasi yang baik. Diskusikan peran dan tanggung jawab setiap anggota keluarga. Meskipun bekerja sama dengan saudara, untuk beberapa poin yang penting, seperti saham kepemilikan, kompensasi, dan keuangan sebaiknya dibuat secara tertulis. Hal ini bertujuan untuk menghindari miskomunikasi yang berujung pada pertengkaran.

 

Buatlah pertemuan mingguan atau bulanan untuk menilai kemajuan bisnis. Forum ini bisa dimanfaatkan untuk berdiskusi mengenai rencana bisnis jangka panjang. Kamu pun bisa menyelesaikan perselisihan kecil, karena terkadang ngomong lewat telepon nggak senyaman ketika bertemu langsung.

 

Artikel terkait: Tips menjalankan bisnis yang sukses

  1. Ini Dia Strategi Jitu Melanjutkan Bisnis Keluarga dengan Sukses
  2. Hindari 4 Kesalahan yang Sering Ditemui Saat Jalani Bisnis, Wajib Diperhatikan!
  3. Sebelum Mulai Bisnis dengan Teman, Wajib Baca Nasihat Berikut Ini!

 

2. Berpikir logis

Seringkali kamu mudah baper kalau berurusan dengan keluarga. Hal ini membuat kamu sulit untuk bersikap objektif. Sebelum membuat keputusan, cobalah tanyakan pada diri sendiri “Bagaimana saya menangani situasi ini jika ia bukan anggota keluargaku?” Cara ini efektif untuk membuatmu berpikir logis saat berhadapan pada situasi emosional. Agar keluarga nggak tersinggung, kamu perlu memberi penjelasan dengan bahasa yang baik. 

3. Hargai kinerja bukan sekadar ikatan genetika

Banyak perusahaan besar berkembang pesat berkat kerja keras dan dedikasi tinggi anggota keluarga. Anggota keluarga yang memenuhi syarat dapat menjadi aset besar bagi bisnis, asal kamu bisa menghindari favoritisme. Jangan membuat dua kelas karyawan, keluarga dan non-keluarga.

Promosi, gaji, jadwal kerja, kritik dan pujian harus dilakukan secara adil antara keluarga dan karyawan non-keluarga. Berilah penghargaan berdasarkan kinerja, bukan genetika. Kalau memang anggota keluarga tidak memiliki kompetensi untuk menjabat suatu posisi, pekerjakan orang yang memang kompeten, lalu biarkan anggota keluarga belajar dan bekerja lebih giat lagi agar suatu saat ia bisa menjabat posisi itu.

Dengan begini, seluruh karyawan akan lebih loyal kepada perusahaanmu karena kerja kerasnya dihargai. Dan kamu pun bisa menjadi contoh yang baik di perusahaan.  

4. Adil tanpa tebang pilih

Biasakan seluruh anggota keluarga dan karyawan untuk menjalankan peraturan di tempat kerja agar semua lebih disiplin. Jika ada perseteruan di rumah, selesaikan di rumah, jangan dibawa ke kantor. Hindari membawa masalah pribadi di kantor, apalagi membuka aib keluarga di depan rekan kerja.

Gambarkan garis manajemen yang jelas. Kalau ada saudaramu yang berbuat salah, atasan bisa langsung menegur. Kamu harus bersikap adil, siapapun yang bersalah harus bertanggung jawab.

 

Artikel terkait: Memulai bisnis dengan modal minim

  1. 6 Bisnis Online Rumahan Tanpa Modal yang Bisa Kamu Coba!
  2. Kiat Memulai Bisnis Katering Dengan Modal Rp5 Jutaan. Bisa Dicoba Nih!
  3. 5 Kiat Merintis Bisnis Fotografi dengan Modal Nol Rupiah 

5. Meluangkan waktu untuk anggota kelaurga di luar kantor

Apapun yang terjadi di kantor, ketika berada di rumah keluarga adalah yang utama. Kamu nggak hanya bertugas memelihara bisnis, tetapi juga harus bisa menjaga keharmonisan keluarga.  Luangkan waktu di akhir pekan untuk bertemu dengan seluruh anggota keluarga. Rayakan pergantian taun dengan liburan bersama, sebelum kembali menyongsong tahun baru dengan target bisnis baru. Pastikan bahwa ini adalah momen untuk bersenang-senang dan mempererat tali persaudaraan, hindari membahas bisnis dan urusan kantor barang sejenak.

Lewat kiat-kiat di atas, semoga kamu sukses membangun bisnismu bersama keluarga, ya!

Ajukan pinjaman uang tanpa agunan, tanpa kartu kredit hanya di Tunaiku sekarang juga!

Pinjaman dari Rp2-20 juta yang dapat diangsur mulai 6-20 bulan.

KTA, tunaiku, pinjaman online, pinjaman tunai mudah dan cepat tanpa agunan, pinjaman tanpa jaminana, amar bank indonesia, kredit mudah dan cepat tanpa agunan, kredit tanpa jaminan, liburan tanpa keluar uang banyak, liburan, liburan murah, cara liburan murah, cara liburan tanpa keluar uang banyak


PAULUS RISANGPAULUS RISANG