SWARA – Servis mobil berapa bulan sekali jika ingin mesin mobil tetap awet? Idealnya servis bisa dilakukan tiap 6 bulan sekali atau setiap kelipatan 10.000 km. Servis mobil ringan biasanya meliputi ganti oli, pembersihan filter udara, dan pemeriksaan umum lainnya.Â
Nah, supaya kamu nggak salah langkah dan bisa lebih hemat biaya perawatan jangka panjang, simak yuk panduan jangka waktu servis ideal untuk mobil kesayangan kamu di sini!
Servis Mobil Berapa Bulan Sekali?Â
Secara umum, bengkel resmi menyarankan untuk melakukan servis setiap 6 bulan sekali atau setiap kelipatan 10.000 km, mana saja yang tercapai lebih dulu.
Meskipun mobilmu jarang dipakai dan kilometernya masih rendah, kamu tetap wajib melakukan servis rutin. Hal ini dikarenakan kualitas cairan di dalam mesin, seperti oli dan minyak rem, bisa menurun karena proses oksidasi saat mobil hanya terparkir lama di garasi.Â
Jadi, jangan terpaku pada angka di odometer saja ya, kalender di rumah juga perlu kamu perhatikan untuk menjaga mesin mobil berumur panjang.Â
Kenapa Servis 6 Bulan Sekali Itu Sangat Penting?
Mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa harus rutin setiap 6 bulan? Berikut adalah beberapa alasan kuat yang perlu kamu tahu:
- Menjaga Efisiensi Bahan Bakar: Mesin yang bersih dan terlumasi dengan baik akan bekerja lebih ringan, sehingga konsumsi bensin kamu tetap irit.
- Mendeteksi Kerusakan Sejak Dini: Saat servis, mekanik akan mengecek bagian-bagian vital dan memperbaiki kerusakan kecil sebelum memburuk.
- Menjaga Validitas Garansi: Bagi kamu yang memiliki mobil baru, rutin servis di bengkel resmi adalah syarat mutlak agar garansi pabrikan tetap berlaku.
- Keamanan Berkendara: Pengecekan pada sistem pengereman, kaki-kaki, dan tekanan ban memastikan kamu tetap aman saat berkendara dalam kondisi cuaca apa pun.
Baca juga: Ketahui Biaya Balik Nama Mobil serta Prosedurnya
Apa Saja yang Biasanya Dicek Saat Servis Berkala?
Berikut adalah poin-poin penting yang biasanya dikerjakan oleh mekanik saat servis mobil.Â
1. Penggantian Oli Mesin & Filter OliÂ
Oli berfungsi melumasi komponen mesin agar tidak aus akibat gesekan. Selain ganti oli mobil, kamu juga wajib mengganti filter oli.Â
Tujuannya agar kotoran atau hasil gesekan mesin tidak ikut bersirkulasi kembali ke dalam mesin sehingga organ vital mesin mobil kamu rusak.
2. Pengecekan Aki dan Sistem KelistrikanÂ
Mekanik akan mengecek tegangan aki menggunakan alat khusus. Selain aki, kabel-kabel dan fungsi lampu juga dicek untuk memastikan tidak ada hubungan pendek yang berisiko memicu kebakaran.
Jangan sampai, mobil tiba-tiba tidak bisa menyala dan terjadi gangguan kelistrikan yang memicu kebakaran mobil akibat aki tekor.Â
3. Pembersihan dan Penyetelan Sistem RemÂ
Rem adalah fitur keselamatan paling krusial. Tidak hanya ganti kampas kalau sudah tipis, tapi juga sistem rem akan dibersihkan dari debu aspal yang menempel.Â
Mekanik juga akan mengecek apakah ada kebocoran pada selang minyak rem agar performa pengereman kamu tetap pakem.
4. Pemeriksaan Cairan-Cairan (Fluids)Â
Mobil punya banyak jenis cairan selain oli mesin. Mekanik akan memastikan air radiator (coolant) mobil kamu masih cukup untuk mendinginkan mesin, minyak rem masih jernih, hingga cairan wiper yang sering dianggap sepele tapi sangat penting saat hujan turun.Â
Kalau ada yang kurang atau kualitasnya sudah buruk, mereka akan menyarankan untuk dikuras atau ditambah.
5. Pengecekan Ban dan Kaki-kakiÂ
Pernah merasa setir bergetar saat di jalan tol? Itu tandanya ban kamu butuh balancing. Selain itu, ban perlu dirotasi (ditukar posisi depan-belakang) agar tingkat keausannya merata.Â
Mobil kamu juga akan dicek bagian shockbreaker dan tie rod untuk memastikan bantingan mobilmu tetap empuk dan stabil.
6. Pembersihan Filter Udara dan Filter ACÂ
Filter udara yang bersih menjamin pasokan oksigen ke ruang bakar tetap maksimal sehingga tarikan mobil tetap enteng.
Sementara itu, filter AC yang dicek secara rutin bakal menjamin udara di dalam kabin tetap segar dan sehat buat pernapasan kamu selama di perjalanan.
Baca juga: Simulasi Kredit Mobil Bekas: Tips Mempersiapkan Rencana Finansial
Kesimpulan: Jadwalkan Servis Mobil Secara Berkala!
Menentukan kapan waktu yang tepat untuk servis mobil sebenarnya sangat simpel, yaitu setiap 6 bulan sekali atau kelipatan 10.000 km.
Pengecekan mobil saat servis meliputi:
- Penggantian oli mesin dan filter oli
- Pengecekan aki dan kelistrikan
- Pembersihan sistem rem
- Pemeriksaan cairan mobil
- Pengecekan ban dan kaki-kaki
- Pembersihan filter udara dan ACÂ
Dengan rutin melakukan pengecekan, kamu bukan hanya menjaga kenyamanan berkendara, tapi juga melindungi nilai investasi mobil agar tetap tinggi di masa depan.Â
Jadi, ada baiknya kamu menyiapkan dana untuk biaya servis mobil agar tidak mengganggu kesehatan finansial kamu di waktu mendatang.Â
Butuh Dana Tambahan untuk Servis Mobil?
Kalau kamu butuh dukungan dana darurat agar mobil kesayangan bisa segera kembali ke performa terbaiknya, kamu bisa ajukan pinjaman ke Tunaiku by Amar Bank.
Tunaiku memberikan kemudahan bagi kamu untuk mendapatkan dana dengan proses yang transparan, aman, dan pastinya praktis secara digital. Kamu bisa mendapatkan pinjaman mulai dari Rp2 juta hingga Rp30 juta.Â
Jika kamu butuh bantuan atau ingin bertanya seputar pengajuan pinjaman, jangan ragu untuk menghubungi tim CS Tunaiku di:
- WhatsApp: 081132266859
- Nomor Telepon: (021) 40005859
- Email: tanya@amarbank.co.id