Bagi para karyawan, naik gaji tentu sangatlah dinantikan, baik kenaikan tersebut adalah kenaikan tahunan, ataupun kenaikan gaji karena memiliki performa kerja yang baik. 

 

Namun, yang sangat disayangkan adalah saat karyawan naik gaji, tidak jarang gaya hidup juga akan naik sesuai dengan kenaikan yang didapatkan.

 

Tentunya ada hal yang lebih bijaksana yang bisa kamu lakukan saat mendapat kenaikan gaji ketimbang meningkatkan gaya hidup. Lalu, bagaimana mengatur alokasi saat sudah dapat gaji lebih besar?

 

Cara tetap hemat meski naik gaji

 

Saat kamu mengalokasikan kenaikan gaji kamu ke dalam tabungan dan investasi, bukan berarti kamu tidak boleh mendapatkan self-reward atas hasil kerja keras kamu. 

 

Berikut adalah beberapa tips dan saran untuk kamu mengatur kenaikan gaji kamu:

 

1. Lakukan budgeting dengan gaji terdahulu

 

Ketika kamu belum naik gaji, tentu kamu bisa bertahan dengan gaya hidup tersebut. Lakukan budgeting untuk mengetahui berapa persisnya pengeluaran per bulanmu.

 

Kamu bisa menggunakan berbagai metode budgeting, sebagai contoh ada metode budgeting 50-30-20. 

 

Metode ini dilakukan dengan alokasi 50 persen gaji untuk kebutuhan hidup, 30 persen untuk hiburan kamu, dan 20 persen untuk investasi. Saat sudah naik gaji, kamu bisa menerapkan pola budgeting yang sama.

 

2. Saat naik gaji, jangan hanya meningkatkan porsi pada 1 alokasi budgeting

 

Jika kamu sudah melakukan budgeting dan mendapatkan kenaikan gaji, kamu bisa meningkatkan porsi tidak hanya pada satu bagian saja. 

 

Ada baiknya kamu meningkatkan semua porsi pada budgeting kamu. Jika kamu menggunakan metode 50-30-20 , jangan hanya porsi kebutuhan dan hiburan saja yang kamu tingkatkan, namun tingkatkan juga porsi investasi kamu. 

 

3. Tingkatkan porsi investasi tanpa meningkatkan porsi lain.

 

Mungkin kamu merasa sudah berada di posisi nyaman dalam hidup kamu dengan budget kebutuhan dan hiburan yang sekarang. 

 

Jadi, ketika naik gaji, kamu bisa melakukan peningkatan hanya pada porsi investasi dan donasi bagi kamu yang menerapkannya. Tidak perlu tingkatkan pengeluaran untuk hiburan.

 

Dengan meningkatkan porsi investasi, tentunya secara persentase, porsi kebutuhan dan hiburan akan menurun, namun porsi investasi akan semakin besar persentasenya. 

 

4. Jangan lupa menyiapkan dana darurat

 

Seiring kenaikan gaji, mungkin porsi kebutuhan kamu meningkat. Perlu diingat, selain melakukan investasi dan menabung, dana darurat juga penting.

 

Belajar dari pandemi, bekerja sebagai karyawan tidaklah tanpa risiko karena mengikut perusahaan orang lain. 

 

Justru kamu perlu mempersiapkan diri jika hal buruk seperti pemutusan hubungan kerja terjadi, dan saat itulah dana darurat sangat diperlukan.

 

5. Jangan mengambil cicilan dengan gegabah 

 

Tidak jarang orang yang mendapatkan kenaikan gaji langsung mengambil keputusan untuk mengambil cicilan baru.

 

Hal ini sah-sah saja untuk dilakukan, asalkan sesuai perhitungan yang tepat dan tidak terburu-buru. Keputusan mengambil cicilan harus dilakukan dengan bijak.

 

Usahakan porsi cicilan tidak lebih dari 30 persen pemasukan kamu agar tidak mengganggu arus kas.

 

Tentunya kita ingin kenaikan gaji kita lebih membuat hati kita nyaman dan tenang, bukan malah memberikan kita kecemasan.

 

Mengapa lebih baik menambah porsi investasi daripada pengeluaran?

 

Jika kamu memperhatikan dengan seksama tips dan saran yang diberikan diatas, kamu akan menemukan bahwa sebagian besar tips tersebut menyarankan penambahan porsi untuk investasi. Mengapa demikian?

 

Perlu diketahui bahwa investasi adalah proses untuk membuat uang kita bekerja dan menghasilkan return untuk melipatgandakan aset dan kekayaan kamu. 

 

Tentu kamu akan lebih cepat mencapai tujuan keuangan seperti dana pendidikan, dana pensiun, atau dana untuk membeli tempat tinggal, jika kamu membangun aset di instrumen investasi yang memberikan hasil secara konsisten.

 

Demikianlah hal yang perlu kamu perhatikan ketika kamu naik gaji. Ingatlah untuk meningkatkan investasi kamu saat sudah mendapat pemasukan lebih besar.

 

Dengan begitu, uang kamu bisa bekerja untuk memberikan hasil selagi kamu tertidur. Seperti kata Warren Buffet, “Orang yang tidak menemukan cara untuk menghasilkan uang saat tidur, akan bekerja selamanya”.