SWARA – Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021 akan segera dibuka Maret mendatang. Untuk bisa mengikuti SBMPTN 2021, kamu perlu memastikan nilai Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) yang dimiliki sudah memenuhi kriteria.

 

Kegiatan SBMPTN 2021 kini berbasis komputer, sehingga pelaksanaannya melalui UTBK. UTBK-SBMPTN ini terbuka untuk seluruh calon mahasiswa yang memenuhi syarat. Bagi kamu yang tidak lolos SNMPTN pun, masih bisa mengikuti seleksi ini. 

 

Perbedaan UTBK-SBMPTN 2021 dengan Tahun Sebelumnya

 

Ada beberapa perbedaan signifikan dari pelaksanaan UTBK-SBPMTN tahun ini dengan tahun sebelumnya. Di tahun 2020, seleksi ini hanya melibatkan Tes Potensi Skolastik (TPS), untuk mengukur kemampuan kognitif peserta. 

 

Sementara, pada tahun 2021, bukan hanya TPS saja yang menjadi bahan pengujian, tetapi juga Tes Kompetensi Akademik (TKA). TKA ini ditujukan untuk mengukur pengetahuan terhadap bidang ilmu tertentu.

 

Akan ada pilihan bidang keilmuan untuk TKA, seperti bidang saintek, soshum, dan campuran. Namun, selain perbedaan ini, materi yang diujikan dalam UTBK masih akan serupa dengan materi di tahun lalu. 

 

Nilai UTBK tidak hanya akan menentukan hasil SBMPTN yang kamu jalani. Nantinya, nilai ini juga bisa digunakan untuk seleksi mandiri di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Akan tetapi, masing-masing PTN bisa saja menetapkan kebijakan sendiri terkait penggunaan nilai UTBK ini untuk seleksi mandiri. 

 

Ketentuan UTBK-SBMPTN 2021

 

Ada beberapa ketentuan yang perlu kamu ikuti apabila ingin menjadi peserta UTBK-SBMPTN tahun ini. Dilansir dari Kompas, berikut ini syarat UTBK 2021:

 

  • Sudah mendaftar dan memiliki akun Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

 

  • Merupakan siswa SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2019 dan 2020, atau lulusan paket C tahun 2019 dan 2020, maksimal usia 25 tahun.

 

  • Siswa SMA/SMK/MA atau sederajat kelas 12 pada tahun 2021, atau peserta paket C tahun 2021, dengan usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2021. 

 

  • Hasil UTBK hanya berlaku bagi penerimaan di tahun 2021.

 

  • Peserta membayar biaya UTBK 2021. 

 

Selain itu, peserta ujian juga perlu memenuhi persyaratan sebagai berikut:

 

  • Peserta yang akan memilih prodi Soshum, mengikuti TPS dan TKA Soshum

 

  • Peserta yang akan memilih prodi Saintek, mengikuti TPS dan TKA Saintek

 

  • Peserta yang akan memilih prodi Campuran, yaitu Soshum dan Saintek, mengikuti TPS dan TKA Saintek serta TKA Soshum

 

Pastikan kamu sudah memenuhi kriteria dan persyaratan ini untuk bisa menjadi peserta seleksi UTBK-SBMPTN tahun ini. 

 

Untuk biaya UTBK, peserta yang mengikuti salah satu dari TKA Soshum atau Saintek perlu membayar sebesar Rp200 ribu. Sementara, bagi peserta TKA campuran, biaya yang perlu dibayarkan adalah Rp300 ribu.

 

Tanggal-Tanggal Penting UTBK-SBMPTN 2021

 

Sebelum SBMPTN, pendaftaran dan pelaksanaan SNMPTN 2021 akan dimulai terlebih dahulu. Program SBMPTN direncanakan baru akan dimulai pada bulan Maret yang akan datang. 

 

Perhatikan tanggal-tanggal penting berikut ini agar tidak terlewat untuk mengikuti UTBK-SBMPTN:

 

  • Registrasi akun: 7 Februari – 12 Maret 2021

 

  • Pendaftaran UTBK dan SBMPTN: 15 Maret – 1 April 2021

 

  • Pelaksanaan UTBK: 12-18 April 2021 untuk gelombang 1, dan 26 April – 2 Mei 2021 untuk gelombang 2

 

  • Pengumuman hasil seleksi SBMPTN: 14 Juni 2021, pukul 15.00 WIB

 

Nantinya, ketika melakukan pendaftaran, kamu diperbolehkan untuk memilih program studi pada PTN yang diinginkan. Kamu boleh memilih dua program studi pada satu PTN, atau dua PTN berbeda dengan masing-masing satu program studi.

 

Kamu bisa mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan UTBK-SBMPTN tahun ini dengan mengunjungi laman resmi LTMPT. Masih ada waktu beberapa bulan sebelum pendaftaran dibuka. Sebaiknya, siapkan dirimu dari sekarang agar sukses melalui UTBK 2021.