Salah satu momen yang mungkin paling mengubah hidup kamu adalah pernikahanmu dengan pasanganmu. Dan saya rasa salah satu perubahan yang sangat signifikan dalam hidup kamu adalah dalam membuat keputusan, termasuk dalam mengatur keuangan.

 

Biasanya, kamu membuat keputusan hanya berdasarkan pertimbangan sendiri. Sekarang, kamu harus melibatkan pasanganmu. Bahkan, keputusan sederhana seperti menentukan makan malam saja perlu disepakati bersama.

 

Keputusan untuk mengelola keuangan juga perlu dilakukan bersama. Misalnya menentukan berapa uang yang dibelanjakan per hari, berapa budget liburan, budget pendidikan anak, mau kapan beli rumah, bahkan sampai jumlah uang yang akan diberikan ke orang tua tiap bulannya. 

 

Mengelola keuangan bersama seharusnya sudah menjadi keseharian. Jika tidak diputuskan bersama-sama, maka bisa saja memicu salah paham antara kamu dengan pasangan.

 

Pentingnya Mengatur Keuangan Bersama Pasangan

 

Tahukah kamu, menurut suara.com masalah perekonomian di dalam keluarga menjadi gangguan serius dalam kehidupan berumah tangga yang bahkan bisa mengarah ke perceraian. 

 

Itulah sebabnya, mengatur keuangan bersama pasangan bukanlah hal yang bisa dianggap gampang. Berikut adalah beberapa tips mengatur keuangan bersama pasangan:

 

1. Ingat bahwa pencari nafkah dan pengatur rumah tangga memiliki derajat yang sama

 

Dalam rumah tangga di masa sekarang, pencari nafkah dalam satu keluarga bisa jadi kamu dan pasangan, ataupun salah satu antara kamu berdua. Yang perlu diingat, pencari nafkah dan pengatur rumah tangga memiliki derajat yang sama untuk pengambilan keputusan, termasuk dalam mengatur keuangan. 

 

Jangan karena ego, si pencari nafkah merasa bahwa semua uang yang diperoleh adalah hasil jerih payah dia saja. Ingat bahwa kamu ataupun pasangan tidak akan bisa mencari nafkah secara maksimal jika tidak ada orang yang kamu percaya untuk mengatur rumah tangga kamu dengan baik di rumah.

 

Pinjaman Uang Online Aman Terdaftar di OJK

 

2. Jika kamu dan pasangan mencari nafkah, pastikan kalian berdua sepakat dalam pembagian pengeluaran rumah tangga

 

Pengeluaran rumah tangga tidak melulu urusan sang pria. Jika kamu dan pasangan sama-sama mencari nafkah, kamu boleh membuat kesepakatan satu sama lain tentang pengeluaran mana yang kamu bayarkan, dan pengeluaran mana yang pasanganmu bayarkan.

 

Jika dirasa sulit untuk melakukan pembagian dengan tepat dalam mengatur keuangan, kamu dan pasangan bisa membuat satu rekening baru. Rekening itu nantinya akan digunakan untuk melakukan pembayaran atas setiap pengeluaran rumah tangga. 

 

Rekening tambahan ini akan diisi setiap bulannya ketika kamu dan pasangan mendapatkan pemasukan. Pembagian porsinya harus sesuai kesepakatan kamu dan pasangan. 

 

Ingat juga kalau tugas rumah tangga pun harus dibagi dan tidak hanya menjadi kewajiban satu pihak saja. Ini penting agar kamu dan pasangan memiliki kehidupan yang harmonis dan bisa mencari nafkah dengan maksimal.

 

Artikel Terkait: Mengelola Keuangan Bersama Pasangan

  1. Top 6 Masalah Keuangan yang Sering Membuat Bertengkar dengan Pasangan
  2. Belajar dari Crazy Rich Asian, Ini Alasan Penting Saling Paham Status Keuangan Pasangan
  3. Ribut dengan Pasangan Karena Masalah Keuangan? Ini Cara Mengatasinya

 

3. Komunikasikan setiap rasa keberatan dalam mengatur keuangan ke pasangan

 

Mengatur keuangan dalam kehidupan pernikahan memang membicarakan tentang pembagian porsi. Tak jarang jika kamu atau pasanganmu merasa kalau pembagian porsi itu tidak adil atau berat sebelah. 

 

Bisa saja karena wanita yang merasa sudah harus bertaruh nyawa untuk memberikan keturunan, namun juga masih harus mencari nafkah. Atau, bisa juga pria yang merasa harus menafkahi keluarga pasangannya yang lebih banyak bahkan daripada keluarga intinya sendiri.

 

Semua keberatan itu memiliki jalan keluar yang sama, yaitu dengan mengomunikasikan rasa keberatan tersebut kepada pasangan. Komunikasi yang dimaksud di sini adalah menyampaikan keberatan dengan memikirkan perasaan pasangan.

 

Bukan sekedar menyampaikan rasa keberatan, tapi kamu juga sambil mencari jalan tengah atas keberatan dan kondisi yang dihadapi saat ini. Pasangan yang menerima keberatan ini pun lebih baik menerima dengan lapang dada.

 

4. Mengetahui prioritas masing-masing individu

 

Dalam mengatur keuangan, baik kamu dan pasangan harus mengetahui prioritas keuangan satu sama lain. Di antara kamu dan pasangan, mungkin ada yang memprioritaskan makanan, sementara ada yang memprioritaskan liburan karena senang menghabiskan waktu bersama.

 

Selain itu, ada juga yang memprioritaskan orang tua, dan masih banyak prioritas dalam gaya hidup masing-masing.

 

Dengan mengetahui prioritas dari tiap orang, kamu dan pasangan akan bisa saling memaklumi dan memikirkan prioritas satu sama lain. Setiap prioritas keuangan seseorang patut dihargai dan didengarkan. 

 

Jangan sampai keputusan keuangan yang diambil oleh kamu atau pasangan terpaksa mengganggu prioritas satu sama lain. Akibatnya, bisa terjadi perselisihan dalam rumah tanggamu.

 

Itulah beberapa tips yang perlu kamu perhatikan saat mau mengelola keuangan bersama dengan pasangan di dalam pernikahan. Pernikahan bukanlah akhir dari perjalanan namun titik awal baru, termasuk dalam mengatur finansial. 

 

Semoga kamu dan pasangan bisa mengatur keuangan rumah tangga dengan baik sehingga tercapai kehidupan rumah tangga yang harmonis dan damai.