Sebagai orang tua, kesehatan anak adalah prioritas nomor satu dari segalanya. Namun, banyak orangtua yang masih belum aware tentang apa saja kebiasaan anak yang kelihatannya sepele namun bisa merusak kesehatannya.
Pada artikel ini kami akan memberikan edukasi terkait apa saja kebiasaan buruk yang terlihat sepele namun jarang disadari bisa merusak kesehatan buah hati.
Kesehatan Mata
Mata merupakan salah satu organ vital penting bagi anak. Namun, di era teknologi saat ini, mata merupakan hal rentan yang mudah terkena penyakit.
Berikut beberapa kebiasaan yang jika tidak dikontrol akan merusak mata sang buah hati. Apa saja?
1. Makan tidak seimbang
Seringkali anak sangat susah diatur masalah makan. Kebanyakan anak mungkin susah untuk diajak makan sayur atau buah-buahan. Padahal, jika seorang anak kurang mengimbangi makan sayuran dan buah-buahan, hal itu akan mengganggu kesehatan mata.
Dalam buah dan sayur terdapat kandungan berupa antioksidan, vitamin C dan E, disertai lemak omega-3. Kandungan tersebutlah yang akan menjaga kesehatan mata anak.
2. Menonton dalam kondisi gelap
Aktivitas yang paling disukai oleh anak adalah menonton. Apalagi, menonton menjelang tidur. Aktivitas menonton menjelang tidur ini sering dilakukan dalam keadaan gelap.
Menonton dalam keadaan gelap bisa membuat mata harus bekerja secara optimal menyerap sinar yang ada. Dengan terlalu seringnya mata bekerja secara berat, pada akhirnya mengakibatkan mata menjadi lelah, sakit kepala, mata kering, serta gangguan tidur.
3. Bermain gadget terlalu lamaÂ
Anak yang dibebaskan bermain gadget biasanya akan kurang terkontrol. Bermain gadget akan membuat anak lupa waktu. Apalagi jika yang dimainkan adalah game. Pastinya akan sulit lepas, bund.
Sama seperti menonton dalam kondisi gelap, bermain gadget terlalu lama akan mengakibatkan mata lelah dan timbul kerusakan pada mata.
4, Menggosok mata dengan keras
Perhatikan kebiasaan anak ya bund! Seringkali sang anak memiliki kebiasaan yang aneh seperti sering menggosok mata dengan keras. Hal ini akan dilakukan jika mata sering kelelahan atau kering.
Tanpa sadar, anak cenderung menggosok mata dengan keras. Tekanan yang diberikan terlalu keras akan membuat mata menjadi luka. Belum lagi kalau tangan yang digunakan untuk menggosok mata berpotensi memiliki banyak kuman dan bakteri.
Baca juga: Yuk, Cek 6 Harga Apartemen di Jakarta yang Cocok untuk Keluarga Muda
Kesehatan Otak
Selain mata, otak adalah hal penting nomor satu bagi tubuh. Jika komputer memiliki CPU sebagai sistem inti untuk menjalankan sistem, maka otak adalah sistem inti untuk menjalani kehidupan.
Ada beberapa kebiasaan yang terlihat sepele namun bisa menyebabkan gangguan otak pada anak. Berikut ulasannya.
1. Melewatkan sarapan pagi
Anak harus diajar untuk membiasakan diri tidak melewatkan sarapan. Melewatkan sarapan akan menyebabkan sang buah hati kekurangan energi, konsentrasi, dan lemah memori. Jika hal ini dibiarkan dalam jangka panjang, maka akan mempengaruhi kinerja otak.
Melansir Hellosehat, ada sebuah studi di Jepang yang mengatakan bahwa melewatkan sarapan akan meningkatkan risiko mengalami stroke dan tekanan darah tinggi.
2. Asupan gula yang berlebih
Tubuh yang mengalami kelebihan asupan gula dapat mengakibatkan penghambatan penyerapan protein dan zat gizi. Bisa dibayangkan, bagaimana perkembangan otak jika terjadi kekurangan gizi (malnutrisi).
Jadi, bunda harus tetap memperhatikan asupan makanan yang selalu anak konsumsi. Asupan gula berlebih sangat banyak ditemukan pada jajanan anak. Dengan itu, jajanan sang anak harus berada pada pengawasan orangtua ya!
3. Menutup kepala saat tidur
Sang anak terkadang memiliki kebiasaan aneh dengan seringnya menutup kepala saat tidur. Coba perhatikan bagaimana sang anak tidur? Seringkali bantal yang seharusnya berada di bawah kepala justru berada di depan muka.
Dengan kebiasaan menutupi kepala ini, sang anak akan kekurangan oksigen serta mengalami peningkatan konsentrasi karbondioksida. Dalam jangka panjang tentu kebiasaan ini akan berefek negatif pada kinerja otak.
4. Kurang interaksi atau bermain
Jangan biarkan sang anak menjadi ansos, ya! Beberapa psikolog mengatakan bahwa kinerja otak akan membaik ketika sering melakukan interaksi sosial dengan orang lain.
Latihlah anak anda untuk menjadi anak yang gemar bersosialisasi. Batasi penggunaan gadget untuk bermain, prioritaskan lah mereka bermain kepada teman sebayanya.
Baca juga: Jarang Diketahui Orang Tua, Ini Kebiasaan Toxic dalam Mengasuh Anak
Kesehatan Gigi
Melansir rsgunimus, sebanyak 93% anak usia dini di Indonesia mengalami masalah gigi berlubang. Hal ini diakibatkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah sang anak memiliki kebiasaan buruk.
Lantas, apa saja kebiasaan buruk anak yang tidak baik untuk kesehatan gigi?
1. Menggigit benda keras
Perhatikan ketika sang anak sedang bermain sendiri. Salah satu hobi anak ketika giginya sedang bertumbuh adalah membiasakan menggigit mainan keras yang dipegangnya. Kebiasaan ini akan berdampak buruk pada kesehatan gigi.
2. Jarang minum air putih
Jarang minum air putih setelah makan juga akan membuat sisa makanan yang ada di gigi akan berkembang menjadi bakteri. Bakteri inilah yang nantinya menyebabkan gigi anak kamu berlubang.
3. Menyobek sesuatu dengan gigi
Saat makan cemilan, usahakan memberitahu kepada anak untuk tidak terbiasa membuka snack dengan gigi.
Kebiasaan ini memang terlihat sepele, tapi tarikan yang tiba-tiba dan memaksa yang dilakukan oleh gigi akan merusak sistem syaraf yang ada.
Bahkan, gigi bisa mengalami pergeseran, patah, dan keropos. Kebiasaan menyobek snack pakai gigi juga bisa membuat gigi anak tumbuh dengan tidak rapi.
4. Berlebihan asupan minuman manis atau soda
Gigi anak juga akan rentan berlobak jika berlebihan dalam asupan minuman manis atau bersoda. Perlu diketahui bahwa makanan dan minuman manis mengandung glukosa yang menjadi faktor gigi anak cepat rusak.
Ajaklah sang anak untuk lebih sering minum air putih dan berkumur.
Dengan mengetahui kebiasaan buruk yang sering dilakukan anak ini, diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan kamu untuk menjaga kesehatan anak.
Baca juga: Wajib Tahu! Ini Manfaat Asuransi dan Pilihan Terbaik Bagi Anak Muda