Beranda > Gaya Hidup > Anak Menjadi Selebgram? Perhatikan Lima Hal Berikut!

Anak Menjadi Selebgram? Perhatikan Lima Hal Berikut!

TUNAIKU
Anak Menjadi Selebgram? Perhatikan Lima Hal Berikut!watermark

TUNAIKU.COM – Dalam beberapa tahun terakhir, media sosial mengalami perubahan fungsi. Instagram, contohnya, bukan lagi sekedar berbagai foto buat kepuasan penggunanya, tetapi juga sebagai lapak dagang. Akun-akun pribadi pun sekarang bisa menghasilkan uang, terutama para selebgram yang biasanya populer dan memiliki banyak pengikut. Endorsement adalah salah satu cara untuk mendapatkan uang.

 

Selebgram ini menyediakan konten macam-macam. Mulai dari membagi kegiatan sehari-hari, tutorial make-up, foto atau video anjing kesayangan, buku, perjalanan, sampai puisi atau kata-kata motivasi. Bahkan, ada yang kontennya foto atau video anak dan bayi sendiri.

 

Akhir-akhir ini baby selebgram memang jadi tren. Bukan cuma anak artis, anak-anak yang latar belakangnya bukan seleb dan figur publik pun turut populer. Contohnya Moonella Sunshie Jo, Olivia Manzano Reyes, dan Scarlet Snow Belo.

Walau menguntungkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh orang tua.

 

Artikel Terkait: Memilih Cincin yang Tepat untuk Pernikahan

  1. 5 Rekomendasi Toko Emas yang Jual Cincin Pernikahan Murah di Bali
  2. 5 Rekomendasi Toko Emas yang Jual Cincin Pernikahan Murah di Yogyakarta
  3. 5 Rekomendasi Toko Emas yang Jual Cincin Pernikahan Murah di Bandung

 

1. Tumbuh kembang anak

Menjadi selebgram yang menerima tawaran mungkin bukan menjadi masalah kepada orang dewasa, karena tujuannya memang mencari penghasilan. Akan tetapi, saat anak menjadi artis endorsement, apalagi kalau tawarannya bejibun, bisa jadi mengurangi waktu bermainnya. Pastikan tumbuh kembang anak nggak terganggu dengan aktivitas tersebut, dan jangan pernah memaksa anak bila dia merasa kurang nyaman atau sedang nggak ingin memeragakan sebuah produk di depan video atau difoto.

 

2. Hati-hati predator anak

Kejahatan bukan cuma ada di dunia nyata, tapi juga di dunia maya. Mengekspos foto dan lokasi anak di media sosial bisa membuat anak rentan menjadi target kejahatan siber, terutama predator anak. Predator anak ini biasanya menyasar anak-anak di bawah umur 10 tahun, pada rentang usia 3-8 tahun. Sebagai orang tua, kamu harus memastikan anak terlindungi. Pastikan saat menerima tawaran endorsement, kamu nggak memberikan informati detail tentang identitas, alamat dan kegiatan, atau sekolah anak. Kurangi juga mengunggah semua kegiatan anak di media sosial.

 

3. Utamakan kenyamanan anak

Bila anak kamu masih bayi, mungkin belum bisa diajak berkomunikasi secara verbal. Akan tetapi ketika anak berusia 3-10 tahun, maka kamu bisa mengajaknya berbicara. Tanyakan apakah dia senang atau nggak dengan kegiatan endorsement yang dilakukan. Jangan pula mengurangi waktu anak di lingkungan sebaya untuk terus mengembangkan kemampuan bersosialisasi serta bisa memengaruhi kondisi psikologis anak. Terlalu lama menghabiskan waktu untuk media sosial kurang tepat. Sebaliknya, seimbangkan antara kegiatan menjadi selebgram dan menjadi anak-anak pada umumnya. Bermain dengan teman sebaya dan melihat dunia sekitar seperti pergi ke taman atau kebun binatang.

 

4. Jangan lupa edukasi

Saat menjadikan anak sebagai selebgram, orang tua harus mengajarkan anak mengenai proteksi diri. Ajarkan anak untuk berbicara terbuka dengan orang tua apabila menemui masalah di media sosial. Saat ini banyak sekali orang tua yang sekadar memanfaatkan kelucuan anak untuk mendapatkan penghasilan. Sementara di internet, bisa saja anak menjadi korban bully atau pelecehan seksual. Hal-hal inilah yang harus dipantau orang tua. Jangan sampai kegiatan tersebut mendatangkan efek negatif kepada anak.

 

5. Katakan nggak pada eksploitasi anak

Jangan pernah memaksa anak untuk melakukan sesuatu yang nggak dia inginkan saat menjadi selebgram. Jangan mendorong dan mengeksploitasi anak pada batasan yang berlebihan. Memaksa anak untuk bekerja (sebagai selebgram) dengan segala bentuk produk endorsement, bisa menjadikan anak keletihan atau sebaliknya menjadi haus popularitas.

 

Artikel Terkait: Mengatasi Permasalahan Pengantin Baru

  1. 5 Keluhan yang Umum Dialami Oleh Pasangan yang Baru Menikah
  2. 7 Tips Pernikahan Awet dan Bahagia Bagi Para Pasangan Baru Menikah
  3. Untuk Pasangan Baru, Prioritas Keuangan Ini Nggak Boleh Kamu Lupakan

 

Menjadi selebgram dan menerima endorsement memiliki efek positif dan negatif. Bisa jadi kegiatan tersebut membangun karier anak sejak kecil sebagai entertainer. Akan tetapi poin-poin di atas juga bisa mengancam keberadaan anak. Intinya, orang tua harus bijak dan selalu mengembalikan pilihan dan kenyamanan anak. Kepentingan anak harus menjadi prioritas utama.

 

Ajukan pinjaman uang tanpa agunan, tanpa kartu kredit hanya di Tunaiku sekarang juga! Pinjaman dari Rp2-20 juta yang dapat diangsur mulai 6-20 bulan.

 

 

 

1

Mobile Site CTA

 

Populer

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett