SWARA – Dompet digital kini sudah merajai kehidupan bermasyarakat kita. Dari mahasiswa, karyawan, hingga pengusaha sudah memanfaatkan dompet digital untuk memenuhi kebutuhan transaksi sehari-hari. Hingga muncul sebuah gerakan bernama cashless society, yaitu gerakan yang mengedepankan transaksi nontunai dalam beraktivitas sehari-hari. Hal ini juga dipicu akan kemudahan yang ditawarkan dompet digital karena bisa membayar beragam barang yang dibeli dengan mudah, ditambah diskon besar-besaran yang ditawarkan jika menggunakan dompet digital daripada pembayaran tunai yang konvensional. 

 

Saya pun termasuk pengguna aktif dompet digital karena banyaknya tawaran promo. Hampir setiap hari saya membeli makanan menggunakan dompet digital karena bisa mendapatkan cashback yang yang menggiurkan dari pembelian makanan tersebut, sehingga tanpa disadari ternyata pengeluaran makan saya lebih tinggi dengan dompet digital daripada pembayaran tunai biasanya, karena makanan yang ditawarkan kebanyakan adalah makanan yang cukup mahal. 

 

Jika kamu juga termasuk seseorang yang menjadi boros semenjak adanya dompet digital, berikut 6 tips agar kamu dapat menggunakan dompet digital dengan bijak.

 

1. Pahami tujuan kamu menggunakan dompet digital

Dompet digital sejatinya diciptakan untuk memudahkan kita dalam membayar kebutuhan-kebutuhan tertentu, meskipun saat ini sudah semakin banyak hal yang bisa dibayarkan melalui dompet digital. Buat kamu yang ingin berhemat, kamu bisa menentukan terlebih dahulu untuk keperluan apa saja uang di dompet digital kamu akan gunakan. Misalnya hanya untuk membayarkan transportasi, gunakanlah dompet digital hanya untuk membayarkan kebutuhan itu.

 

Selain untuk kebutuhan itu, gunakan pembayaran tunai biasa. Kamu juga jadi lebih mudah dalam mengalokasikan berapa jumlah uang yang akan kamu isikan ke dompet digital jika sudah mengetahui tujuan kamu.

 

2. Tentukan jumlah uang yang harus ada di dompet digital

Jika sudah mengetahui apa saja kebutuhan yang harus kamu bayar dengan dompet digital, kamu bisa menentukan berapa jumlah pengeluaran kamu untuk membayarkan kebutuhan-kebutuhan tersebut dalam satu bulan. Sehingga nantinya pengeluaran kamu akan lebih aman dan terhindar dari keborosan yang nggak perlu.

 

3. Pahami merchant yang bekerja sama dengan dompet digital

Dompet digital banyak bekerja sama dengan merchant-merchant tertentu yang keuntungannya adalah banyak promo yang ditawarkan seperti diskon atau cashback. Kamu boleh memasukan merchant tersebut ke dalam anggaran pembayaran melalui dompet digital kamu asalkan merchant tersebut memang sesuai dengan kebutuhanmu. 

 

Jangan sampai sebenarnya kamu kurang membutuhkan barang atau jasa yang ditawarkan oleh merchant tersebut, tetapi kamu jadi mengeluarkan uang untuk merchant tersebut hanya karena ada promo, ya.

 

4. Batasi saldo dompet digital

Setelah kamu menentukan berapa jumlah uang yang harus berada di dompet digital, usahakan untuk selalu disiplin dengan jumlah tersebut. Lakukan top up saldo cukup satu kali dalam sebulan sesuai dengan jumlah uang yang sudah kamu sepakati sendiri, lalu usahakan untuk nggak tergiur menambahkan saldo di dompet digital kamu agar kamu nggak menggunakan uang yang ada di dompet digital di luar kebutuhan yang sudah kamu sepakati di awal.

 

5. Manfaatkan fitur histori transaksi di dompet digital

Dompet digital juga memiliki fitur histori transaksi, sehingga kamu bisa memantau berapa pengeluaran kamu dalam satu bulan. Kamu bisa cek pengeluaran apa yang sudah kamu lakukan menggunakan dompet digital yang padahal sebelumnya nggak ada di dalam daftar kamu untuk mengalokasikannya ke dompet digital sesuai rencana di awal.

 

6. Lakukan evaluasi

Lakukan evaluasi mengenai pengeluaran kamu dalam satu bulan. Jika dirasa cukup tinggi dan ternyata kamu melakukan pengeluaran yang nggak perlu di dompet digital, kamu bisa mengevaluasinya untuk lebih berhati-hati di bulan berikutnya. 

 

Kamu juga bisa menghitung apakah pengeluaran kamu bertambah boros atau sudah mulai hemat tiap bulannya. Jika masih boros, pikirkan kembali kebutuhan apa saja yang seharusnya nggak dibayarkan melalui dompet digital.

 

Itulah 6 tips yang bisa kamu lakukan agar nggak boros dalam menggunakan dompet digital. Kamu juga bisa memastikan untuk nggak melakukan top up uang yang terlalu banyak di dompet digital agar kamu nggak boros dan langsung menghabiskan uang yang ada di dompet digital tanpa kamu sadari.