SWARA – Dunia saat ini sedang dilanda isu resesi ekonomi secara global. Lesunya perekonomian ini ditandai dengan tingkat perekonomian negara besar seperti China hanya naik sedikit dan kembali turun beberapa bulan kemudian. Di Indonesia sendiri, kekhawatiran resesi ini juga sudah diperingatkan oleh Presiden Jokowi yang bisa saja terjadi pada 1,5 tahun mendatang. Saat ini tanda-tanda kelesuan ekonomi sudah mulai nampak, misalnya daya beli masyarakat yang rendah sehingga perindustrian menjadi kurang bergairah. Selain itu, banyak terjadi PHK besar-besaran di perusahaan-perusahaan besar. 

 

Bagi investor saham, masa resesi adalah hal yang ditakutkan karena harga saham dipengaruhi oleh kondisi perekonomian. Namun, ternyata ada instrumen investasi yang nggak terpengaruh oleh resesi dan cocok kamu gunakan untuk menghadapi masa resesi ini lho! Apa saja? Mari simak di bawah ini!

 

1. Emas

Berinvestasi emas, baik membeli secara langsung maupun menggunakan tabungan emas adalah cara yang aman dari masa resesi. Emas nggak terlalu terpengaruh oleh lambatnya perekonomian negara sehingga menjadi instrumen investasi yang bisa dipilih saat masa resesi.

 

Artikel Terkait: Investasi Emas yang Menjanjikan

Investasi Emas Masih Sangat Menjanjikan Hingga Hari Ini. Kenapa?

Investasi Berlian atau Emas, Pilih Mana?

Pilih Investasi Emas atau Reksa Dana?Yuk, Pelajari dan Kenali Lebih Dalam

 

2. Reksa dana

Di instrumen investasi yang satu ini, kamu bisa memilih antara reksa dana pendapatan tetap, reksa dana uang, atau reksa dana campuran. Investasi di reksa dana selain nggak terpengaruh oleh kelesuan ekonomi juga memiliki hasil yang lumayan, yaitu sekitar 10% sampai 30% tergantung pada produk reksa dana yang dipilih.

 

3. Surat Utang Negara (Obligasi)

Instrumen investasi ini memang masih akan terpengaruh resesi yang terjadi di negara karena di bank sentral, para petingginya akan menyesuaikan tingkat bunga acuan sehingga imbal hasil obligasi pun menurun. Meskipun terdengar kurang menarik bagi investor, tetapi perlu diingat kembali bahwa obligasi adalah salah satu instrumen investasi aman yang bisa mendapatkan keuntungan pasti. Jadi, masih bisa kamu pilih sebagai alternatif instrumen investasi lain di kala resesi melanda. Ditambah lagi, obligasi saat ini sudah jauh lebih mudah didapatkan karena pemerintah sudah mengeluarkan obligasi mulai Rp1 jutaan saja.

 

4. Deposito bank

Memiliki deposito memang hasilnya nggak begitu banyak jika uang yang diendapkan di bank nggak berjumlah besar. Namun, hal ini cukup membantu kamu dalam mendapatkan hasil investasi di masa resesi. Kamu juga harus komitmen dengan waktu yang sudah ditentukan saat pengajuan deposito karena nggak bisa sewaktu-waktu diambil jika masanya belum selesai.

 

Artikel Terkait: Investasi Properti yang Sangat Menguntungkan

Investasi Properti: Beli Tanah Kosong dan Ikuti Kiat Ini Agar Mendapatkan Untung

Bagaimana Nasib Bisnis Properti di Tahun 2019?

5 Jenis Properti yang Bisa Kamu Coba Kalau Ingin Berinvestasi

 

5. Properti

Berinvestasi di bidang properti kelebihannya adalah nggak terganggu dengan resesi dan keuntungan yang didapat juga menggiurkan dalam jangka waktu tertentu. Namun, kekurangan investasi properti adalah uang hasilnya nggak bisa cair dengan cepat dibandingkan investasi lainnya. Jika kamu adalah tipe investor yang memang nggak ingin cepat-cepat untuk selalu menikmati uang hasil investasi, properti bisa dipilih agar aman dari resesi.

 

Itulah 5 investasi yang bisa kamu pilih di masa resesi. Instrumen-instrumen yang direkomendasikan memang memiliki keuntungan yang nggak sebesar saham, namun lebih aman dan memiliki risiko kecil. Jadi, kamu pilih yang mana?