SWARA – Berapa biaya servis motor yang perlu disiapkan? Biaya servis motor rutin bisa mulai dari Rp80.000–Rp600.000 tergantung perbaikan atau servis yang dilakukan. Jika hanya ganti oli dan pembersihan mesin, harganya tidak akan terlalu mahal.
Yuk, simak rincian biaya servis motor terbaru agar kamu bisa merencanakan pengeluaran dengan lebih tenang. Baca juga informasi lengkap mengenai waktu ideal servis motor dan tips supaya servis lebih hemat berikut ini.
Rincian Biaya Servis Motor yang Diperlukan
Berikut ini rincian biaya servis motor yang perlu kamu ketahui agar dapat menyiapkan budget yang dibutuhkan sesuai dengan kondisi motor kamu.
1. Servis Ringan (Rutin)
Servis rutin mencakup pengecekan standar seperti pembersihan filter udara, cek sistem pengereman, dan penyetelan rantai atau CVT. Biasanya servis motor dilakukan setiap 2.000–3.000 km.
Rincian:
- Jasa servis: Rp50.000 – Rp100.000
- Oli mesin: Rp30.000 – Rp100.000
Total biaya sekitar Rp80.000 – Rp200.000.
2. Servis Rutin Lengkap
Biasanya termasuk pengecekan lebih detail dan beberapa komponen tambahan.
Rincian:
- Jasa servis: Rp50.000 – Rp100.000
- Oli mesin + oli gardan (matic): Rp60.000 – Rp130.000
- Busi / filter (jika perlu): Rp20.000 – Rp100.000
Total biaya sekitar Rp120.000 – Rp350.000
3. Servis Besar
Servis besar dilakukan jika motor sudah lama tidak diservis atau performa menurun, sehingga membutuhkan banyak perbaikan.
Rincian:
- Jasa servis besar: Rp100.000 – Rp150.000
- Oli dan cairan tambahan: Rp80.000 – Rp150.000
- Spare part (kampas rem, filter, van belt, dll): Rp50.000 – Rp300.000
Total biaya sekitar Rp300.000 – Rp600.000+
Baca juga: Cek Berapa Biaya Pemutihan Pajak Motor dan Cara Menghitungnya
Faktor yang Memengaruhi Harga Servis Motor
Biaya servis motor bisa berbeda tergantung beberapa hal berikut:
- Jenis motor: Matic, bebek, dan sport punya kebutuhan servis berbeda.
- Kondisi motor: Semakin jarang diservis, biasanya biaya lebih mahal.
- Jenis servis: Servis ringan lebih murah dibanding servis besar.
- Spare part: Penggunaan komponen original biasanya lebih mahal.
- Bengkel: Bengkel resmi umumnya lebih mahal dibanding bengkel umum.
Semakin rutin perawatan dilakukan, biasanya biaya servis akan tetap lebih terjangkau
Kapan Waktu yang Ideal untuk Servis Motor?
Servis motor rutin itu ibarat “mencegah lebih baik daripada mengobati.” Jadi, kamu perlu rutin servis motor dengan acuan berikut ini.
1. Berdasarkan Jarak Tempuh (Kilometer)
Cara yang paling umum dan akurat untuk memantau kondisi mesin, yaitu berdasarkan jarak tempuhnya.
- Setiap 2.000 – 3.000 KM: Idealnya, kamu sudah harus mengganti oli mesin.
- Setiap 10.000 – 12.000 KM: Waktunya servis besar atau rutin. Kamu perlu mengecek kondisi busi, filter udara, serta melakukan pembersihan pada bagian throttle body atau karburator.
2. Berdasarkan Waktu (Bulan)
Meskipun motor jarang kamu pakai dan kilometernya belum bertambah banyak, kamu tetap wajib servis rutin. Mengapa? Karena cairan di dalam motor seperti oli dan minyak rem bisa mengalami oksidasi atau mengendap jika didiamkan terlalu lama.
Lalu, servis motor tiap berapa bulan sekali yang ideal? Servis motor bisa dilakukan 2-3 bulan sekali untuk servis rutin.
3. Kondisi Motor Mulai Terasa Berat
Terkadang, kamu harus peka kalau motor kamu mulai memberikan tanda-tanda perlu diservis, seperti tarikan terasa berat, suara mesin kasar, atau bensin terasa lebih boros.
Selalu catat tanggal dan kilometer setiap kali habis servis di buku servis atau aplikasi pengingat di HP agar tidak terlewat servis rutin.
Baca Juga: Buat Para Pengendara, Ikuti Tips Ini agar Motor Tidak Mudah Mogok
Tips Menghemat Biaya Servis Motor
Supaya tagihan biaya servis motor kamu tidak terlalu mahal, kamu bisa mencoba beberapa tips berikut:
1. Jangan Tunda Ganti Oli
Mungkin terdengar kontradiktif, tapi rutin ganti oli motor justru cara paling ampuh buat hemat biaya servis. Oli yang bersih menjaga komponen mesin tidak cepat aus.
Kalau kamu malas ganti oli seharga puluhan ribu, risikonya mesin bisa rusak parah dan kamu harus keluar jutaan rupiah untuk turun mesin. Jadi, disiplin ganti oli adalah investasi hemat jangka panjang!
2. Belajar Melakukan Perawatan Ringan Sendiri
Kamu tidak perlu jadi mekanik untuk membuka bagian-bagian dalam motor. Kamu bisa lakukan pekerjaan ringan, seperti:
- Mencuci motor secara rutin: Menjaga debu tidak menumpuk di sela-sela mesin dan mencegah karat pada rangka.
- Cek tekanan ban: Ban yang kempes bikin beban mesin lebih berat dan bensin jadi boros.
- Melumasi rantai (untuk motor bebek/sport): Agar rantai tidak gampang putus atau berisik.
3. Bersihkan Filter Udara secara Berkala
Filter udara yang kotor bikin napas motor sesak dan konsumsi BBM jadi boros. Daripada menunggu filter benar-benar hitam dan harus diganti baru, rajin-rajinlah meminta tukang servis untuk menyemprot atau membersihkannya setiap kali servis rutin.
4. Gunakan Suku Cadang Asli (Genuine Parts)
Banyak orang tergoda pakai suku cadang KW karena harganya setengah lebih murah. Padahal, suku cadang KW biasanya punya masa pakai yang sangat pendek.
Ujung-ujungnya, kamu harus bolak-balik ke bengkel buat ganti lagi. Jadi, pakai yang asli mungkin terasa mahal di awal, tapi jauh lebih awet dan aman buat jangka panjang.
5. Pilih Bengkel Langganan yang Tepercaya
Mekanik yang sudah kenal dengan “riwayat kesehatan” motormu biasanya tidak akan menyarankan penggantian sparepart yang sebenarnya masih bagus.
Kamu juga bisa berkonsultasi lebih tenang saat servis motor tanpa merasa dimark-up harganya.
Kesimpulan: Lakukan Servis Motor Secara Rutin
Biaya servis motor, yaitu sekitar Rp80.000 hingga Rp600.000. Jika hanya melakukan servis rutin seperti ganti oli dan pembersihan filter, harganya tidak akan terlalu mahal.
Namun, jika melakukan servis besar dengan banyak penggantian komponen, kamu membutuhkan lebih banyak biaya.
Kamu perlu melakukan servis motor secara rutin tiap 2-3 bulan atau 2.000-3.000 km agar tidak terjadi kerusakan mesin. Kamu juga perlu gunakan suku cadang yang asli dan bengkel tepercaya agar lebih hemat.
Baca Juga: Berapa Biaya Balik Nama Motor? Ini Rincian Tarif Resminya!
Siapkan Dana Perawatan Motor dengan Tunaiku!
Kamu bisa coba ajukan pinjaman ke Tunaiku by Amar Bank untuk perawatan motor atau kebutuhan lainnya.
Tunaiku menawarkan pinjaman online dengan proses yang praktis mulai dari Rp2 juta hingga Rp30 juta dengan tenor panjang hingga 30 bulan.
Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa menghubungi CS Tunaiku yang bisa kamu hubungi di:
- WhatsApp: 081132266859
- Nomor Telepon: (021) 40005859
- Email: tanya@amarbank.co.id
Dengan persiapan dana yang matang, urusan servis motor jadi lebih tenang dan performa kendaraan kamu pun tetap terjaga maksimal!