SWARA – Selamat menyambut Idul Adha, Kawan Tunaiku! Namanya Idul Adha, pasti identik dengan kurban. Ibadah yang merefleksikan takwanya seorang Muslim. Nggak cuma menjadi berkah bagi sang penerima daging kurban, kesempatan untuk menuai rezeki pun terbuka lebar. Apalagi kalau bukan, berbisnis hewan kurban? Dilihat dari peluangnya, bisnis satu ini prospeknya besar, lho.
Karena besok sudah Idul Adha, ide bisnis ini bisa kamu laksakan untuk tahun depan. Tapi agar semakin matang, nggak ada salahnya bersiap dari sekarang agar bisnismu ini kesampaian. Berikut 5 tips berbisnis hewan kurban yang harus kamu lakukan!
- Kambing atau sapi? Pilih salah satu agar lebih fokus mengurus
Perbedaan harga dan biaya perawatan kambing dan sapi itu besar, lho. Makanya, modal awal sangat menentukan bisnis perdanamu ini. Sebaiknya pilih satu jenis hewan saja agar bisa belajar mengurus dan lebih fokus. Misalnya, kamu punya 15 juta di tangan. Maka kamu bisa membeli sekitar 10 ekor kambing atau domba muda plus biaya pangan dan kandang selama berjualan.
- Pelajari karakteristik hewan kurban yang memenuhi syarat dan berkualitas agar bisnismu makin berkah
Pembeli tentu ingin mendapatkan hewan kurban kualitas terbaik. Sebagai pedagang, tentunya kamu wajib memahami syarat dasar hewan kurban seperti umur minimal dan kondisi fisik. Nggak cuma biar kurban yang berkah, tentunya kamu nggak mau merugi karena daganganmu tak laku, kan?
- Supaya modal awal minimal, belilah jauh-jauh hari dan langsung ke peternak
Sudah bukan rahasia lagi kalau beli di tangan pertama, pasti akan mendapatkan harga lebih murah. Mulailah mencari tahu pemasok hewan kurban yang terpercaya secepat mungkin. Nggak ada salahnya survei harga dan lokasi agar punya perbandingan. Walaupun cuma beda Rp 100-200 ribu, kalau beli 10 ekor selisihnya lumayan, lho!
- Kembangkan relasi dan silaturahmi dengan pengurus masjid dan komunitas masyarakat
Berjualan hewan kurban bukan berarti pasif menunggu pembeli datang. Supaya laku lebih banyak, coba jalin relasi dan tawarkan daganganmu ke para pengurus masjid dekat rumah atau komunitas yang kamu kenal. Supaya lebih menarik, jangan lupa kasih diskon. Bukan nggak mungkin kalo akhirnya mereka bakal mempromosikanmu kepada kenalannya yang lain. Wih, jadi #BarterRezeki, dong!
- Supaya promosi makin gencar, tentu saja kamu harus manfaatkan media sosial!
Dewasa ini, udah nggak zaman berjualan hanya mengandalkan interaksi langsung. Saatnya memperluas target konsumenmu dengan menawarkannya melalui media sosial seperti BBM, Facebook, dan Instagram. Pasang foto terbaik si calon hewan kurban dan berikan penjelasan harga dan kondisinya dengan jelas supaya orang makin tertarik. Poin plus promosi lewat internet adalah tanpa biaya.
Bisnis hewan kurban memang musiman, sih. Tapi justru di situ menariknya, karena kamu nggak perlu dipusingkan oleh biaya perawatan hewan yang terus-menerus. Lumayan, lho sebagai penambah tabungan. Kamu tertarik? Kalau begitu, semangat mencari pemasok ya!