SWARA – Pernahkah kamu saat berencana ambil KPR, kredit motor, atau pinjaman online, tapi terbesit pertanyaan tentang riwayat kredit dan skor kredit kamu di BI checking?. Sebenarnya bagaimana cara cek BI Checking ya? 

 

Untungnya, cara untuk mengetahui BI Checking kini lebih mudah dan tersedia berbagai opsi untuk mengeceknya. Dengan mengetahui kondisi skor kredit lebih awal, kamu menghindari penolakan mendadak dan merencanakan keuangan lebih tenang. 

 

Di artikel ini, kamu akan menemukan panduan lengkap cara cek BI Checking, mulai dari cara offline, online, sampai alternatif lewat aplikasi. Yuk, simak penjelasannya!

 

Bagaimana Cara Cek BI Checking? 

 

Saat ini, BI Checking dilakukan melalui sistem SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berikut langkah-langkahnya berdasarkan metode yang kamu pilih.

 

1. Cara Cek BI Checking Secara Offline (Datang ke Kantor OJK)

 

Cara ini cocok kalau kamu ingin bantuan langsung dari petugas atau ingin klarifikasi data secara tatap muka.

 

Dokumen yang dibutuhkan

 

Perseorangan Badan Usaha

Debitur yang Telah Meninggal Dunia

  • KTP Asli
  • NPWP
  • KTP Ahli Waris
  • Fotokopi KTP
  • Akta Perusahaan
  • Akta Kematian
  • NPWP (Jika ada)
  • Perubahan Anggaran
    Dasar Terakhir
  • Kartu Keluarga
    (atau dokumen hubungan keluarga/ahli waris)
  • Surat Kuasa
    (bila dikuasakan)

 

Berikut ini langkah-langkah cek BI checking secara offline.

 

  1. Cari kantor OJK terdekat sesuai domisili kamu.
  2. Datang langsung pada jam operasional kantor.
  3. Ambil nomor antrean untuk layanan iDeb SLIK.
  4. Isi formulir permohonan pengecekan BI Checking.
  5. Serahkan dokumen yang diminta kepada petugas:
    • KTP asli
    • Fotokopi KTP
    • NPWP (jika ada)
  6. Tunggu proses verifikasi dari petugas.
  7. Setelah selesai, hasil BI Checking akan dikirim ke alamat email yang terdaftar di formulir. 

 

2. Cara Cek BI Checking Secara Online 

 

Melakukan BI Checking secara online merupakan cara paling praktis dan banyak digunakan karena hanya perlu akses layanan iDebku OJK pada laman idebku.ojk.go.id dan bisa dilakukan dari mana saja. 

 

Dokumen yang dibutuhkan:

 

Perseorangan

Badan Usaha

Debitur yang Telah Meninggal Dunia

  • Scan KTP Asli
  • Scan KTP Direktur
  • Scan KTP Ahli waris
  • Selfie dengan
    KTP Asli
  • Scan NPWP Perusahaan
  • Scan Akta kematian
  • NPWP (Jika ada)
  • Scan Akta perusahaan
  • Scan Kartu Keluarga
    (atau dokumen hubungan keluarga/ahli waris)
  • Scan Perubahan
    Anggaran Dasar Terakhir

 

Berikut ini langkah-langkah untuk check BI Checking secara online. 

 

  1. Buka aplikasi melalui laman web https://idebku.ojk.go.id
  2. Klik menu “Pendaftaran” dan mengisi data registrasi secara lengkap dan benar
  3. Mengunggah foto diri dan memperagakan instruksi yang diminta pada aplikasi 
  4. Cek kembali data yang diunggah dan Klik “Ajukan Pendaftaran”
  5. Setelah pendaftaran berhasil, kamu akan menerima email dari OJK yang memuat informasi nomor pendaftaran
  6. Kamu dapat mengecek status permohonan pada menu “Status Layanan” dengan mengisi nomor pendaftaran.
  7. OJK akan memproses permohonan iDeb dan mengirimkan hasil informasi debitur melalui email, paling lambat 1 hari kerja setelah pendaftaran dilakukan. 

 

Apabila kamu menemukan kendala atau pertanyaan lebih lanjut mengenai iDeb, kamu juga bisa menghubungi kontak OJK melalui berikut: 

 

Telp: 157

 

Email: konsumen@ojk.go.id

 

WA: 081-157-157-157 

 

Baca juga: Apakah BI Checking Berdampak Pada Satu Keluarga? 

 

3. Cara Cek BI Checking dengan Aplikasi Pihak Ketiga 

 

Selain melalui SLIK OJK, kamu juga bisa menggunakan aplikasi lain seperti Skor Life dan MyIdScore. Namun, pengecekan BI Checking dengan aplikasi mungkin berbayar. Berikut ini cara mengecek BI Checking di aplikasi SkorLife. 

 

  1. Unduh dan instal aplikasi SkorLife
  2. Buat akun dengan masukkan nomor HP/email dan lengkapi data diri untuk proses verifikasi
  3. Login ke akun yang sudah kamu buat 
  4. Setelah berhasil masuk, lengkapi data diri seperti Nama Lengkap, NIK, KTP, dan foto selfie dengan KTP
  5. Akses fitur cek skor kredit atau riwayat pinjaman kredit 
  6. Kamu juga bisa melihat status pembayaran atau keterlambatan cicilan
  7. Pantai secara berkala untuk mendapatkan informasi peluang pengajuan kredit baru 

 

Cara Membaca Hasil Skor Kredit BI Checking Secara Detail

 

Saat kamu menerima hasil BI Checking (melalui SLIK), yang kamu dapatkan bukan sekadar label “lancar” atau “tidak”. 

 

Laporan ini berisi rekam jejak keuangan kamu selama bertahun-tahun, dan hampir semua lembaga keuangan menggunakannya sebagai dasar keputusan. Berikut ini cara indikasi penilaian skor kredit dari BI Checking. 

 

Kolektibilitas 1: Lancar

 

Ini adalah kondisi paling sehat. Artinya kamu selalu membayar cicilan tepat waktu atau tidak pernah menunggak. Jika skor kredit kamu adalah “lancar”, peluang pengajuan kredit sangat tinggi.

 

Kolektibilitas 2: Dalam Perhatian Khusus

 

Kamu pernah telat membayar, biasanya antara 1–90 hari. Skor ini biasanya masih dianggap “aman”, tapi sudah ada catatan. Bank mungkin akan lebih selektif, terutama untuk KPR.

 

Kolektibilitas 3: Kurang Lancar

 

Keterlambatan sudah cukup sering atau cukup lama, yaitu 91-120 hari. Jika kamu memiliki skor ini, risiko pengajuan kredit dinilai tinggi dan mungkin banyak pengajuan kredit mulai ditolak.

 

Kolektibilitas 4: Diragukan

 

Kamu menunggak selama 121-180 hari. Skor ini menunjukkan pembayaran tidak konsisten dan tunggakan cukup berat. Hampir tidak ada lembaga keuangan yang mau mengambil risiko dengan menyetujui pengajuan kredit. 

 

Kolektibilitas 5: Macet

 

Skor ini menunjukkan kamu gagal bayar pinjaman. Biasanya di skor ini kredit baru hampir pasti ditolak. Skor ini juga menandakan kamu tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan kredit baru. 

 

BI Checking Buruk, Apakah Bisa Bersih Kembali? 

 

Pertanyaan ini menjadi sangat wajar, terutama bagi kamu yang pernah telat bayar atau mengalami galbay pinjol di masa lalu. Faktanya, BI Checking bisa membaik, tapi tidak secara instan.

 

Langkah utamanya adalah memastikan seluruh kewajiban sudah diselesaikan, baik itu melunasi tunggakan maupun memastikan tidak ada pinjaman bermasalah yang masih tercatat. Setelah itu, kamu perlu menjaga riwayat pembayaran tetap lancar secara konsisten dalam jangka waktu tertentu.

 

Sistem BI Checking tidak bekerja dengan konsep “hapus cepat”, melainkan melihat perilaku keuangan dari waktu ke waktu. Artinya, semakin lama kamu disiplin membayar dan tidak menambah masalah baru, semakin besar peluang skor kredit kamu kembali sehat.

 

Baca juga: BI Checking Berapa Lama Bersih atau Lunas? Ini Durasinya!

 

Tips Menjaga Skor BI Checking Tetap Sehat

 

Menjaga skor BI Checking (SLIK OJK) penting agar kamu lebih mudah mendapatkan persetujuan pinjaman, KPR, atau kartu kredit di masa depan. 

 

Skor kredit yang baik menunjukkan bahwa kamu mampu mengelola kewajiban keuangan dengan disiplin. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

 

  • Bayar cicilan tepat waktu. hindari keterlambatan pembayaran karena hal ini langsung memengaruhi riwayat kredit. 
  • Jangan biarkan tunggakan berlarut-larut. Jika mengalami kesulitan finansial, segera hubungi pihak pemberi pinjaman untuk mencari solusi, seperti restrukturisasi. 
  • Batasi jumlah pinjaman aktif. Pastikan total cicilan bulanan tetap sesuai kemampuan finansial.
  • Pastikan status pelunasan tercatat. Setelah melunasi utang, cek kembali apakah statusnya sudah diperbarui di sistem. Simpan bukti pelunasan untuk berjaga-jaga.
  • Cek SLIK OJK secara berkala. Pengecekan rutin membantu kamu mengetahui kondisi skor kredit dan mengantisipasi jika ada kesalahan data.

 

Dengan pengelolaan keuangan yang disiplin dan terencana, skor BI Checking dapat tetap terjaga sehingga mempermudah kebutuhan finansial di masa depan.

 

Ajukan Pinjaman Aman dan Terdaftar OJK di Tunaiku

 

Pengalaman banyak orang dengan BI Checking yang memburuk sering kali berawal dari pinjaman yang kurang jelas aturannya. Karena itu, memilih pinjaman yang aman dan resmi menjadi langkah penting untuk menjaga skor kredit tetap sehat.

 

Jika kamu membutuhkan pinjaman, Tunaiku by Amar Bank bisa menjadi pilihan yang lebih bertanggung jawab. Tunaiku merupakan produk pinjaman yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 

Dengan proses yang transparan, tenor yang panjang hingga 30 bulan, dan pengawasan resmi, Ajukan pinjaman aman dan terdaftar OJK di Tunaiku bisa membantu kamu memenuhi kebutuhan dana tanpa harus mengorbankan kondisi BI Checking di masa depan.

 

Yuk, ajukan pinjaman aman di Tunaiku untuk kebutuhan keuangan kamu!