Inspirasi dan Edukasi Finansial dari Amar Bank Sebagai seorang desainer grafis, kamu juga bisa bekerja secara mandiri, lho. Untuk kamu yang memutuskan ingin menjadi freelancer atau ingin mendapatkan orderan sebagai side job, beberapa website freelance desain ini akan membantumu dalam memasarkan hasil karyamu.

 

Bagi kamu yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan menjadi freelance desain, kami akan berikan 7 referensi website freelance desain yang bisa kamu gunakan untuk menjual karya desainmu. Yuk, simak artikelnya sampai habis!

 

Namun, tak hanya rekomendasi website, kami juga akan memberikan tips bagaimana menjual hasil desain agar dilirik oleh banyak pembeli.

 

Kalkulator Finansial Swara
Hitung segala kebutuhan harian kamu dengan Kalkulator Finansial dari Swara, klik Banner untuk Mencoba!

 

Website Freelance Desain yang Bisa Kamu Coba

 

Berikut beberapa website freelance desain yang bisa kamu coba untuk menjual hasil karya desainmu.

 

1. Creative Market

 

Salah satu website freelance desain yang populer. Di sini kamu bisa menjual banyak jenis karya desain grafis, di antaranya tema website, template desain, grafik, font, hingga aset 3D secara online.

 

Kamu bisa menentukan harga untuk setiap desain yang kamu jual. Kamu berhak atas komisi hingga 70% dari harga jual yang ditetapkan. Website ini berlaku internasional, jadi target pasarmu semakin luas.

 

Baca juga: Begini Cara Mengatur Keuangan Sebagai Seorang Freelancer

 

2. Freepik

 

Freepik enggak hanya berguna untuk menjual foto, kamu juga bisa menjual karya desainmu di sini. Terutama desain dalam bentuk vektor.

 

Di Freepik, kamu berhak atas bayaran hingga 2.5 dolar per 1.000 download untuk 30 hari pertama. Jangan langsung pesimis dengan angka yang kecil, karena semakin banyak karya yang kamu unggah maka kemungkinan mendapat cuan semakin tinggi. Plus, sifatnya enggak eksklusif sehingga kamu bisa menjualnya di tempat lain.

 

3. Sribulancer

 

Website freelance desain lokal yang siap menjadi tempatmu memasarkan hasil karya desainmu. Di sini, kamu harus aktif dalam menarik perhatian klien. Misalnya dengan memberikan penawaran, bidding, dan promosi karya.

 

Kamu bisa menentukan harga sendiri berdasarkan karya yang dijual. Website ini menjadi salah satu tempat yang diminati para graphic designer karena bisa bertemu klien yang memakai jasa desain mereka dari website ini.

 

4. Sribu.com

 

Satu lagi website freelance desain lokal yang akan menjembatanimu dengan calon klien yang membutuhkan jasa desain. Bedanya, kamu harus berkompetisi agar bisa mendapatkan klien.

 

Kamu harus menyerahkan portofoliomu untuk mengikuti kontes. Semakin sering ikut kontes, semakin besar kemungkinan karyamu dilirik klien.

 

Baca juga: Pengin Jadi UX Designer? Ini Pekerjaan dan Strateginya, Lho!

 

website freelance desain
Sumber: Freepik

5. Etsy

 

Di sini, kamu bisa menjual aneka ragam jenis desain. Misalnya desain logo, template website, bahkan desain yang bisa dikembangkan menjadi produk seperti t-shirt, merchandise, dan lainnya.

 

Agar karyamu dipajang di Etsy, kamu harus membayar sharing commission fee sebesar 5% dari setiap karya yang berhasil terjual.

 

6. Fastwork

 

Website freelance desain ini berasal dari Thailand dan tengah digemari di Indonesia. Tampilan website yang mudah dipahami membuat Fastwork banyak digunakan untuk menjual hasil desain.

 

Kamu bisa menjual karya desain, berdiskusi dengan calon klien, bahkan Fastwork juga menyediakan fitur yang membantumu dalam menentukan harga. Kamu enggak hanya bisa menjual desain grafis, tapi juga logo.

 

7. KaryaKarsa

 

Aplikasi lokal yang menjadi rumahnya para kreator, termasuk desainer grafis. Kamu bisa menjual hasil karya desainmu di sini, seperti template website, desain media sosial, desain logo, UI/UX desain, dan lainnya.

 

Platform berhak atas potongan 10% dari total uang yang kamu tarik. Jadi, kamu bisa mengumpulkan uang hasil penjualan dulu, lalu menariknya di tanggal yang kamu tetapkan.

 

Ingin tambahan uang buat beli laptop keperluan desain? Ajukan saja di Tunaiku, platform pinjaman digital dengan limit 20 juta hanya dengan modal KTP. Pelajari selengkapnya di sini.

 

Tips Menjual Karya di Website Freelance Desain

 

Keberadaan website freelance desain untuk menjual hasil karyamu membuka kesempatan bagi desainer grafis agar karyanya dikenal oleh khalayak ramai. Di sisi lain, persaingan yang ada semakin besar.

 

Agar kamu bisa stand out di antara pesaing, berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan:

 

1. Orisinalitas

 

Orisinalitas penting banget, karena karya yang orisinal akan lebih diminati. Selain itu, juga menghindarkanmu dari tuduhan plagiat atau pencurian ide. Tentunya sebagai seniman, kamu enggak mau dong karyamu dicuri?

 

Oleh karena itu, pastikan karyamu lahir dari hasil buah pikirmu sendiri. Meski terinspirasi oleh karya orang lain, kamu bisa membedakannya dengan menambahkan ciri khasmu.

 

2. Hadirkan Ciri Khas

 

Penting untuk memberikan ciri khas dalam setiap desainmu, sehingga karyamu pun stand out di antara karya lainnya. Selain itu, ciri khas ini berguna dalam branding yang kamu lakukan sehingga namamu semakin dikenal.

 

3. Perhatikan Tren

 

Tren selalu berganti dengan cepat, termasuk tren desain. Jadi, penting untuk memperhatikan apa yang sedang hits saat ini. Kamu pun bisa mengembangkan karyamu dari tren yang tengah berkembang.

 

Jenis Desain yang Banyak Digemari

 

website freelance desain
Sumber: Freepik

 

Perkembangan dunia digital membuat kebutuhan akan desain grafis juga meningkat. Saat ini ada tiga jenis desain yang begitu diminati, di antaranya:

 

1. UI/UX Design

 

Desain UI/UX berpengaruh penting dalam website atau aplikasi karena berpengaruh pada tampilan juga kenyamanan pengguna dalam memakai aplikasi tersebut. Ada banyak elemen grafis yang dibutuhkan dalam jenis desain satu ini.

 

Bagi kamu UI/UX designer, kamu bisa menghargai desainmu hingga jutaan rupiah, lho. Kamu bisa menjual hasil karyamu di website freelance desain atau menerima komisi khusus dari klien.

 

Pinjaman Mudah Cicilan Ringan Modal KTP

 

2. Desain produk

 

Sebuah produk membutuhkan kemasan menarik agar bisa dilirik oleh calon pembeli. Setiap brand berlomba-lomba menghadirkan kemasan yang menarik. Desain produk juga bisa memperkuat branding atau kampanye yang diusung suatu brand.

 

Kamu bisa mengasah kemampuan dalam mendesain produk kemasan. Jasa ini dibutuhkan oleh bisnis kecil hingga bisnis berskala besar.

 

Kamu bisa membuat contoh desain kemasan dalam berbagai bentuk, misalnya kotak makanan beragam ukuran, tote bag, dan lainnya. Contoh desainmu bisa dijual di website freelance desain atau di e-commerce.

 

3. Desain Media Sosial

 

Media sosial memegang peranan penting dalam pemasaran digital. Setiap brand membutuhkan desain khusus untuk memperkuat branding sekaligus mengisi media sosial mereka, terutama Instagram.

 

Kamu bisa menjual karya berupa template media sosial. Selain itu, kamu juga bisa membuka komisi khusus untuk memegang desain brand tertentu. Potensi desain untuk media sosial ini terbuka lebar, lho.

 

Baca juga: Cari Uang Tambahan? Ikut Program Referral Tunaiku, yuk!

 

Ada banyak cara untuk mendapatkan uang lebih, termasuk hasil karya desainmu. Yuk, gunakan website freelance desain ini untuk mendulang cuan. Selamat berkarya!

 

Butuh tambahan uang untuk produktivitasmu? Jangan ragu ajukan di Tunaiku, pinjaman digital yang terawasi OJK siap membantu urusan keuanganmu. Ajukan di sini.